Apa Yang Terjadi pada Anak Ketika Orang Tua Bercerai?

“Bu, apakah kita masih satu keluarga?”

Mungkin, ini akan menjadi pertanyaan anak Anda ketika Anda benar-benar bercerai dengan pasangan Anda.

Anak-anak akan sulit memahami apa yang sedang terjadi pada orangtuanya. Kita pun sebagai orangtua, kadang kesulitan bagaimana menjelaskan fase menyakitkan ini pada anak kita.

Bagi anak-anak kita, perceraian itu tidak masuk akal.

Mereka berpikir, kalau orangtua saya mencintai saya, mengapa mereka memilih bercerai? Ini berarti, orangtua saya tidak mencintai kelmnuarga ini. Mereka tidak mencintai saya anaknya.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan share pada Anda semua. Apa yang sebenarnya terjadi pada anak-anak kita ketika orangtuanya bercerai.

Oh ya, jangan lupa catat nomor konsultasi saya di 08111264401. Anda bisa menghubungi saya melalui telepon/WhatsApp dan saya akan berikan solusi tepat sesuai dengan hajat Anda.

Tapi, perlu Anda ketahui konsultasi di tempat saya bersifat spiritual. Jadi, jangan kaget kalau nanti saya bekali Anda dengan sarana spiritual berupa tasbih, perhiasan atau aromaterapi.

Bicara tentang anak-anak dan perceraian.

Tidak ada yang menginginkan keluarga hancur. Kita semua tahu itu tetapi hari ini, ada begitu banyak pasangan menikah yang memilih bercerai.

Beberapa orang mungkin mengatakan orangtua EGOIS. Karena memilih kebahagiaan sendiri, daripada efek yang bakal terjadi pada anak-anak.

Tapi, kita tidak bisa menyimpulkan seperti itu. Karena kita tidak tahu cerita di balik layar rumah tangga tiap keluarga.

Bagaimana kalau KDRT? Anak-anak melihat itu setiap hari, tentu itu tidak baik bagi kesehatan mental mereka.

Bagaimana kalau bapaknya tidak memberi nafkah, sedangkan ibu berusaha sendiri? Ada banyak alasan yang tidak kita ketahui.

Dan, ini cukup sulit dijelaskan pada seorang anak mengapa ayah dan ibu tidak bisa lagi hidup bersama.

Ini sulit juga bagi anak-anak kita, mereka akan dibingungkan dengan HAK ASUH. Mereka harus ikut ibu satu minggu, minggu berikutnya ikut ayah.

Kondisi mentalnya tidak bisa stabil karena lingkungannya berubah-ubah.

Lalu, Bagaimana Efek Perceraian Terhadap Anak?

Dampak perceraian pada anak sebenarnya tergantung pada usianya. Sekarang, saya jelaskan dampaknya untuk seorang bayi lebih dulu.

Anda mungkin berpikir bayi itu tidak tahu apa-apa. Jangan keliru!

Bayi memiliki indra yang luar biasa dan perubahan yang sederhana sekalipun dalam rutinitas mereka dapat menyebabkan ledakan dan tangisan.

Mereka juga dapat merasakan kegelisahan, stres dan kecemasan orang tuanya. Dan, karena mereka belum bisa berbicara, cara berkomunikasi mereka hanya dengan menangis.

Nah, sekarang dampaknya bagi toddler atau anak usia 2-5 tahun.

Anak-anak kecil yang suka bermain ini masih tidak tahu seberapa berat masalah perceraian dan mungkin tidak peduli kenapa ayah dan ibu bercerai?

Tapi yang pasti, mereka bisa bertanya “dimana ayah”, atau “Ibu, apakah kamu mencintai keluarga kita?”

Tentu Anda bisa dengan mudah berbohong disini untuk menenangkan hatinya. Tapi, suatu saat anak akan sangat merindukan ayah atau ibunya, dan itu akan menjadi momen yang menyakitkan bagi anak-anak ini.

Sekarang, kalau Anda bercerai saat anak usia SD. Mereka sudah bisa berpikir dan memahami perkelahian orangtuanya.

Disini, Anda masih bisa menjelaskan semuanya secara perlahan apa yang sebenarnya terjadi.

Komunikasi dan ketersediaan Anda untuk mendengarkan serta menemani anak, selama proses perceraian berlangsung akan memberikan dampak yang sangat positif bagi kesehatan mental mereka.

Sekarang, kalau anak Anda remaja. Dan, mungkin saja Anda akan sedikit stres.

Karena mereka lebih berani mengekspresikan dirinya dengan cara memberontak dan melakukan segala macam hal buruk .

Untuk membalas orang tua yang menurut mereka telah merusak keluarga yang mereka miliki.

Itulah yang sebenarnya terjadi pada anak-anak Anda, ketika Anda putuskan untuk bercerai.

Saya berharap, Anda bisa mendampingi anak-anak Anda dengan baik sehingga dampak negatif tidak akan terjadi khususnya pada kesehatan mental mereka.

Tapi, kalau itu terjadi Anda bisa mengikutsertakan anak-anak Anda pada konseling dan terapi khusus bersama saya.

Saya akan bantu anak-anak Anda keluar dari bayang-bayang negatif perceraian orangtuanya dan agar mereka mampu tumbuh menjadi dewasa yang bijaksana, sehat mentalnya dan tidak memiliki luka batin atas perpisahan orangtuanya.

Loading

7 Kesalahan FATAL Istri Saat Berkomunikasi dengan Suami

Kehidupan pernikahan itu sangat indah. Belum bisa dikatakan bahagia seseorang, jika belum menikah.

Meskipun Anda cantik atau tampan, uang banyak, karir bagus, teman setia atau sudah keliling dunia, tapi kalau belum menikah, belum bisa dikatakan sempurna kebahagiaannya.

Tapi, tunggu dulu! Kebahagiaan ini bisa tercipta dalam sebuah pernikahan, kalau Anad tahu ilmunya, mau terus belajar untuk memperbaiki diri.

Kalau sekedar menikah, tanpa mau belajar tentang membina hubungan, ya percuma. Pernikahan bukan menjadi kehidupan yang indah, tapi justru menjadi kehidupan yang menyengsarakan.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan bagikan 7 kesalahan fatal wanita dalam berkomunikasi dengan suami.

Ini penting dipelajari wanita, kalau ingin memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia.

Sebelumnya, silakan catat dulu nomor konsultasi kami di 08111264401. Melalui nomor tersebut, Anda bisa berkonsultasi apapun masalah rumah tangga untuk mendapatkan solusi spiritual.

Perlu Anda ingat, konsultasi di tempat saya bersifat spiritual, jadi jangan kaget kalau nanti saya bekali dengan sarana spiritual. Bisa itu berupa tasbih, perhiasan samara maupun aromaterapi.

Kesalahan Fatal Pertama, Kecemburuan Sepele

Misalnya, suami asyik chatting. Mungkin dengan teman satu komunitas, dengan teman masa kecilnya atau dengan rekan kerja.

Tapi, Anda terlalu suuzon kemudian kepo. Siapa tadi yang ngechat dsb. Atau Anda merasa sangat kesal ketika melihat suami tertawa dengan seseorang.

Kemudian menganggap dia sedang main api di belakang Anda, padahal suami hanya ngobrol biasa.

Kesalahan Fatal Kedua adalah Berkata Kasar

Semua orang kalau dihina pasti akan kecewa dan sakit hati. Jadi, cobala untuk memanage emosi Anda agar tidak sampai mengeluarkan kata-kata kasar.

Kesalahan Fatal Ketiga adalah Harapan yang Tidak Realistis

Hindari untuk membandingkan rumah tangga Anda dengan rumah tangga orang lain yang ada di media sosial.

Kalau Anda lihat, di media sosial itu yang ditampilkan hanya yang bagus-bagus saja. Kebobrokannya tidak mungkin diupload.

Jadi, jangan bandingkan secuil masalah rumah tangga Anda dengan foto liburan keluarga lain di luar negeri.

Itu tidak apple to apple dan membuat hubungan Anda dengan suami makin renggang. Anda sulit berterima kasih pada suami, jauh dari syukur dan merongrong suami untuk bersikap sesuai kehendak Anda.

Kesalahan Fatal Keempat adalah Menyembunyikan Perasaan

Jujur tentang perasaan Anda adalah inti dari komunikasi yang baik. Akan sangat sulit untuk mendapatkan solusi jika Anda tidak jujur pada perasaan sendiri.

Kalau Anda marah, marah saja. Kalau Anda kecewa, ungkapkan. Jangan dipendam, jadi uneg-uneg dan muncul bisul, muka jadi kusam, perforoma kerja memburuk dan hubungan dengan anak-anak tidak harmonis.

Kesalahan Fatal Kelima adalah Menggantungkan Kebahagiaan Kita pada Suami

Tidak ada orang lain yang bertanggung jawab atas pikiran dan perasaan kita.

Jika Anda menggantungkan kebahagiaan pada suami , Anda keliru. Kebahagiaan ada dalam genggaman Anda sendiri.

Mau suami berbuat apapun, Anda takkan mudah kecewa. Anda tidak memojokkan dan menyalahkan suami.

Justru Anda akan mengambil waktu untuk introspeksi dan memperbaiki diri.

Kesalahan Fatal Keenam adalah Menghitung Pemberian Suami

Berapa uang yang diberikan ke Anda, pekerjaan apa saja yang sudah diselesaikan, semuanya dihitung.

Saya percaya, cinta itu bukan bermakna pengorbanan. Kalau Anda merasa berkorban, itu artinya Anda tidak cinta.

Cinta tidak mengenal berkorban apalagi hitung-hitungan. Persis seperti orangtua ke anaknya. Tidak pernah dihitung kan modal yang sudah dikeluarkan untuk Anda dari lahir sampai menikah?

Ngasih ya ngasih aja. Tidak pernah diungkit! Nah, kalau Anda suka mengungkit pemberian suami, ya sudah. Kesalahan Anda sangat fatal.

Kesalahan Fatal Ketujuh adalah Kurang Empati

Kalau Anda sayang pada suami, Anda pasti selalu ingin mendengarkan ceritanya.

Bukan sekedar mendengarkan, tapi Anda berusaha memahami dan ikut merasakan sakitnya. Atau bahasa halusnya adalah BEREMPATI.

Anda menempatkan diri Anda pada posisi suami. Anda membayangkan apa yang mereka pikirkan, rasakan dan alami.

Kalau Anda mampu melakukan hal ini, saya berani pastikan komunikasi Anda dengan suami akan meningkat drastis.

Nah, bagi Anda istri yang ingin mendapatkan bimbingan khusus dari saya untuk meningkatkan keharmonisan dengan suami, jangan ragu berkonsultasi pada saya melalui telepon/WhatsApp di nomor 08111264401.

Loading

5 Ciri Pertengkaran yang Sehat dan Dibutuhkan dalam Pernikahan

Sebesar apapun cinta Anda dengan pasangan, kalian tidak mungkin bisa menghindari pertengkaran. Jadi, dalam pernikahan itu akan selalu ada pertengkaran.

Pertengkaran itu wajar! Tapi, bukan berarti Anda dan pasangan bisa terus-terusan bertengkar.

Karena pertengkaran yang sehat dan diperlukan dalam pernikahan untuk mendewasakan itu ada cirinya. Jadi, bukan asal bertengkar ya.

Kalau Anda perhatikan, beberapa pasangan tampaknya sering cekcok. Tapi, ada juga yang sepertinya tidak pernah bertengkar dan selalu baik-baik saja.

Lalu, mana yang bagus? Yang selalu cekcok atau yang selalu romantis? Yang bertengkarnya sekali dalam sehari atau tiga kali sehari?

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan share 5 ciri pertengkaran yang sehat dan dibutuhkan dalam pernikahan. Agar makin romantis dan bijaksana.

Yang Pertama, Kuantitas lebih sedikit dan Kualitas Lebih Baik

Tidak ada jumlah ideal terkait pertengkaran. Lebih sering bertengkar atau jarang bertengkar, itu bukan fokus utamanya.

Tapi, kualitas pertengkaran Anda yang memberi petunjuk seberapa sehat pertengkaran yang terjadi.

Sebagai contoh, kalian berkonflik mengenai satu masalah pada satu waktu. Kalian mencari solusi, kalian berjuang secara adil, tidak ada yang ingin menang sendiri.

Dan, kalian menyelesaikan masalah dengan solusi atau kesepakatan bersama.

Yang Kedua, Konflik yang Sehat Selalu Berakhir dengan Adil

Pertarungan yang adil adalah saat Anda berdua fokus pada masalah yang sedang dihadapi.

Bukan mengungkit segala hal yang membuat Anda marah selama hubungan berlangsung.

Pertarungan yang adil juga terlihat dari cara Anda menanggapi pasangan. Apakah Anda selalu ingin menang sendiri atau fokus mencari solusi?

Yang Ketiga, Membahas Satu Masalah dalam Satu Waktu

Ketika kalian berkonflik, kalian tidak membawa masa lalu. Ini seringkali terjadi pada wanita.

Jadi, wanita itu ahli sejarah. Kejadian 7 atau 11 tahun lalu, masih diingat. Bukan sekedar ingat kejadiannya, kita bahkan ingat pakai baju apa, sewaktu itu jam berapa, lagi makan apa. Sampai sedetil itu wanita.

Nah, konflik yang terjadi pada hubungan yang sehat adalah mampu memanage emosi untuk tidak lepas kontrol.

Yang Keempat, Perkelahian yang Sehat adalah Perkelahian yang Diselesaikan Saat itu Juga

Pastikan untuk menyelesaikan pertengkaran saat itu terjadi. Jika ini Anda lakukan, artinya Anda menyelesaikan masalah hingga mendapat solusi dan kalian dapat membangun kembali hubungan harmonis.

Sayangnya, banyak diantara kita yang menganggap sepele semua masalah. Kita tumpuk terus semua masalah hingga akhirnya kita tidak kuat menyimpannya.

Suatu saat, masalah dan uneg-uneg yang ditumpuk itu akan meledak seperti bom waktu. Kadang di tempat konsultasi saya banyak yang seperti ini.

“Mbak Meida, hanya karena masalah sepele istri saya marah banget sampai pulang ke rumah orangtuanya dan minta cerai.”

Tidak mungkin seseorang karena masalah sepele langsung pergi begitu saja. Kasus seperti ini, saya berani pastikan mereka suka menyimpan uneg-unegnya.

Ada perkataan atau sikap pasangan yang tidak disukai, tapi tidak diungkapkan. Ada masalah tidak diselesaikan, tapi terus ditumpuk. Ya sudah, tinggal tunggu waktu untuk meledak.

Maka dari itu, kalau Anda memiliki masalah rumah tangga tapi bingung solusinya bagaimana, segera konsultasikan pada saya.

Mudah sekali untuk menghubungi saya, bisa melalui telepon/WhatsApp di nomor 08111264401.

Yang Kelima, Perkelahian yang Sehat Tidak Pernah Disertai Kekerasan

Perkelahian yang disertai kekerasan atau ancaman kekerasan, saya bisa pastikan hubungannya tidak sehat.

Bahkan jika orang yang melakukan kekerasan itu meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, itu tetap saja kekerasan dan sikap yang keliru.

Saya selalu iba dengan wanita yang mengalami kekerasan seperti ini. Dan, saya berharap Anda berani speak up agar bisa segera mendapatkan pertolongan.

Seperti itu 5 ciri pertengkaran dalam hubungan yang sehat. Semoga bisa membantu dan kalau ada masalah, jangan ragu menghubungi saya bisa melalui telepon/WhatsApp di nomor 08111264401.

Loading

4 Cara Meningkatkan Keharmonisan Melalui Komunikasi Fisik

Komunikasi itu ada 2 macam. Komunikasi verbal dan nonverbal. Nah, banyak pasangan mengabaikan betapa pentingnya komunikasi nonverbal. Seperti bergandengan tangan, memandang mata saat mendengarkan dsb.

Sekarang, saya akan paparkan secara detil. Apa itu komunikasi nonverbal, dalam hal ini adalah komunikasi fisik, kenapa itu penting untuk meningkatkan keharmonisan kita dengan pasangan dan apa saja contoh komunikasi fisik.

Penjelasan ini akan cukup panjang, jadi silakan siapkan teh dan gorengan sambil mendengarkan saya mendongeng untuk Anda.

Semoga informasi ini menetap di otak Anda sehingga Anda dan pasangan siap bertransformasi menjadi pasangan yang lebih harmonis.

Oh ya, bagi Anda yang ingin berkonsultasi langsung dengan saya untuk memecahkan masalah rumah tangga Anda, silakan bisa hubungi saya melalui telepon/WhatsApp di nomor 08111264401.

Anda dan pasangan mungkin punya ritual untuk mengucapkan cinta setiap hari. Bisa itu melalui chat WhatsApp maupun Anda ungkapkan secara langsung di pagi hari atau saat bercinta.

Setelah Anda membaca informasi ini sampai selesai, ceritanya akan sedikit berbeda. Anda tidak akan sekedar mengatakan I LOVE YOU, tapi Anda akan memanfaatkan metode ungkapan lain.

Yakni, melalui isyarat tangan, ekspresi wajah dan gerakan tubuh lain. Nah, itulah yang dimaksud dengan komunikasi fisik.

Jadi, Apa itu Komunikasi Nonverbal dalam Pernikahan?

Dia adalah bahasa tubuh positif maupun negatif, menjaga kontak mata dengan pasangan, ekspresi wajah dan gerakan tubuh lainnya.

Baik komunikasi verbal maupun nonverbal membantu menciptakan dan memelihara keharmonisan.

Mengapa Komunikasi Nonverbal Penting dalam Pernikahan?

Komunikasi nonverbal membantu menguatkan komunikasi verbal, menghindarkan perselingkuhan dan memperpanjang usia pernikahan Anda.

Mulai dari senyuman hangat hingga sedikit sentuhan di lengan adalah bentuk komunikasi fisik yang dapat membantu meningkatkan kedekatan Anda dan pasangan.

Seringkali kita gagal memahami apa yang dikatakan pasangan kita. Seringkali kita mengabaikan atau mendengarkan pasangan kita sambil lalu.

Tapi, kita tidak akan pernah gagal memahami makna dari sebuah sentuhan.

Bahkan sentuhan dan tatapan Anda untuk pasangan, itu bisa menyetrum dan menyadarkan alam bawah sadar pasangan Anda. Membuat dia lebih banyak mengingat Anda, daripada kata-kata yang Anda ucapkan.

Kadang kan ada ya, seseorang yang tidak mampu mengungkapkan apa yang ada di pikirannya melalui kata-kata, nah komunikasi fisik ini bisa mengungkapkan apa yang tidak bisa diungkap.

Kalau Sudah Tahu Manfaat dari Komunikasi Fisik, Lalu Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Pasangan?

Sebagai contoh, saat Anda meminta maaf, cobalah sambil tersenyum sedikit untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar menyesal.

Saat Anda melihat pasangan Anda sedang stres, pelukan atau sentuhan ringan di lengannya akan menunjukkan bahwa Anda ada untuknya meskipun dia belum ingin curhat pada Anda.

Lakukan kontak mata untuk menunjukkan pada pasangan bahwa Anda mendengarkan dan menurut Anda apa yang mereka katakan penting bagi Anda.

Nah, sekarang saya akan berikan 4 contoh detil komunikasi fisik itu seperti apa.

Yang Pertama, Ekspresikan Kasih Sayang dan Cinta Anda

Memberi tahu pasangan bahwa Anda mencintainya adalah cara yang bagus untuk menjaga pernikahan bahagia dan sehat.

Kalau biasanya sekedar bicara saja, sekarang tambahkan dengan gerakan manis dan ramah. Anda bisa memainkan kontak mata, ekspresi wajah, gerak tubuh dll.

Jika Anda tidak mampu menunjukkan perasaan Anda, ada kemungkinan pasangan  berpikir bahwa Anda tidak benar-benar mencintainya. Dan, ini awal dari masalah.

Anda bisa melakukannya dengan sederhana kok. Misalnya sewaktu nonton TV sambil menggosok bahu untuk meredakan lelahnya dan bisa Anda kembangkan sendiri.

Yang Kedua, Perhatikan Suasana Hati Masing-masing

Pernikahan yang sehat pasti memperhatikan suasana hati dan emosi satu sama lain.

Perlu Anda ketahui dalam sehari-hari kita justru lebih banyak menggunakan komunikasi fisik daripada verbal.

Dan, Anda harus memahami sinyal-sinyal ini untuk mengetahui apa yang terjadi dalam pikiran mereka.

Misalnya, jika istri Anda mencuci piring tapi suaranya berisik (glontangan begitu), mungkin itu cara istri untuk memberi tahu Anda bahwa mereka sedang kesal tentang suatu hal.

Yang Ketiga, Tangani Perselisihan secara Positif

Tidak ada pernikahan yang bebas dari perselisihan. Tapi, Anda bisa mencegah perselisihan yang meledak-ledak melalui komunikasi fisik.

Jadi, meskipun kalian sedang berkonflik hebat, Anda tetap bisa menyemibangkannya dengan cara mempertahankan postur tubuh yang positif.

Misalnya, tangannya jangan dikepalkan. Matanya jangan berputar-putar dan berapi-api, tapi tetap menatap teduh pasangan. Juga hindari memukul atau melempar barang.

Yang Keempat, Kejutkan Pasangan dari Waktu ke Waktu

Anda dapat mengejutkan pasangan dengan melakukan hal-hal kecil, seperti meninggalkan catatan manis untuk mereka baca, membuat hadiah kecil, membeli bunga, memasak makan malam, atau membantu melakukan tugas mereka.

Ada banyak cara mengungkapkan perasaan dan kasih sayang tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Jadi, cobalah komunikasi fisik yang saya sebutkan tadi. Kalau Anda tidak terbiasa karena masih kaku, tidak masalah.

Pelan-pelan dicoba dan insyallah ini akan sangat membantu mengharmoniskan rumah tangga Anda.

Loading

10 Kunci Rahasia Menuju Pernikahan yang Sukses (PART II)

Jadi, untuk part pertama bisa Anda baca di sini >> 10 Rahasia Kunci Menuju Pernikahan yang Sukses (PART I).

Anda wajib membaca informasi tersebut lebih dulu sebelum membaca tulisan ini.

Oh ya, bagi Anda yang ingin berkonsultasi langsung dengan saya bisa menghubungi nomor 08111264401.

Anda bisa berkonsultasi mengenai masalah rumah tangga Anda sepuas Anda, tapi perlu Anda ingat bahwa konsultasi di tempat saya bersifat spiritual.

Jadi, jangan kaget kalau nanti saya bekali dengan sarana spiritual khusus sesuai dengan masalah Anda.

Oke, kita lanjutkan kunci rahasia keenam adalah jangan menerima pasangan apa adanya.

Pernikahan yang sukses cirinya adalah jangan cepat berpuas diri. Menikah, punya anak, bekerja, mengerjakan tugas rumah tangga sehari-hari dan selesai.

Anda terus mengulang rutinitas seperti itu setiap hari. Begitu kalian merasa nyaman, kalian berhenti meningkatkan kualitas diri.

Dalam pernikahan, Anda tidak boleh menerima begitu saja pasangan Anda. Hal utama yang perlu kalian lakukan terus memperbaiki diri menjadi lebih baik.

Yang ketujuh adalah kencan pada malam hari.

Bagi yang sudah cukup lama menikah, jangan lupakan kencan pada malam hari berdua saja.

Anda bisa memperkuat ikatan dan mempertahankannya seiring waktu. Ketika Anda berkencan pada malam hari, Anda harus mematikan ponsel dan menyimpannya sehingga Anda bebas dari gangguan.

Malam kencan yang romantis dan penuh perhatian bukan hanya salah satu tips menuju pernikahan yang sukses, tetapi juga salah satu unsur utama dari pernikahan yang sukses.

Yang ke delapan adalah tambahkan romantisme.

Pada suatu siang saat suami Anda sedang sibuk dengan pekerjaan kantor, Anda bisa memberikan surprise untuknya di tempat kerja dengan membawa bekal makanan masakan Anda sendiri.

Atau Anda bisa melakukan hal-hal romantis lain untuk pasangan Anda. Dan, romantisme ini bisa membantu meningkatkan bonding emosional Anda dan pasangan.

Yang ke sembilan adalah jaga keintiman tetap hidup.

Seks harus teratur. Karena seks sangat penting untuk pernikahan yang sehat.

Anda bisa berdikusi dengan pasangan mengenai seks yang dia inginkan. Agar kehidupan seks tetap hidup, kalian bisa berdikusi mengenai permainan saat berhubungan intim, fantasi liar pasangan, posisi atau alat peraga yang mungkin ingin Anda mainkan bersama pasangan.

Yang ke sepuluh adalah memberikan pujian.

“Pujian sehari membuat ancaman perceraian menjauh.”

Pantaulah apa yang dilakukan pasangan Anda, sekecil apapun bantuannya pada Anda, patut Anda berikan ucapan terimakasih.

Atau kalau pasangan tidak pernah mau mengenakan kemeja, kemudian Anda melihatnya mau mengenakan kemeja, berikan pujian secara spesifik terhadap kemajuannya tersebut.

Jadi, itulah 10 kunci rahasia pernikahan yang sukses. Sangat sederhana sebenarnya. Tapi, manusia seringkali mempersulit kehidupannya sendiri yang sebenarnya solusinya simple.

Loading

10 Kunci Rahasia Menuju Pernikahan yang Sukses (PART I)

Saya sudah merangkum 15 rahasia pernikahan yang sukses yang akan membantu Anda memecahkan masalah rumah tangga Anda dan membantu Anda mempertahankan pernikahan yang harmonis.

Apakah Anda pengantin baru ataupun pernikahan Anda sudah berlangsung lama, semua butuh 15 kunci ini.

Karena semua pernikahan akan melewati masa stres, kebosanan dan komunikasi yang buruk.  Dan, perlu Anda tahu juga “Pernikahan adalah sebuah pekerjaan.”

Kalau Anda menikah karena ingin permasalahan Anda semasa bujang selesai. Anda salah besar. Masalah Anda justru akan makin bertambah.

Dan, pernikahan butuh kerja keras jika Anda ingin menuai hasil yang baik. Tapi, Anda tidak perlu khawatir.

Karena kerja keras Anda dalam membangun mahligai pernikahan ini akan sangat menyenangkan. Kenapa? Ya karena Anda bekerja berdua dengan pasangan yang Anda cintai.

Dan, saya akan memandu Anda dengan 15 tips pernikahan ini.

Pertama, jadilah MANDIRI.

Agar bisa bahagia dalam suatu hubungan, kita harus bahagia dulu secara individu. Itulah kunci hubungan yang sukses.

Dengan pemikiran tersebut, istri dan suami harus terus meluangkan waktu untuk diri mereka sendiri, menikmati hobi pribadi mereka bahkan saya sarankan untuk meluangkan waktu untuk berpisah.

Ketidakhadiran pasangan kita dalam beberapa saat, tidak hanya membuat hati semakin dekat, tapi juga membantu Anda membangun kembali harga diri dan memeriksa kemajuan serta pencapaian pribadi Anda.

Ketergantungan Anda pada pasangan, melemahkan tekad dan kemampuan Anda untuk maju sebagai individu.

Ketika kita mempertahankan rasa mandiri kita, kita akan selalu memiliki sesuatu untuk dibicarakan di meja makan dan kita selamanya lebih kuat, lebih sehat dan lebih menarik di mata pasangan kita.

Yang kedua, jadilah PENDENGAR yang baik.

Tiap manusia perlu bicara.

Ingatlah bahwa mendengarkan dan mendengar bukanlah hal yang sama. Mendengarkan, melibatkan hati kita.

Buka hati dan pikiran Anda, dengarkan apa yang dia katakan, lihat matanya saat dia berbicara dan bergairahlah tiap dia menceritakan kehidupannya.

Mendengarkan adalah kunci nyata untuk pernikahan yang bahagia.

Yang ketiga adalah setuju untuk tidak setuju.

Menjadi baik bersama bukan berarti Anda harus menyetujui semua hal yang disampaikan atau diinginkan pasangan.

Kalian akan selalu memiliki sikap, opini bahkan memiliki pandangan yang berlawanan tentang beberapa kasus. Semua pasangan harus memiliki perbedaan.

Nah, kunci dari pernikahan yang sukses adalah kalian menghormati sudut pandang satu sama lain. Ingat, rasa hormat adalah salah satu elemen utama pernikahan yang sukses.

Yang keempat adalah penerimaan.

Pembunuh hubungan paling ganas adalah kurangnya sifat “nerimo”.

Kita sering menuntut pasangan harus begini, harus begitu. Kita ingin pasangan bertindak sesuai dengan keinginan kita.

Ingat, kita menikahi pasangan karena siapa dia. Jadi, kita tidak bisa mengubah mereka.

Dan, kunci pernikahan yang sukses terletak pada kesadaran bahwa kita tidak bisa mengubah pasangan. Tapi, kita perlu menerima dan bersyukur terhadap kehadiran pasangan.

Yang kelima adalah bertanggung jawab.

Saat Anda berkomitmen terhadap pernikahan, Anda harus bertanggung jawab terhadap resiko dan tantangan yang mungkin akan Anda hadapi.

Misalnya, ketika kalian berselisih, berbeda pendapat, keinginan Anda tidak sejalan dengan pasangan. Pasangan membuat Anda kecewa dan marah.

Dan, Anda harus siap dengan semua kemungkinan-kemungkinan tersebut.

Saya masih akan terus lanjutkan 10 kunci pernikahan yang sukses. Tapi, di tulisan berikutnya untuk part keduanya.

Jadi, jangan berhenti di sini belajarnya. Anda harus selesaikan sampai di part kedua. Jangan lupa juga catat nomor konsultasi saya di 08111264401.

Melalui nomor tersebut, Anda bisa berkonsultasi secara lebih leluasa mengenai masalah rumah tangga Anda.

Tapi, perlu Anda ingat! Konsultasi di tempat saya sifatnya spiritual, jadi jangan kaget kalau nanti saya bekali diri Anda dengan sarana spiritual.

Loading

10 Pertanyaan ini Tunjukkan Seberapa Sehat Pernikahan Anda – Kuis Mbak Meida

Sekarang saya punya rubrik baru. Namanya kuis Mbak Meida. Nah, dalam kuis kali ini saya akan ajukan 10 pertanyaan yang perlu Anda jawab secara jujur.

Kesimpulan dari jawaban Anda akan menunjukkan seberapa sehat pernikahan Anda.

Apakah pernikahan Anda sehat dan bahagia atau justru tidak sehat, penuh konflik dan emosi negatif?

Apakah Anda dan pasangan lebih banyak bertengkar atau menghabiskan waktu dengan kegiatan manis bersama?

Cara menjawab kuis ini mudah sekali. Setiap nomor, akan ada 4 pilihan a, b, c dan d.

Dan, tiap pilihan Anda, mengandung poin tertentu. Misalnya pada nomor 1, Anda memilih jawaban a, maka Anda akan mendapatkan poin 3.

Selanjutnya, pada nomor 2, Anda memilih jawaban d, maka Anda akan mendapatkan poin 0.

Begitu terus hingga pertanyaan terakhir. Setelah semua pertanyaan Anda jawab, Anda perlu menjumlahkan semua poin.

Nah, jumlah poin ini nanti menyimpulkan kondisi seberapa sehat pernikahan Anda. Sekarang, perhatikan baik-baik pertanyaan yang akan saya sampaikan dan jawab dengan jujur pertanyaan dari saya.

Pertanyaan pertama;

Pernahkah Anda berpikir untuk meninggalkan pasangan Anda?

  1. tidak pernah (3)
  2. pernah sekali (2)
  3. beberapa kali (1)
  4. setiap saat (0)

Pertanyaan kedua;

Seberapa sering Anda dan pasangan menghabiskan waktu berkualitas bersama?

  1. sangat sering (3)
  2. sering (2)
  3. jarang (1)
  4. tidak pernah (0)

Pertanyaan ketiga;

Apakah Anda atau pasangan Anda pernah selingkuh?

  1. tidak pernah (3)
  2. pernah selingkuh emosional (2)
  3. hanya niat berselingkuh (1)
  4. ya (0)

Pertanyaan keempat;

Apakah Anda dan pasangan memiliki minat dan hobi yang sama?

  1. ya, banyak (3)
  2. ya, beberapa (2)
  3. sepertinya tidak (1)
  4. tidak (0)

Pertanyaan kelima;

Seberapa sering Anda dan pasangan menyelesaikan pertengkaran?

  1. sangat sering (3)
  2. sering (2)
  3. jarang (1)
  4. tidak pernah (0)

Pertanyaan keenam;

Seberapa sering Anda dan pasangan bertengkar?

  1. tidak pernah (3)
  2. jarang (2)
  3. sering (1)
  4. sangat sering (0)

Pertanyaan ketujuh;

Seberapa sering Anda dan pasangan Anda berkomunikasi dengan cara yang penuh kasih dan positif?

  1. sangat sering (3)
  2. sering (2)
  3. jarang (1)
  4. tidak pernah (0)

Pertanyaan kedelapan;

Apakah kalian memiliki masalah keuangan?

  1. tidak (3)
  2. sepertinya tidak (2)
  3. ada beberapa masalah (1)
  4. iya (0)

Pertanyaan kesembilan;

Seberapa terbuka Anda dan pasangan Anda satu sama lain?

  1. sangat terbuka (3)
  2. cukup terbuka (2)
  3. tidak terlalu terbuka (1)
  4. tidak terbuka sama sekali (0)

Pertanyaan kesepuluh;

Seberapa sering Anda dan pasangan terlibat dalam aktivitas intim?

  1. sangat sering (3)
  2. sering (2)
  3. jarang (1)
  4. tidak pernah (0)

Nah, sekarang Anda perlu menjumlahkan semua poin Anda. Jika sudah, perhatikan berapa poin yang Anda dapatkan.

Jika poin Anda berada pada angka 30 -23, artinya pernikahan Anda sehat.

Anda dan pasangan sering berkomunikasi dengan baik. Anda memiliki keterampilan mengatasi konflik yang hebat, sehingga Anda dapat menyelesaikan pertengkaran cukup cepat.

Anda mencoba untuk sering berhubungan intim agar percikan asmara diantara Anda berdua tidak berkurang.

Anda juga menghabiskan banyak waktu berkualitas bersama dan kalian menikmati itu. Saya ucapkan selamat, untuk Anda yang memiliki pernikahan sehat.

Jika poin Anda berada pada angka 22-15, artinya pernikahan Anda tidak terlalu sehat.

Anda dan pasangan jarang berkomunikasi, dan jika Anda melakukannya, hal itu sering kali menimbulkan pertengkaran yang sengit.

Cobalah untuk meningkatkan keterampilan komunikasi Anda dan lebih terbuka satu sama lain.

Anda juga harus mencoba mengatasi kekurangan Anda; jangan takut untuk lebih sering memaafkan dan berbagi perasaan Anda dengan pasangan Anda.

Percayakan hidup Anda pada pasangan, maka pasangan pun akan melakukan hal yang sama untuk Anda.

Jika pernikahan Anda berada pada posisi ini, bisa diibaratkan tubuh Anda sedang flu dan batuk. Kalau dibiarkan terus terusan, bisa merambat ke demam, radang tenggorokan bahkan typus.

Jadi, perlu segera berkonsultasi agar pernikahan tidak terancam oleh perselingkuhan atau kejenuhan.

Jika poin Anda berada pada angka 14-0, artinya pernikahan Anda tidak sehat. Sudah sakit parah. Jika ini kanker, mungkin kanker stadium 3.

Anda tidak pernah berkomunikasi dan Anda sering bertengkar, yang berarti Anda tidak menghabiskan cukup waktu berkualitas bersama.

Cobalah untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama dan menikmati kebersamaan satu sama lain, baik itu kencan malam mingguan atau sekadar mencuci piring bersama.

Jika ketegangan di antara Anda berdua semakin parah, sebaiknya konsultasikan masalah Anda pada saya. Nomor konsultasi saya adalah 08111264401.

Melalui nomor tersebut, Anda bisa berkonsultasi secara lebih detil dan Anda akan mendapatkan solusi untuk masalah rumah tangga Anda.

Tapi, perlu Anda ingat! Konsultasi di tempat saya bersifat spiritual, jadi solusinya juga bersifat spiritual.

Loading

BUBAR SAJA! Ini 4 Tanda Suami Istri Sudah Tak Saling Cinta

Pernikahan adalah proses mengalah tiada henti. Kalau istri sedang lelah, suami harus sabar dan mengalah. Sebaliknya, kalau suami sedang lelah, istri yang harus mengalah dan bersabar.

Tapi, hal ini tidak akan terjadi ketika suami dan istri sudah tidak memiliki komitmen dalam mengharmoniskan rumah tangganya.

Nah, sekarang saya akan paparkan beberapa indikasi dimana suami istri sudah tidak saling cinta, sehingga komitmennya dalam pernikahan itu mulai mengendur.

Dan, hal seperti ini bisa membuat masalah sekecil apapun jadi besar.

Sebelum saya jelaskan detil sikap suami istri yang sudah tak saling cinta, catat dulu nomor konsultasi kami di 08111264401.

Melalui nomor tersebut, Anda bisa berkonsultasi secara detil masalah rumah tangga Anda. Anda tidak perlu khawatir data diri dan masalah Anda menjadi rahasia saya.

Kalaupuna ada masalah yang saya ungkap sebagai contoh, itu sudah ada kesepakatan dengan klien yang berkonsultasi pada saya.

Sikap pertama adalah kurang tertarik menghabiskan waktu bersama.

Aneh ya. Pasangan tapi malas bersama. Dia lebih suka menghabiskan waktu bersama temannya, rekan kerjanya, anaknya sendiri atau keluarganya tanpa kehadiran Anda.

Sikap kedua adalah keintiman yang mulai berkurang.

Sudah tidak romantis dan bersikap manis lagi. Dulu waktu awal-awal menikah, suami tiap pulang kerja suka membawa makanan kesukaan Anda tanpa diminta.

Sekarang, boro-boro makanan, menyelesaikan konflik saja sudah malas. Berpelukan hingga bercinta, keintiman fisik pun sudah berkurang. Padahal, komunikasi fisik itu kekuatannya lebih besar daripada komunikasi verbal.

Sikap ketiga dimana suami istri sudah menunjukkan tak saling cinta adalah merasa hubungan ini menjadi beban.

Sebagai contoh, istri meminta suami menjemputnya sepulang bekerja. Dulu sewaktu awal menikah, tanpa diminta suami suka menawarkan diri untuk menjemput.

Sekarang, setelah menikah istri harus meminta dulu tapi suami menolak dan menganggap itu sebagai sikap yang manja dan tidak mandiri.

Dan, suami menganggap permintaan itu sebagai beban.

Sikap keempat adalah malas membicarakan masa depan.

Rencana liburan, semangat merenovasi rumah, motivasi menabung dan membangun kerajaan bisnis bersama, hilang sudah.

Semua hasrat yang mengarah ke masa depan, ditampik dan pasutri ini seolah tidak nyaman serta menghindari topik masa depan.

Loading

Suami Selingkuh Tapi Tidak Mau Mengaku! Istri Harus Lakukan Ini

Banyak kasus yang seperti ini. Istri curhat ke saya dan mengatakan, saya sudah sadap WhatsAppnya.

Saya mendapatinya video call, saya melihat dia sering chatting dengan wanita-wanita di facebook.

Sudah menikah dan punya anak, tapi di luar rumah masih bersikap seolah-olah dia ini lajang dan belum ada tanggung jawab.

Saya ngegap semua itu, saya ungkapkan semua itu beserta dengan bukti-buktinya, tapi suami saya tetap tidak mau mengaku.

Intinya, istri sudah mengetahui perselingkuhan suami, tapi suami tetap tidak mau mengaku kalau dia selingkuh.

Kalau sudah seperti ini, apa yang harus dilakukan istri? Apakah sebagai istri kita harus terus mendesak suami untuk mengaku pada kita?

Tidak perlu didesak untuk menjawab. Pertanyaan saya, kalaupun Anda sudah tahu jawabannya, lalu Anda mau apa?

Apa yang Anda harapkan dari jawaban suami? Justru kalau dia membenarkan, bukankah Anda akan tambah sakit hati dan kepikiran?

Yang namanya maling, mana ada yang mau mengaku? Sebagus apapun bukti yang Anda tunjukkan.

Mungkin sebagian istri di luar sana akan membela diri, kalau saya tahu jawaban suami, saya akan lebih tenang. Ada kepuasan tersendiri bagi seorang istri kalau suami mau mengaku.

Tidak ada kepuasan seperti itu. Itu hanya ada di pikiran Anda sendiri. Itu hanya asumsi Anda sendiri. Yang ada, jika Anda tahu suami berselingkuh, Anda akan makin sakit hati dan sulit melupakan hal itu.

Apalagi kalau Anda tahu seberapa dalam perselingkuhan suami. Saran saya, kalau Anda masih ingin mempertahankan rumah tangga Anda, introspeksilah.

Perbaiki diri Anda menjadi lebih baik. Siapa tahu, perselingkuhan suami juga Anda dukung dengan kesalahan Anda.

Jadi sebagai istri, saya berharap Anda tidak memojokkan suami dengan perselingkuhan yang dia perbuat. Karena kita juga perlu introspeksi dan berkaca.

Tapi, kalau Anda sudah muak dan tidak mampu lagi mempertahankan rumah tangga Anda, ya sudah, tidak perlu banyak menimbang apapun.

Kasihan anak, malu sama keluarga besar dsb. Pemikiran-pemikiran seperti itu hanya akan membuat Anda makin bimbang dan tidak fokus pada solusi.

Buat list saja, kalau saya bercerai dengan suami, resiko yang akan saya tanggung antara lain, tulis semua. Kalau saya bertahan dengan suami, resiko yang harus saya tanggung antara lain, tulis juga.

Lebih banyak mana resikonya. Dan, resiko apa saja yang mampu Anda tanggung untuk ke depannya. Pikirkan dan putuskan dengan memanfaatkan otak dingin Anda.

Kalau masih sulit untuk membuat keputusan, silakan konsultasikan pada saya di nomor konsultasi 08111264401.

Loading

Tuhan Tlah Mendengar Lirih Tangis dan Doa Anda (Motivasi Mbak Meida)

Saya tahu, Anda sedang menanti Tuhan untuk mendekati Anda dengan membawa kado berupa waktu yang indah.

Saya tahu, Anda sudah melakukan ikhtiar dengan penuh kesabaran. Tapi, mendung di hati Anda seolah tak mau menyingkir dari langit kehidupan.

Anda mengira, mendung itu menetap dan bersiap mengguyur dengan segala malapetaka.

Anda bukannya tidak yakin, jika Tuhan memberi kabar bahwa Dia telah menentukan setiap peristiwa demi kebaikan hambaNya.

Anda yakin itu di dalam hati. Tapi, Anda merasa penderitaan ini sudah menyiksa dan terlalu lama untuk mampu Anda tahan.

Di sini, saya ingin katakan pada Anda. Jangan putus asa dulu. Tuhan sudah mencatat semua ikhtiar Anda dari yang setitik noda hingga seluas samudra.

Jangan berhenti dulu. Takdir kebahagiaan dan keberhasilan yang Tuhan tuliskan sedang menanti di ujung jalan.

Tuhan tahu dengan pasti, tiap doa yang Anda lantunkan dengan lirih hingga terdengar dalam bentuk tangis air mata.

Tuhan sudah mendengarnya.

Tuhan sudah mencatatnya.

Tuhan sudah menghitungnya dan akan mengganti tiap tetesan air mata lelah, sedih dan kecewa dengan kebahagiaan beribu kali lipat.

Yakin saja.. Anda akan mendapatkan apa yang tlah Anda usahakan.

Dalam kesabaran yang panjang, Tuhan sedang merajut permadani kehidupan Anda dengan BENANG EMAS dan kain berkualitas tinggi.

Karena Anda berada di bawah, maka ketika melihat rajutan Tuhan dengan mendongak ke atas.. yang terlihat adalah BENANG RUWET tanpa arti.

Tapi, jika Anda duduk bersama Tuhan yang berarti Anda yakin pada takdirNya, Anda akan mampu melihat rancangan Tuhan yang indah itu.

Jadi, jangan berprasangka BURUK dulu pada kehidupan Anda saat ini. Bangkitlah! Pegang kuat HARAPAN Anda.

Letakkan satu kaki Anda di depan kaki yang lain.. terus lakukan itu dan jangan berhenti.

Bangkitlah! Pegang kuat HARAPAN Anda. Kalau jatuh tujuh kali, bangunlah delapan kali.

Doa-doa Anda sedang terbang ke atas langit dan mengetuk pintu hati Yang Maha Kuasa.

Semakin yakin dan rajin Anda berdoa, semakin keras doa Anda mengetuk pintuNya.

Bagi Anda yang hatinya sesak penuh dilema, jangan simpan sendiri. Konsultasikan pada saya, kita bagi beban bersama dan kita pilih solusi bersama untuk membantu meringankan pikiran Anda.

Loading

Copyright © 2026 Mbak Meida
WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp