Saat Pengorbanan Ibu Rumah Tangga Tak Pernah Dihargai Suami

Motivasi – Pekerjaan termulia di dunia adalah menjadi ibu rumah tangga. Durasi kerjanya 24 jam, 7 hari dalam seminggu.

Jam kerja ibu rumah tangga dimulai sejak pagi buta, saat seisi rumah belum membuka mata.

Dimulai dengan mempersiapkan sarapan bagi semuanya lalu menyediakan kebutuhan kerja untuk suami tercinta.

Tidak ada perintah untuknya. Tapi, ibu rumah tangga mengerjakan semuanya dengan hati tulus dan penuh cinta.

Setelah anak-anak pergi menimba pengetahuan dan suami mencari penghidupan, Anda pikir dia bisa berleha-leha? Ternyata belum bisa.

Setumpuk pakaian kotor menanti tangan halusnya yang mulai mengelupas untuk dikerjakan.

Peluh menetes diantara kedua pelipisnya, tapi itu ternyata tak mampu membuatnya mengeluh keberatan.

Justru ini adalah tanda jika tubuhnya  selesai pemanasan dan siap digeber untuk tanggung jawab yang telah menanti dikerjakan.

Menunggu penjual sayur dan sedikit kesempatan untuk mengutarakan pandangan mengenai sekitar adalah momen singkat yang cukup menyegarkan pikiran.

Dia bisa tersenyum, tertawa, jengkel, berduka dan melepas penat saat berkumpul dengan sesama ibu rumah tangga lengkap dilayani penjual sayur langganan mereka.

Tak perlu liburan mahal atau skin care ratusan ribu tiap bulan, gibahan asyik bersama tetangga sudah bisa membuat hatinya terhibur lega.

Uap nasi hangat hidangan makan siang mulai mengepul di balik magic com lama yang warnanya usang dimakan jaman.

Lauk siap disajikan lengkap dengan sambal favorit suami dan anak yang telah dirindukan kepulangannya.

Tapi, mereka yang dinantikan ternyata pulang agak sorean. Jadi ibu rumah tangga kita menikmati me time nya di tengah terik siang dengan mengangkat sepiring nasi di depan televisi dengan ditemani drama ku menangis favoritnya.

Karena bukan putri raja, melainkan pejuang keharmonisan rumah tangga, me time ibu rumah tangga tak bisa lama-lama.

Dia beranjak dari sofa santainya untuk membersihkan dapur dari noda bekas kreasi santapan siangnya.

Sederet tanggung jawab rumah tangga tak selesai di situ saja. Jadi, kesempatan boci alias bobok ciang bagi ibu rumah tangga adalah momen berharga yang tak selalu bisa dia rasa.

Menyapu, mengepel, memastikan seisi rumah bersih dari bakteri dan noda agar suami dan anak aman bercengkrama juga tanggung jawab besarnya.

Ibu rumah tangga tidak digaji dengan uang. Gaji mereka adalah senyuman bahagia dari seluruh anggota keluarga. Dia tidak berharap apapun selain kebahagiaan dan kesehatan suami serta anaknya.

Setiap hari, ibu rumah tangga mendedikasikan waktunya untuk menyiapkan yang terbaik bagi keluarga yang selalu ada dalam doanya.

Tapi, pernahkah sekali saja kita berterima kasih padanya? Atau justru pengabaian dan keluhan yang terus keluar dari mulut kita?

Makanan yang tidak sesuai selera, kita anggap dia tidak memahami kita. Ungkapan lelahnya kita anggap keluhan tak berdasar karena dia hanya di rumah saja.

Ingatlah! Meski dia di rumah saja, beban kerjanya bisa 9 kali lipat lebih besar daripada suami yang bekerja kantoran.

Karena ibu rumah tangga, bekerja tanpa mengenal durasi dan batas akhir.

Dia memang tak sempurna, pekerjaannya terlihat sederhana, tapi jika Anda coba menjadi dirinya satu hari saja, mungkin Anda takkan pernah mampu menjalaninya.

Karena tenaga turbo dan kemampuan multitaskingnya memang kado istimewa dari Yang Maha Kuasa agar ibu rumah tangga kuat menahan segala beban dan prahara.

Jadi, masih tegakah kita mencaci kontribusi besarnya terhadap kemudahan hidup kita?

Para suami, setelah membaca kisah ini, saya harap Anda datang pada istri Anda dan berterima kasih padanya atas segala kemudahan yang dia siapkan untuk Anda.

Loading

4 Fakta Pahit dalam Pernikahan yang Tidak Dikatakan Orang-orang

Siapa bilang menikah itu enak? Menikah itu enak sekali!

Kalau Anda bertemu dengan partner yang tepat tentunya. Kalau Anda tidak mencintai pasangan Anda, banyak hal dimana kalian tidak satu visi, komunikasi tidak terbuka karena belum menemukan kenyamanan, menikah akan menjadi siksaan bagi Anda.

Jadi, bagi Anda yang sedang bersiap-siap untuk menikah, informasi ini akan sangat baik untuk Anda simak sampai akhir.

Karena ketika Anda menikah nanti, Anda tidak hanya akan sayang-sayangan saja dengan pasangan Anda. Akan ada banyak tantangan yang perlu kalian tuntaskan.

Dan, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui fakta pahit di balik pernikahan yang tidak dibagikan oleh orang-orang yang telah menikah.

Pertama, jatuh cinta itu mudah, tapi butuh perjuangan untuk mempertahankannya.

Ketika pertama kali jatuh cinta, Anda selalu menantikan kehadirannya. Anda selalu ingin dekat dengannya. Kekurangan apapun yang dia perlihatkan, selalu nampak lucu dan menggemaskan bagi Anda.

Setelah menikah, dia tidak melakukan apapun Anda bisa jengkel kalau lagi bad mood. Jadi, cinta itu bisa dengan mudah hilang. Anda perlu berjuang untuk terus membuat apinya membara.

Anda perlu memperbaiki diri agar cinta suami tidak luntur. Anda perlu untuk terus belajar bersabar dan meningkatkan pendapatan untuk membuat istri lebih bahagia dsb.

Kedua, pasangan bukan orang yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda.

Jomblo pun bisa bahagia. Karena untuk mendapatkan kebahagiaan, solusinya bukan menikah.

Ketika Anda masih single, Anda bisa bekerja dan menghasilkan uang untuk menyenangkan hati Anda, untuk membelanjakan banyak hal bagi keluarga dan teman-teman dekat Anda, itu juga satu bentuk kebahagiaan yang perlu disyukuri.

Jadi, Anda yang masih single jangan berpatokan bahwa bahagia berarti harus menikah. Nyatanya, banyak orang yang sudah menikah tapi tidak bahagia.

Karena istrinya banyak menuntut dan tidak bersabar dengan keadaan suami, istri cerewet dan overprotektif terhadap suami dsb.

Ketiga, cinta saja tidak cukup. Impian yang selaras dan pengelolaan keuangan yang baik juga menentukan pernikahan Anda.

Tingkat perceraian tertinggi disebabkan oleh masalah keuangan. Istri yang ingin tampil mewah tapi suami tidak mampu mencukupi.

Ada juga suami boros yang tidak memperhatikan kebutuhan anak istri dengan baik.

Jadi, ketika Anda jatuh cinta dengan pasangan kemudian memutuskan berkomitmen untuk mengenal lebih jauh, maka jangan hanya sayang-sayangan saja.

Gunakan waktu pacaran kalian untuk ngobrol mendalam.

Khususnya tentang visi misi kehidupan, pandangannya tentang pendidikan, keuangan, cita-cita, agama, politik, perselingkuhan, hubungan intim dsb.

Yang nantinya dalam rumah tangga kalian, keputusan-keputusan terkait bidang itu akan sangat mempengaruhi hubungan kalian.

Keempat, resepsi terasa menyenangkan dan mewah, tapi hidup berumah tangga bisa terasa suram.

Menikah itu bukan hanya saat hari H resepsi saja. Justru momen terpenting dalam pernikahan adalah ratusan hari ke depan setelah hari H resepsi itu.

Jadi, yang perlu Anda persiapkan sebelum menikah adalah bagaimana kalian nantinya akan menjalani ratusan hari bersama?

Tinggal dimana, siapa yang pegang keuangan, soal hubungan intim, pendidikan dan pola asuh anak dsb.

Ini biasanya masalah-masalah krusial yang membuat rumah tangga terasa sangat suram.

Nah, bagi pasangan suami istri di sini yang memiliki masalah dalam rumah tangga jangan ragu berkonsultasi dengan saya melalui nomor telepon 08111264401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini

>> Saya Mau Konsultasi Soal Rumah Tangga <<

Loading

Jika Istri Selingkuh, Kenapa Pria Tidak Berjuang dan Siap Cari Istri Lagi?

Materi ini sudah menjadi pengamatan saya sejak lama sekali. Dan, ini menjadi semacam rumus yang unik bagi saya.

Karena saya fokus membantu pasangan mengatasi masalah rumah tangganya. Saya terbuka untuk pria maupun wanita.

Tapi, kebanyakan istri yang terkhianati oleh suaminya datang kepada saya dengan tujuan 1, mengembalikan keharmonisan rumah tangganya.

Bagaimana caranya agar suami bisa kembali ke rumah, ingat anak istrinya dan putus dengan selingkuhannya.

Kebalikannya dengan pria. Saya jarang sekali menemukan klien pria yang terkhianati oleh istrinya, kemudian berjuang agar istrinya kembali.

Jarang sekali. Yang lebih sering saya temukan adalah suami yang terkhianati istrinya, biasanya malas untuk berjuang. Mereka justru siap-siap untuk menikah lagi.

Bagi saya ini unik. Pria dan wanita memandang perselingkuhan dengan kacamata yang berbeda.

Wanita cenderung berpikir menggunakan perasaan. Kalau berpisah, dia akan memikirkan cinta yang sudah dia perjuangkan selama ini.

Pernikahan sudah berjalan bertahun-tahun, sudah ada anak, bagaimana nanti nasib anak-anaknya kalau tidak memiliki orangtua utuh?

Bagaimana perasaan orangtuanya kalau melihat dirinya bercerai dan tersakiti? Apa kata lingkungan nanti soal dirinya kalau bercerai?

Banyak sekali yang dipikirkan wanita khususnya yang berkaitan langsung dengan perasaannya.

Pria berbeda. Pria cenderung berpikir dengan logika. Kalau istrinya berselingkuh, artinya perasaan dan tubuhnya sudah dibagi dengan pria lain.

Dan, pria merasa sangat jijik dengan kenyataan ini. Bagi seorang pria, istri dan anak-anak adalah harga dirinya.

Kalau istrinya sudah pernah disentuh pria lain, dia merasa harga dirinya sudah diinjak-injak dan dihina.

Daripada terus terusan dicap oleh lingkungan tidak becus mengurus istri dan jijik melihat istri sendiri sudah disentuh pria lain, lebih baik dia cari istri lagi.

Harga dirinya akan terangkat disini baik di hadapan lingkungan maupun di depan mantan istrinya yang selingkuh tadi.

Inilah alasan kenapa wanita cenderung bertahan sedangkan pria lebih memilih meninggalkan.

Jadi, saya berharap dengan informasi ini baik Anda suami maupun istri bisa lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, khususnya jika akan berselingkuh.

Karena dampak negatifnya memang luar biasa untuk kehidupan Anda selanjutnya. Itu penjelasan saya, semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Bagi yang memiliki masalah rumah tangga, jangan sungkan untuk berkonsultasi dan menghubungi saya di nomor telepon 08111264401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Mau Berkonsultasi Masalah Rumah Tangga <<

Loading

Suami Anda Berubah? Ini yang Harus Istri Lakukan

Dulu waktu masih pacaran, bisa chatting tiap hari tanpa putus sama sekali. Apapun dilaporkan ke saya.

Sampai kantor, apa yang dikerjakan, makan siang jajan apa, pulang kerja jam berapa, siapa saja teman kantornya yang menyebalkan.

Telepon tiap malam, video call tiap istirahat makan siang dan pas malam minggu tapi gak bisa bertemu.

Saya merasa punya hansip yang jaga 24 jam. Tapi, sekarang suami berubah.

Dulu sewaktu menikah, kami masih seperti rasa pacaran tapi setelah bertahun-tahun berjalan rasanya hambar.

Rasa menggebu-gebu itu sudah pergi. Dulu kesalahan saya di mata suami terlihat lucu dan menggemaskan, tapi sekarang kesalahan saya menjadi keluhan suami setiap saat.

Apa yang membuat suami saya berubah? Padahal saya merasa, tidak ada perubahan sama sekali. Saya masih tetap seperti yang dulu.

Nah, itulah kesalahan Anda sebagai istri. Karena Anda tetap menjadi yang dulu.

Namanya orang, kalau makan nasi goreng setiap hari pasti bosan. Meskipun nasi goreng itu adalah makanan favoritnya.

Dalam rumah tangga, istri lah yang perlu untuk lebih banyak berikhtiar mengharmoniskan rumah tangganya.

Jadi, sudah sepantasnya Anda berubah memperbaiki penampilan, meningkatkan kemampuan Anda. Jangan jadi orang yang biasa-biasa saja.

Seperti lagunya Tulus, Jangan Cintai Aku Apa Adanya. Anda harus belajar untuk terus introspeksi dan memperbaiki diri sehingga nanti suami akan ikut berubah mengikuti irama perubahan Anda.

Agar kalian berdua berkembang bersama menjadi lebih baik.

Selain itu, perlu Anda ketahui juga perubahan suami itu yang menjadi flat dan hambar sikap-sikapnya, tidak selalu berujung negatif.

Pertama, suami menganggap hal-hal yang bersifat verbal kini tidak penting lagi.

Tanya sudah makan apa belum, makan apa, lagi dimana, suruh difotoin dsb. Itu kan pemanis sewaktu masih pacaran karena tidak setiap hari bertemu.

Kalau sudah bertemu setiap hari, suami akan fokus bekerja. Dia merasa tidak perlu lagi untuk menghubungi Anda tiap saat seperti itu karena dia merasa sudah aman.

Anda sudah jadi istrinya, jadi siapa lagi yang mau ganggu. Kemarin saya sudah berusaha menjadi pria yang berjuang mendapatkannya, sekarang setelah didapatkan ya dia mau istirahat lah.

Buat apa berjuang terus, seperti itu pemikirannya. Jadi, sedikit berbeda dengan cara berpikir perempuan.

Bagi perempuan, bentuk cinta dan kasih sayang adalah komunikasi terus menerus. Jadi, kalau suami tidak peka dengan kebutuhan istri itu, ya istri akan merasa ditolak oleh suaminya.

Akhirnya apa, istri merasa suaminya sudah berubah. Padahal, suami tidak berubah. Pria memang seperti itu. Sebelum sah mendapatkan Anda, dia khawatir Anda akan digaet oleh orang lain.

Setelah mendapatkan Anda, dia merasa tenang dan tidak lagi merasa perlu menghubungi Anda untuk hal-hal yang sepele. Waktu dan fokusnya bisa diberikan pada hal lain, misalnya karir.

Seperti itu ibu-ibu, jadi jangan khawatir kalau suami Anda mulai berubah. Kalau Anda ingin mendapatkan perhatiannya kembali tinggal upgrade diri saja, khususnya penampilan dan skill Anda.

Kalau masih bingung, konsultasikan saja pada saya masalah rumah tangga Anda. Tinggal hubungi nomor konsultasi di 08111264401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Mau Konsultasi Masalah Rumah Tangga <<

Loading

Fakta: Setelah Kembali pada Istri, Suami Masih Rindu Selingkuhannya

Kalau bicara soal perselingkuhan, tidak akan pernah ada habisnya. Ada banyak faktor, ada beberapa jenis kepribadian dan karakter yang perlu dipelajari.

Jadi, perselingkuhan itu tidak pernah sesederhana yang Anda pikirkan. Suami melihat wanita cantik kemudian selingkuh. Istri melihat pria yang lebih mapan kemudian selingkuh.

Tidak sesederhana itu. Anda harus melakukan introspeksi diri yang dalam untuk melihat penyebab terjadinya perselingkuhan. Dan, itu butuh waktu.

Bahkan, ketika Anda sudah tahu kesalahan Anda kemudian memperbaiki diri dan akhirnya suami mau untuk kembali pada Anda, mau untuk memperbaiki kesalahannya, suami Anda tidak serta merta bisa langsung lepas.

Dia masih akan tetap dibayang-bayangi oleh selingkuhannya. Itulah kenapa, biasanya klien saya yang sudah sudah berhasil mengembalikan suaminya melalui sarana spiritual Mustika Keharmonisan Rumah Tangga, biasanya langsung saya minta untuk memutuskan sukma suami dengan selingkuhannya melalui sarana Kristal Pemutus Cinta.

Jadi, Kristal Pemutus Cinta adalah sarana spiritual berupa batu alam yang bisa membantu memutuskan hubungan suami dengan selingkuhannya secara batiniah.

Sehingga nanti, insyallah akan benar-benar putus. Pasangan kalau mengatakan putus secara verbal, biasanya kenangan dan ikatan batin itu masih ada.

Jadi, perlu diputuskan secara batiniah juga melalui Kristal Pemutus Cinta.

Cara penggunaan Kristal Pemutus Cinta itu mudah sekali. Anda hanya perlu menyimpannya di kamar Anda, kemudian energinya tiap malam akan bekerja untuk keharmonisan rumah tangga Anda.

Khususnya, untuk memutuskan energi suami dengan selingkuhannya. Agar setelah dia putus dengan selingkuhannya, dia benar-benar bisa berhenti dan tidak lagi mengingat selingkuhannya.

Jika Anda mantap berikhtiar untuk mengembalikan keharmonisan rumah tangga Anda, silakan bisa menghubungi saya di nomor telepon 08111264401.

Atau klik chat WhatsApp otomatis pada link berikut >> Saya Siap Memaharkan Kristal Pemutus Cinta <<

Pria ini memang banyak maunya. Setelah memperbaiki hubungan dengan pernikahannya, setelah mau kembali pada istrinya, pria masih merindukan perselingkuhannya.

Dia ingin semuanya terpuaskan dalam sekali waktu. Mulai dari kehangatan rumah tangga dengan istrinya hingga kepuasan seks dengan seseorang yang baru.

Dan, seringkali yang membuat pria senang dengan perselingkuhannya adalah karena dia bisa menikmati hubungan seks tanpa ada tanggung jawab yang harus dipegang.

Tidak perlu membiayai hidup selingkuhannya secara full. Mungkin ada pria yang membiayai kos, bayarin kuliah hingga kebutuhan hidupnya, tapi tanggung jawab moril sebagai pasangan yang sah itu tidak ada.

Dan, ini seringkali yang menjadi beban bagi seorang pria. Nah, dalam perselingkuhan, pria tidak perlu bertanggung jawab secara penuh.

Ini yang membuat mereka merindukan perselingkuhan. Kucing-kucingan dengan istri, sembunyikan ini dan itu.

Alam bawah sadar pria itu suka tantangan, maka hal-hal seperti ini itu ngangenin bagi mereka.

Jadi, kalau suami Anda sudah mau kembali tapi masih sering mengingat selingkuhannya, segera diputus sukma suami dengan selingkuhannya melalui Kristal Pemutus Cinta.

Saya akan bantu melalui usaha spiritual tersebut untuk mengembalikan keharmonisan rumah tangga Anda. Untuk pemesanan silakan Anda bisa menghubungi saya dengan cara chat WhatsApp otomatis berikut.

>> Saya Siap Memaharkan Kristal Pemutus Cinta <<

Loading

Uang: Penyebab Perceraian Tertinggi di Indonesia

Membina rumah tangga adalah sebuah petualangan suka dan duka tiada akhir.

Kalau Anda menikah, kemudian berharap semua masalah akan terselesaikan begitu saja, maka Anda salah besar.

Karena setelah menikah, tantangan dalam hidup justru akan semakin banyak. Tuhan melihat, Anda tidak sendiri lagi. Tapi, sudah ada teman hidupnya.

Jadi, otomatis Tuhan akan tambah masalah Anda sehingga kalian bisa bekerjasama dalam menghadapi tantangan tersebut.

Berdasarkan penelitian yang saya baca, 65% pasangan di Indonesia tidak terbuka dalam masalah keuangan dan 47% nya banyak berkonflik yang masalahnya didominasi oleh masalah finansial.

Masalah finansial menjadi potensi konflik utama bahkan menyebabkan perceraian ketika sejak awal berpacaran kalian saling menutupi masalah keuangan.

Misalnya, si pria menunjukkan bahwa dirinya mampu, sangat mampu. Suka pamer pekerjaannya dan menutupi masalah keuangannya.

Tiap kali keluar kencan, dia selalu membawa Anda ke tempat mewah. Membelanjakan Anda barang-barang mewah. Membayar kost dan perawatan wajah Anda.

Tapi, yang sebenarnya terjadi si pria ini gajinya sangat pas-pasan. Bahkan kadang gali lubang tutup lubang.

Dia menunjukkan seolah mampu hanya agar si wanita masuk ke perangkapnya dan mau jalan bersamanya.

Si wanita, mengaku pandai mengatur keuangan dan tidak boros. Mengaku hidup sederhana dan tidak neko-neko. Tapi, ternyata dia penganut hedonisme.

Semua barang mewahnya adalah hasil kredit. Hutangnya segunung. Setelah mereka berdua menikah, akhirnya ketahuan semuanya.

Si pria tidak kaya-kaya amat. Si wanita punya punya banyak cicilan. Padahal, si wanita mau menikahi si pria agar tidak perlu susah-susah kerja tapi bisa menikmati hidup hedonnya.

Ternyata, ekspektasinya tidak sesuai. Di sini akan timbul konflik karena ketidakjujuran yang dibalut dengan gengsi.

Setelah memiliki anak, pengelolaan keuangan akan makin parah karena sejak awal sudah penuh dengan topeng. Dan, ketidakmampuan mereka memahami konsep keuangan dalam pernikahan.

Gaji suami segitu-gitu aja, sedangkan tuntutan istri dan kebutuhan anak makin banyak. Akhirnya, konflik makin menjadi-jadi disini.

Maka, kita sebagai pasangan sebelum menikah perlu sekali bertanya, gaji kamu habis buat apa?

Apakah kamu punya hutang atau cicilan atau tidak. Supaya nanti setelah menikah, tidak kaget.

Setelah menikah pun, perlu kalian bicarakan dengan pasangan. Misalnya, mengenai mindset kalian tentang uang.

Uang itu sumber masalah atau sumber kebahagiaan? Siapa nanti yang akan mengatur keuangan keluarga? Siapa penanggung jawab utama dalam menghasilkan uang? Suami atau suami istri?

Apakah setelah menikah, ada orang lain yang perlu ditanggung pasangan? Apakah itu adik suami, keponakan istri atau siapapun. Berapa budget yang kalian sediakan untuk orang lain ini?

Ini semua perlu dibicarakan bersama agar tidak terjadi konflik yang mendalam hingga menyebabkan perceraian karena masalah keuangan di kemudian hari.

Itulah sedikit tips untuk membantu membangun rumah tangga yang harmonis bagi Anda yang telah siap menikah.

Dan, tips ini adalah sebagian kecil dari materi lengkap yang saya ajarkan dalam Kelas Rumah Tangga.

Kelas Rumah Tangga adalah layanan online khusus untuk suami dan istri yang siap belajar untuk mengembalikan dan menguatkan keharmonisan rumah tangganya.

Materi yang saya sediakan lengkap, mulai dari menata komunikasi suami istri, membangun kehidupan seks yang sehat, mengatur keuangan keluarga, cara mengatasi konflik hingga cara mengatasi perselingkuhan pasangan.

Anda bisa menjadi member Kelas Rumah Tangga ini dengan cara mendaftar di nomor telepon 08111264401. Atau klik chat WhatsApp otomatis dengan cara klik link di bawah ini.

>> Mbak Meida, Saya Mau Konsultasi <<

Jika tips sederhana yang saya bagikan ini bisa bermanfaat bagi Anda, bayangkan jika Anda memiliki ilmu rumah tangga yang lebih lengkap.

Insyallah keharmonisan rumah tangga bukan lagi menjadi impian, tapi benar-benar akan menjadi milik Anda dan pasangan.

Loading

Apakah Benar Suami Bertahan karena Kecantikan Fisik Saja?

Crhistina Onassis adalah seorang pewaris kerajaan perkapalan Onassis yang meninggal di usia 37 tahun.

Di usia yang masih muda, 37 tahun ternyata dia sudah janda 4 kali dan ketika meninggal, dia mewariskan kekayaannya pada putri tunggalnya sebanyak $ 250 juta.

Kalau standar langgeng tidaknya sebuah hubungan adalah kecantikan seorang wanita, kenapa Christina Onassis kesulitan mendapatkan cinta abadinya? Kenapa dia bercerai sebanyak 4 kali di usia yang masih sangat muda, 37 tahun?

Apa yang kurang darinya? Dia sangat kaya, cantik dan memiliki segalanya.

Kalau langgengnya cinta pria adalah kecantikan istrinya, kenapa suami-suami Christina Onassis tidak ada yang betah? Usia pernikahannya paling lama adalah 14 bulan.

Kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Bahwa kecantikan fisik memang menarik, tapi untuk membuat pria bertahan ada sesuatu yang bersifat psikis atau qalbiyah.

Qalbiyah ini bahasa sederhananya adalah keramahan dan kelembutan. Pria mana sih yang betah dengan wanita yang selalu meninggikan suaranya, yang selalu menuntut minta dimengerti, tapi dia sendiri tidak pernah mau mengerti.

Hatinya keras dan tidak sulit patuh pada pria. Maka, tidak akan ada pria yang betah bersamanya.

Jadi, jika Anda perhatikan ada pasangan suami istri yang bertahan lama dan bahagia, kuncinya ada pada wanita yang mudah diajak kerjasama suami dengan keramahan dan kelembutan.

Satu contoh lagi, dalam keyakinan saya ada seorang Nabi akhir jaman panutan kita semua. Menikah pertama kali di usia 25 tahun dengan wanita berusia 40 tahun.

Kalau kita pikir pakai logika, wanita usia 40 tahun jika dibandingkan dengan wanita usia 25 tahun, secara fisik tentu lebih enak dipandang yang muda.

Belum ada kerutan, kulitnya masih segar dan kecantikannya lebih daripada usia di atasnya.

Tapi, kenapa Nabi memilih untuk menikahinya? Tentu ada kelebihannya, salah satunya karena Khadijah sangat keibuan.

Ketika Muhammad menerima wahyu melalui Malaikat Jibril, itu membuatnya takut, tegang dan merasa sendiri. Tidak ada seorangpun percaya pada Muhammad. Tapi, Khadijah menghibur dan mendukung suaminya di masa paling sulit dalam hidupnya.

Kalau Anda sekarang bagaimana? Apakah Anda melakukan hal yang sama? Atau ketika suami Anda dalam keadaan sulit, Anda justru menuntutnya agar lebih keras lagi bekerja agar Anda tidak tersiksa?

Itulah yang membuat suami makin tidak betah bersama Anda. Bukan karena Anda menua dan tidak cantik lagi.

Tapi, karena Anda tidak mampu menunjukkan keramahan dan kelemahlembutan yang sangat dibutuhkan pria.

Itulah sedikit tips untuk membantu membangun rumah tangga yang harmonis bagi Anda yang telah siap menikah.

Dan, tips ini adalah sebagian kecil dari materi lengkap yang saya ajarkan dalam Kelas Rumah Tangga.

Kelas Rumah Tangga adalah layanan online khusus untuk suami dan istri yang siap belajar untuk mengembalikan dan menguatkan keharmonisan rumah tangganya.

Materi yang saya sediakan lengkap, mulai dari menata komunikasi suami istri, membangun kehidupan seks yang sehat, mengatur keuangan keluarga, cara mengatasi konflik hingga cara mengatasi perselingkuhan pasangan.

Anda bisa menjadi member Kelas Rumah Tangga ini dengan cara mendaftar di nomor telepon 08111264401. Atau klik chat WhatsApp otomatis dengan cara klik link di bawah ini.

>> Mbak Meida, Saya Mau Konsultasi <<

Jika tips sederhana yang saya bagikan ini bisa bermanfaat bagi Anda, bayangkan jika Anda memiliki ilmu rumah tangga yang lebih lengkap.

Insyallah keharmonisan rumah tangga bukan lagi menjadi impian, tapi benar-benar akan menjadi milik Anda dan pasangan.

Loading

Tinggal Dimana Setelah Menikah?

Setelah menikah, suami wajib menyediakan tempat tinggal untuk istri sesuai dengan kemampuannya.

Selanjutnya, kalau suami sudah menyediakan tempat tinggal tersebut, maka istri wajib menerima tempat yang disediakan itu betapapun sederhananya dengan ikhlas.

Dan, pertanyaan tinggal dimana setelah menikah bukanlah pertanyaan yang bisa dilontarkan setelah menikah. Melainkan, harus didiskusikan bersama sebelum menikah.

Hal keliru yang sering dilakukan oleh banyak pasangan adalah diskusi tempat tinggal setelah menikah. Dan, akhirnya ini menjadi konflik bagi pasangan muda yang baru saja menikah.

Kalau sekarang Anda hendak menikah dan dihadapkan pada beberapa kemungkinan tempat tinggal, Anda bisa menjadikan ini sebagai pertimbangan berdua dengan pasangan.

Mempertimbangkan keuntungan dan madharatnya bagi masing-masing pihak.

Tempat tinggal pertama yang bisa jadi pilihan adalah tinggal di rumah sendiri.

Di sini, Anda bisa mengatur sendiri roda rumah tangga, Anda bisa belajar secara lebih leluasa untuk saling mengenal, memahami secara lebih baik dan sekaligus membina kepekaan.

Jika masing-masing telah memiliki kedewasaan yang cukup, maka tinggal berdua di rumah sendiri bisa makin menguatkan rasa cinta dan kasih sayang.

Dan, tinggal di rumah sendiri terpisah dari orangtua adalah pilihan terbaik karena akan menjadikan Anda sebagai keluarga yang kokoh serta mandiri.

Tempat tinggal kedua adalah mengontrak rumah.

Jika Anda belum sanggup untuk beli rumah atau membangun rumah sendiri, kemudian tidak ingin tinggal di tempat mertua karena ingin mandiri, dan solusinya adalah mengontrak, tidak masalah.

Tapi, perlu diingat! Mengontrak pun ada resikonya.

Contohnya, tiba-tiba diminta pindah, ketidaksiapan finansial untuk membayar atau mencari kontrakan baru, ketidaksiapan sosial untuk menghadapi masyarakat yang berbeda, adaptasi ulang baik untuk diri kita sendiri dan pasangan, juga untuk anak-anak.

Keadaan tempat tinggal yang tidak stabil dan selalu dihadapkan pada sejumlah kecemasan untuk melakukan penyesuaian diri adalah harga yang perlu Anda bayar.

Tempat tinggal ketiga adalah tinggal bersama orangtua.

Keluarga baru yang tinggal bersama orangtua sebagian besar karena desakan ekonomi, sehingga lebih baik dana yang tersedia dialokasikan untuk kepentingan lain.

Ada juga keluarga baru yang tinggal bersama orangtua, karena memang orangtuanya sudah renta maka perlu dijaga dan ditemani.

Resiko dari tinggal bersama orangtua tentu saja, sebagian besar urusan rumah tangga Anda akan dicampuri oleh mereka.

Karena cara pandang Anda dan mertua yang berbeda, apalagi kalian berasal dari generasi yang berbeda, otomatis suatu saat pasti akan timbul konflik.

Konflik ini sebenarnya bisa diredam ketika orangtua dan yang muda bisa mencoba saling memahami.

Yang muda belajar mengubah mindsetnya. Biasanya kita menganggap orangtua atau mertua itu selalu ikut campur.

Kita ganti dengan mindset bahwa dengan tinggal bersama orangtua, kita bisa belajar banyak dari pengalaman mereka.

Kedua, suami istri harus memiliki komunikasi yang baik. Kurang baiknya komunikasi suami istri bisa mengakibatkan gampang baper.

Ketiga, orangtua harus memiliki prasangka yang baik terhadap menantunya. 3 hal ini adalah kunci kedamaian tinggal di rumah mertua.

Itulah sedikit tips untuk membantu membangun rumah tangga yang harmonis bagi Anda yang telah siap menikah.

Dan, tips ini adalah sebagian kecil dari materi lengkap yang saya ajarkan dalam Kelas Rumah Tangga.

Kelas Rumah Tangga adalah layanan online khusus untuk suami dan istri yang siap belajar untuk mengembalikan dan menguatkan keharmonisan rumah tangganya.

Materi yang saya sediakan lengkap, mulai dari menata komunikasi suami istri, membangun kehidupan seks yang sehat, mengatur keuangan keluarga, cara mengatasi konflik hingga cara mengatasi perselingkuhan pasangan.

Anda bisa menjadi member Kelas Rumah Tangga ini dengan cara mendaftar di nomor telepon 08111264401. Atau klik chat WhatsApp otomatis dengan cara klik link di bawah ini.

>> Mbak Meida, Saya Mau Konsultasi <<

Jika tips sederhana yang saya bagikan ini bisa bermanfaat bagi Anda, bayangkan jika Anda memiliki ilmu rumah tangga yang lebih lengkap.

Insyallah keharmonisan rumah tangga bukan lagi menjadi impian, tapi benar-benar akan menjadi milik Anda dan pasangan.

Loading

Waktu yang Tepat untuk Berhias

Baiti Jannati. Rumahku surgaku. Siapa yang di sini ketika pulang ke rumah merasa sakitnya, lelahnya, jenuhnya, stresnya kemudian hilang seketika?

Karena merasakan rumahnya begitu menenangkan. Tenangnya di sini bukan karena peralatan rumah tangga yang lengkap.

Bukan karena ada ACnya. Bukan karena makanan-makanan lezat sudah disediakan pembantu, air hangat sudah disediakan oleh istri.

Melainkan karena suami dianugerahi seorang istri yang apabila dipandang, ia merasa semakin sayang.

Kepenatan selama di luar rumah, terkikis ketika memandang istri yang tercinta. Kesenangan-kesenangan di luar, menjadikan suami merasa jenuh. Karena rumahnya lah surganya.

Jadi, rumah yang serasa seperti surga kuncinya ada pada seorang istri yang menyenangkan ketika dipandang.

Lalu, bagaimana Mbak Meida apakah kita wajib berdandan setiap saat untuk membuat suami merasa rumahnya adalah surganya?

Tidak perlu setiap saat. Kalau setiap saat itu justru membuat suami takut, karena Anda boros. Minta jatah make up terus.

Jadi, ada waktu-waktu tepat untuk berhias. Dimana ketika Anda berhias di waktu tersebut, suami akan mengingat kecantikan Anda sepanjang waktu.

Ini adalah waktu ajaib, dimana ketika suami melihat Anda dalam keadaan rapi, menarik dan wangi, itulah yang tertanam di dalam benaknya setiap saat.

Kapan saja waktu itu? Silakan siapkan bolpoin dan catat waktu-waktu penting ini.

Waktu pertama dimana Anda harus berdandan rapi dan menarik adalah ketika suami akan pergi. Pergi kemana? Berangkat kerja misalnya.

Di awal-awal pernikahan, mungkin Anda masih rajin berdandan secara sempurna. Tapi, setelah pernikahan berjalan beberapa waktu, kalian telah dikaruniai beberapa anak, mana mungkin sempat untuk berdandan lengkap?

Tapi, ada satu waktu penting yang tidak boleh Anda lupakan yakni saat pagi hari suami akan pergi bekerja.

Anda harus menemaninya sarapan dalam keadaan cantik dan menyejukkan mata. Tampilkan wajah ceria dan senyum yang berseri-seri.

Dan, sungguh ini sudah cukup untuk membuat suami kembali jatuh cinta lagi pada Anda.

Pagi hari adalah stressful-time. Waktu yang paling mudah menimbulkan stres. Apalagi jika di kantor suami Anda sudah ditunggu dengan setumpuk pekerjaan.

Nah, sebagai istri Anda harus mengusahakan untuk berdandan rapi, menarik dan wangi. Tidak harus heboh dandannya, yang penting tidak awut-awutan dan bau.

Inilah yang akan diingat suami ketika berangkat kerja. Seharian bekerja, suami akan mengingat wajah berseri-seri Anda hingga dia terdorong syahwatnya untuk segera pulang dan menuju malam hari.

Waktu kedua adalah ketika suami pulang ke rumah.

Entah itu pulang bekerja karena rutinitasnya sehari-hari maupun pulang dari perjalanan jauh pada larut malam.

Bagi seorang pria, rumah bukan sekedar rumah. Rumah adalah tempat menentramkan, tempatnya beristirahat dan melepas penat.

Maka, sebagai istri yang bijaksana Anda tidak perlu banyak bertanya dengan kesibukan suami di luar rumah.

Cukup berdandan rapi, menarik dan wangi kemudian bersiaplah menyambut suami Anda dengan senyuman.

Pasti, suami akan merasakan ketenangan bahkan bergairah melihat Anda. Ingat! Tidak perlu banyak bertanya.

Karena bagi pria, rumah adalah tempat beristirahat. Setelah pulang ke rumah, masih Anda minta untuk bicara lagi, itu sebuah pekerjaan bagi pria.

Jadi, cukup dandan saja kemudian pandang suami Anda dengan mata penuh kerinduan dan ini pasti akan membuat suami Anda luluh rasa capeknya, luluh pula gumpalan-gumpalan emosi serta rasa tertekan di kantornya.

Setelah itu, berikan pelayanan terbaik dan suami Anda secara otomatis nanti akan mau bercerita sendiri pada Anda mengenai kesehariannya tanpa perlu ditanya.

Waktu ketiga adalah ketika beranjak ke pembaringan.

Berhias akan membuat suami Anda merasa lebih sejuk dan teduh ketika berdekatan dengan Anda di atas ranjang.

Malam hari menjelang tidur adalah waktu yang tepat untuk bermesraan dengan pasangan, maka gunakan kesempatan ini berdandan lebih optimal spesial untuk suami Anda.

Bangun keakraban dengan mengobrol, berpegangan tangan, mengusap rambut, mengecup kening, kemudian membicarakan keseharian kalian masing-masing.

Anda tidak perlu bertanya pada suami, kalau malam suka gak istrinya dandan? Tidak penting. Dandan saja dan gunakan pakaian yang menarik, sudah pasti suami Anda suka.

Jangan malu untuk menunjukkan rasa cinta Anda pada suami melalui usaha Anda dalam berdandan dan menyenangkan hatinya ini.

Itulah sedikit tips untuk membantu mengembalikan keharmonisan rumah tangga Anda.

Dan, tips ini adalah sebagian kecil dari materi lengkap yang saya ajarkan dalam Kelas Rumah Tangga.

Kelas Rumah Tangga adalah layanan online khusus untuk suami dan istri yang siap belajar bersama saya untuk mengembalikan dan menguatkan keharmonisan rumah tangganya.

Materi yang saya sediakan lengkap, mulai dari menata komunikasi suami istri, membangun kehidupan seks yang sehat, mengatur keuangan keluarga, cara mengatasi konflik hingga cara mengatasi perselingkuhan pasangan.

Anda bisa menjadi member Kelas Rumah Tangga ini dengan cara mendaftar di nomor telepon 08111264401. Atau klik chat WhatsApp otomatis dengan cara klik link di bawah ini.

>> Mbak Meida, Saya Mau Konsultasi <<

Jika tips sederhana yang saya bagikan ini bisa bermanfaat bagi Anda, bayangkan jika Anda memiliki ilmu rumah tangga yang lebih lengkap. Insyallah keharmonisan rumah tangga bukan lagi menjadi impian, tapi benar-benar akan menjadi milik Anda dan pasangan.

Loading

Surat Gugatan Cerai Sudah Siap! Tiba-tiba Suami Pulang dan Gagal Bercerai

Testimoni Minyak Peluluh Hati Suami

Jadi, klien saya ini memaharkan sarana spiritual minyak khusus untuk membantu meluluhkan hati suaminya. Dan, saya lengkapi dengan tasbih untuk dijadikan sarana ketika berdoa atau melakukan wirid.

Dan, alhamdulillah ini adalah testimoni real bahwa suaminya kembali dalam waktu kurang dari 7 hari.

Tentu saja, keajaiban ini terjadi karena 2 hal. Pertama, karena klien saya ini melakukan ikhtiar secara sungguh-sungguh sesuai dengan bimbingan yang saya berikan.

Kedua, dia meminta kepada Yang Maha Kuasa untuk membalikkan hati suaminya.

Bukan karena saya, tapi keajaiban ini murni karena belas kasih Tuhan kepada hambaNya yang mau berusaha.

Dan, usaha yang dilakukan klien saya tidak hanya berdoa tapi juga mencari perantara melalui tasbih yang saya sediakan.

Masalahnya cukup rumit dan bagi saya sudah di ujung tanduk karena suaminya itu sudah datang dengan membawa berkas gugatan cerai.

Parahnya lagi, pernikahan mereka ini baru berusia 2 bulan dan sejak awal tidak disetujui kedua orangtua dari si suami.

Bagi saya ini cukup rumit. Tapi, yang membuatnya rumit sebenarnya bukan pada restu orangtua atau pernikahannya yang masih seumur jagung.

Yang rumit adalah ketika pernikahan sudah di ujung tanduk. Ketika salah satu pihak sudah mengajukan gugatan.

Ini sudah sangat fatal dan cukup sulit untuk mengembalikan energinya. Tapi, karena saya yakin bahwa setiap masalah itu pasti ada solusinya.

Dan, saya juga yakin bahwa Tuhan itu Maha Membolak-balikkan hati, keyakinan inilah yang saya tularkan pada klien saya.

Ketika dia yakin terhadap kekuasaan Tuhan, maka tiap arahan dan bimbingan yang saya berikan klien saya ini akan ikhlas menjalankannya.

Berbeda ketika sudah memaharkan sarana spiritual dari saya, tapi dia tidak yakin terhadap kekuasaan Tuhan, dia akan menganggap saya sebagai jinni yang bisa memberikan keajaiban dalam sekali ting.

Kalau belum menampakkan hasil, orang-orang seperti ini akan cenderung menuntut saya untuk mengabulkan doanya.

Jadi, ketika memang Anda mantap meminta bantuan dari saya maka jadilah seperti klien saya ini.

Yang yakin pada kekuasaan Tuhan dan mudah diajak kerjasama sehingga, hasilnya pun bisa optimal.

Dalam waktu kurang dari 7 hari dengan masalah cukup pelik karena suami sudah mengajukan gugatan, tapi hasilnya suaminya benar-benar bisa kembali.

Saya sangat bersyukur dengan hal ini dan saya berdoa semoga kemudahan seperti ini menular pada klien-klien lain yang berkonsultasi pada saya.

Nah, bagi Anda yang memiliki masalah apapun dalam rumah tangga silakan bisa konsultasi melalui kontak di 08111264401.

Loading

Copyright © 2026 Mbak Meida
WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp