Suami Cari-cari Kesalahan Istri agar Cerai! Atasi Pakai Strategi Ini

Jadi, klien saya kali ini rumah tangganya sedang berada di ujung tanduk. Sang suami sudah berselingkuh selama kurang lebih 3 tahun dan tengah minta ijin untuk menikah lagi. Jika sang istri tak mau dipoligami, maka sang suami akan menceraikan istrinya.

Klien saya tentu tidak menginginkan hal ini. Klien saya inginnya suaminya kembali setia dan membangun rumah tangga harmonis bersama.

Nah, dalam kondisi genting seperti ini suami klien saya terus menerus mencari-cari kesalahan klien saya. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar suami mudah menceraikan klien dengan kesalahan tersebut.

Disini posisi klien saya sangat terdesak. Beliau sangat berhati-hati dalam bersikap maupun berkata-kata. Saya pun menyarankan klien untuk lebih banyak di rumah saja. Fokus melayani suami dan jangan sampai menyulut emosi suami.

Karena kesalahan sedikit saja bisa membuat sang suami murka, melebih-lebihkan kesalahan istri, menyulut konflik besar sehingga hal ini bisa dijadikan senjata bagi suami untuk menceraikan istrinya.

“Jika saya juga berada pada posisi seperti ini, apa yang harus saya lakukan Mbak Meida?”

Ada satu hal yang saya sarankan dan wajib dilakukan oleh klien, yakni berusaha tampil sempurna di depan suami. Kalau ingin menangis, marah, mengumpat, berontak, silakan lakukan saat ibu sendiri tanpa ada suami.

Di depan suami, ibu harus kuat, kokoh, tegak berdiri dan pantang menyerah. Jangan sampai ada celah sedikit saja yang bisa merusak emosi suami hingga menyulut konflik.

“Waduh, itu kan berat Mbak Meida?”

Ya tentu tidak mudah ibu. Karena tujuan ibu disini untuk mengembalikan keharmonisan rumah tangga. Maka, harus ada proses ikhtiar yang perlu ibu bayar.

Jika saat ini ibu sedang berada dalam kondisi ini, sudah menerapkan tips yang saya bagikan tadi tapi belum berhasil, silakan jangan sungkan menghubungi saya melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor konsultasi +628586 7777 797. Kemudian jelaskan detil masalah rumah tangganya seperti apa.

Karena saat ibu mampu menceritakan masalah rumah tangganya secara detil, saya juga akan lebih mampu memberikan solusi dan treatment yang tepat sesuai dengan masalah yang ibu alami.

Bimbingan rumah tangga di tempat saya ini bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu seperti saat ibu curhat pada teman atau keluarganya.

Apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C, keputusan yang harus ibu ambil dsb akan saya bantu arahkan berdasarkan realitas.

Kemudian saya lengkapi bimbingan dengan ikhtiar spiritual menggunakan energi doa dan buka aura. Ini yang paling penting.

Karena terkadang, perubahan baik kita melalui penampilan fisik tidak begitu berpengaruh jika aura atau medan energi yang mengelilingi tubuh belum dibersihkan dan diperkuat.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal. Karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, jangan segan menghubungi saya.

>> Saya Siap Berikhtiar Melalui Bimbingan Mbak Meida <<

Loading

Istri Wajib Hindari 3 Sikap Ini agar Tak Terus Diinjak-injak Suami

Beberapa waktu lalu saya dapat curhatan dari klien saya. Beliau mengatakan bahwa, “saya ini sudah mencoba mengalah pada suami Mbak. Dia marah, saya diam. Dia merendahkan, mencaci, menghardik saya, saya diam. Dia pulang pergi seenaknya, saya diam. Dia menyuruh saya, saya patuh.”

“Dengan semua sikap kerendahan hati saya ini, kenapa saya justru diinjak-injak suami Mbak?”

Apakah ada ibu-ibu yang mengalami masalah ini? Jika iya, bersyukurlah karena pada kesempatan kali ini saya akan mengajarkan ibu untuk menghindari 3 sikap yang bisa membuat ibu makin diinjak-injak suami.

Sebelumnya, silakan ibu bisa catat nomor konsultasi saya lebih dulu yakni +628586 7777 797. Pada nomor tersebut, ibu bisa menghubungi saya melalui chat WhatsApp maupun telepon kemudian menjelaskan detil masalah rumah tangganya seperti apa.

Bimbingan rumah tangga di tempat saya bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu seperti saat ibu curhat pada teman atau keluarganya.

Apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C, keputusan yang harus ibu ambil dsb akan saya bantu arahkan berdasarkan realitas.

Kemudian saya lengkapi bimbingan dengan ikhtiar spiritual menggunakan energi doa dan buka aura. Ini yang paling penting.

Karena terkadang, perubahan baik kita melalui penampilan fisik tidak begitu berpengaruh jika aura atau medan energi yang mengelilingi tubuh belum dibersihkan dan diperkuat.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal. Karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, jangan segan menghubungi saya.

>> Saya Siap Berikhtiar Melalui Bimbingan Mbak Meida <<

Sikap pertama yang harus ibu hindari agar tak diinjak-injak suami adalah BERGANTUNG secara emosional maupun finansial.

Contoh, ibu sama sekali tidak bekerja. Tidak memiliki kemampuan apapun untuk menghasilkan karya maupun pemasukan. Selain itu, ibu juga meletakkan kebahagiaan ibu pada suami. Ibu meletakkan harga diri ibu pada status istri.

Ibu merasa tidak bisa melanjutkan hidup dengan lebih baik jika tidak memiliki suami seperti suami ibu. Nah, ini disebut dengan ketergantungan emosional. Mulai sekarang, belajarlah untuk mandiri. Baik secara finansial maupun emosional.

Sikap kedua yang harus ibu hindari agar tak diinjak-injak suami adalah tidak berani memberikan konsekuensi. Misalnya, ibu tahu suami selingkuh berkali-kali.

Berkali-kali itu pula ibu memaafkan tanpa memberikan konsekuensi pada sikap suami. Ibu hanya meminta suami untuk berhenti, lalu menerima dan memaafkan kembali. Tak berani memberikan konsekuensi adalah sikap yang harus ibu hindari jika tak mau diinjak-injak suami.

Sikap ketiga yang harus ibu hindari agar tak direndahkan suami adalah sikap menye-menye alias tidak tegas. Ibu harus ingat, ibu adalah ratu rumah tangga yang berhak membuat keputusan.

Ibu harus berani menyuarakan pendapat dan membuat keputusan yang terbaik untuk diri ibu sendiri sehingga dari sinilah suami akan melihat bahwa ibu punya kuasa serta harga diri. Ini membuat suami segan dan menghormati ibu sehingga dia tak lagi berani menginjak-injak ibu.

Seperti itu saran dari saya, saya berharap mulai sekarang ibu lebih berani menunjukkan nilai dirinya sehingga tak mudah disia-siakan suami.

Loading

Wajib Coba! Mengunci Sukma Suami Sambil Santai dan Tiduran

“Wah Mbak Meida ini, makin hari kontennya makin ngaco aja”

“Istri yang berikhtiar, berjuang mati-matian, melayani suami sampai jungkir balik dan tidak peduli pada mental sendiri saja masih tidak berhasil mengunci birahinya. Suami saja masih selingkuh!”

“Lha ini kok ada, mengunci sukma atau birahi suami sambil santai dan tiduran. Mana mungkin Mbak!”

Nah, mungkin ada ibu-ibu yang berpikiran seperti ini. Apakah benar ibu-ibu?

Sebelum saya lanjutkan, seperti biasa saya minta tolong pada ibu-ibu semuanya disini untuk membagikan link live streaming saya lebih dulu.

Boleh dibagikan di grup WhatsApp, grup Facebook atau dibagikan ke siapapun yang menurut ibu membutuhkan materi ini.

Siapa tahu dengan membagikan materi ini, kemudian teman, kerabat atau saudara ibu ikut bergabung dan terinspirasi dari sini ya.

Sehingga mereka jadi lebih mudah mendapatkan solusi dari permasalahan yang sedang mereka hadapi. Inshallah ini akan jadi ladang pahala juga bagi ibu.

Sudah dibagikan ya? Alhamdulillah, terima kasih. Baiklah, sekarang kita lanjutkan.

Saya ingin tahu dulu nih, siapa ibu-ibu disini yang tertarik banget ingin mengunci sukma suami supaya fisiknya, pikirannya dan birahinya itu fokus pada ibu seorang.

Ayo angkat tangannya! Nah, selama ini apa saja yang sudah ibu lakukan untuk membuat suami setia hanya pada ibu. Ikhtiar apa saja yang sudah ibu lakukan. Ayo tulis cepet di kolom komentar, saya pingin tahu seberapa jauh ikhtiar ibu menjaga suaminya.

—– baca komentar ———

Beberapa waktu lalu, saya ada seorang klien yang telah memaharkan Kalung Sakinah tapi beliau kesulitan untuk menyelaraskan pikiran, perasaan dan sikap keseharian.

Jadi, tiap klien yang telah berkomitmen ikhtiar bersama saya melalui wasilah sarana spiritual, saya memberikan arahan bahwa  pikiran, perasaan dan sikap keseharian harus selaras. 3 elemen dalam diri ini harus selaras.

Misalnya, ibu ingin mengembalikan kesetiaan suami. Ibu ingin memutuskan hubungan suami dengan pelakor. Ini keinginan ibu yang berjalan di pikiran ibu.

Tapi perasaan ibu masih ada rasa jijik sama suami, “duh aku gak tahan Mbak Meida kalau masih harus melayani suami. Saya jijik, jengkel, benci, saya pingin tonjok mukanya soalnya suami tidak menunjukkan rasa bersalah sama sekali.”

Nah, disini 2 elemen yakni pikiran dan perasaan ibu sudah berjalan tidak selaras. Tapi di sisi lain, sikap keseharian ibu, ibu masih tetap melayani suami. Ibu mencoba, memaksakan diri untuk menyiapkan pakaian suami, menyediakan makanan untuk suami dsb.

Jika 3 elemen ini tidak berjalan selaras, maka terjadilah yang namanya konflik mental. Hajat ibu yakni mengembalikan keharmonisan dengan suami, mengunci sukma suami, memutuskan suami dengan pelakor sulit tercapai.

Karena apa? Karena terjadi konflik mental. Pikiran, perasaan dan tindakan ibu TIDAK SELARAS. Nah, saya jujur saja, menyelaraskan 3 elemen ini adalah hal TERSULIT.

Istri sudah diselingkuhi suami, bahkan ada yang sampai suaminya ini berzina dengan pelakor. Ada juga yang sampai selingkuhannya hamil, istri mana yang tidak jengkel dan kecewa berat sama suaminya?

PASTI! Tidak pakai inshallah lagi, ibu jengkel, marah, kecewa, sedih dan tidak mudah menerima suami kembali. Tapi lagi-lagi karena keadaan seperti ibu yang masih mempertimbangkan anak, kemampuan finansial, masih sayang pada suami dsb, maka ibu mencoba mempertahankan segalanya.

Nah, disinilah tantangan yang harus diselesaikan istri yang mantap berikhitar dengan saya. Yakni, belajar menyelaraskan pikiran, perasaan dan tindakan. Harus selaras dengan hajatnya.

Tapi, tidak masalah jika ibu-ibu belum bisa menyelaraskan ketiga hal tersebut. Memang perlu belajar perlahan dan saya tidak akan memaksakan kehendak.

Nanti saat ketiga elemen ini, perasaan, pikiran dan tindakan kok sudah selaras, inshallah ibu akan sangat mudah mengunci birahi suami sambil santai dan tiduran persis seperti judul yang saya buat.

Dimanapun tempatnya, ibu hanya perlu baca doa khusus yang saya buat, yang biasanya saya sertakan dalam buku panduan Cincin maupun Kalung Sakinah. Dalam keadaan santai, tiduran, rebahan, dibaca saja, dihayati, nanti inshallah pelan-pelan sukma suami akan terkunci otomatis.

Ini adalah kekuatan energi dari doa, pikiran, perasaan dan tindakan yang bersatu. Saat semua elemen ini sudah selaras, medan energi atau aura yang mengelilingi tubuh ibu akan bekerja semacam magnet yang menarik segala hal yang selaras dengan pikiran, perasaan, tindakan dan doa kita.

Jadi, tidak perlu fokus berdoa secara “mrekenteng”, tidak harus berdoa hanya pada waktu-waktu tertentu saja, boleh kapanpun dan dimanapun membaca doa afirmasi yang saya ciptakan khusus sesuai hajat ibu.

Saat masak, berkendara, bekerja, main HP, rebahan, tiduran, santai-santai sambil ngeteh, batinnya ibu sambil komat kamit baca doa, inshallah ini akan memperkuat medan energi tubuh ibu untuk menarik hajat yang ibu inginkan. Seperti mengunci birahi suami, menjaga keharmonisan rumah tangga dsb.

“Nah, bagaimana caranya agar saya bisa dapat doa dan panduan berdoanya ini Mbak Meida?”

Untuk ini, perlu berkomitmen ikhtiar dulu mengikuti bimbingan spiritual rumah tangga saya. Silakan boleh chat WhatsApp, telepon di nomor +628111 26 4401. Atau bisa kirim pesan melalui DM instagram, inbox facebook, pesan langsung di TikTok.

>> Saya Siap Ikhtiar Mengikuti Arahan Mbak Meida <<

Loading

Perhatikan! Suami Soleh Bisa Tergoda Selingkuh karena Hal Sepele Ini

Kebanyakan orang awam khususnya para istri menganggap suami yang paham ilmu agama adalah suami yang sempurna. Karena dia pasti akan memperlakukan istri dengan penuh welas asih dan tidak mengkhianati. Sama Tuhan saja setia, apalagi sama ciptaanNya.

Nah, kurang lebih seperti itu cara berpikir kita. Tapi, seorang pria dengan pemahaman ilmu agama yang baik tidak menjadi jaminan dia akan setia.

Ada satu hal sepele yang mudah membuat orang-orang soleh ini tergoda. Apa sih hal sepele itu? Yuk kita bahas bersama-sama.

Hal sepele yang mudah membuat suami soleh tergoda adalah RASA KASIHAN.

Ini adalah godaan terberat seorang suami soleh. Karena saking solehnya dia, dia tidak mampu menolak permintaan bantuan dari siapapun. Termasuk wanita.

Semua hal di iya kan. Karena menurut suami soleh, membantu adalah hal yang baik. Tapi, dibalik kebaikannya ini ada istri yang sering diuji kesabarannya.

Menurut sang istri, suami tidak perlu bersikap seramah dan sebaik itu pada wanita. Istri khawatir jika wanita lain yang sering dibantu suaminya ini jadi baper. Jadi berpikir bahwa, “jangan-jangan suami orang ini jatuh cinta sama aku, kok dia sering bantuin aku.”

Padahal sering dibantu karena memang suami soleh ini tadi adalah orang yang baik. Orang yang tak mampu menolak permintaan orang lain.

Nah, pada kondisi seperti ini jika diterus-teruskan maka berbahaya. Kebaikan hati dan rasa kasihan dari suami soleh akan dimanfaatkan wanita lain untuk digoda.

Jadi, suami soleh yang bisa selingkuh memang kebanyakan karena dia tidak mampu membuat batasan mana orang yang bisa dibantu, mana yang tidak. Mana kondisi yang memang benar-benar butuh bantuan dan mana situasi yang menjebak.

Lalu, apa yang harus dilakukan istri dari suami soleh? Melihat suaminya yang tak mampu menolak permintaan dari wanita lain, apakah istri harus diam saja?

Tentu tidak! Ibu juga harus bersikap tegas membantu membentengi suaminya yang soleh dari godaan wanita lain.

“Lalu, bagaimana cara membentenginya Mbak Meida?”

Ibu bisa berikthiar dengan memanfaatkan Kalung Sakinah. Ini merupakan kalung emas asli dengan energi yang saya fokuskan untuk mengunci fokus, birahi, cinta dan kesetiaan suami hanya untuk ibu. Ibu hanya perlu mengenakan kalungnya seperti kalung pada umumnya.

“Kok sedikit aneh sih Mbak! Bagaimana mungkin sebuah kalung emas bisa membuat birahi suami terkunci?”

Bagi ibu-ibu yang baru mengikuti saya, mungkin belum memahami ya bagaimana sebuah kalung emas bisa ada energi spiritualnya untuk membuat suami setia. Sekarang, saya akan jelaskan secara singkat.

Dalam buku “Pesan Rahasia Sang Air untuk Manusia”, dijelaskan bahwa air mampu mendengar, diisi energi positif dan dijadikan media obat.

Semakin kuat konsentrasi dan niat kita, semakin positif muatan energi dalam tubuh kita, maka semakin dalam pula pesan yang masuk dan tercetak dalam molekul-molekul air.

Tubuh kita sendiri dikelilingi medan energi atau aura yang mengeluarkan getaran. Getaran ini bisa positif maupun negatif. Bisa kuat maupun lemah.

Semakin positif dan kuat getaran energi ini, kinerjanya semakin baik untuk disalurkan atau dipindahkan ke media tertentu seperti perhiasan.

Contoh Kalung Sakinah. Ini berupa kalung emas asli yang bisa dikenakan wanita dengan nyaman dan mempercantik penampilan fisik ibu. Ditambah lagi diisi energi positif dengan doa khusus untuk membuka aura cantik ibu.

Maka cantiknya penampilan ibu tak hanya dilihat secara nyata melalui fisik ibu, tapi juga bisa dirasakan melalui getaran-getaran energi di sekeliling tubuh ibu.

Sehingga suami lebih nyaman berdekatan dengan ibu, terbuka komunikasinya, lebih tenang emosinya sehingga hal-hal baik inilah yang akhirnya mampu mengunci birahi suami.

Membuat suami ibu jadi lebih fokus pada ibu dan tak mudah tergoda oleh wanita lain. Karena merasakan getaran energi positif ibu ketika mengenakan Kalung Sakinah ini tadi.

Nah, bagi ibu yang siap berikhtiar melalui Kalung Sakinah untuk menjaga suaminya yang soleh tadi, silakan bisa hubungi nomor konsultasi melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Kalung Sakinah <<

Loading

Dimaafkan tapi Ngelunjak! Coba Ini agar Suami Total Berhenti Selingkuh

Kenapa suami yang selingkuh, tiap kali dimaafkan selalu ngelunjak? 

Bentuk ngelunjaknya itu macam-macam. Ada yang makin terang-terangan selingkuh di depan istri, angkat telepon di depan istri sambil senyum-senyum. Ada yang berani main ke rumah pelakor ijin dulu ke istri dsb.

“Mbak Meida, saya mencoba ikutin tipsnya untuk memaafkan suami tapi hasilnya seperti ini zonk! Dia malah makin ngelunjak dan tidak sadar.”

Nah, kurang lebih seperti ini keluhan ibu-ibu yang sudah mengikuti beberapa tips yang saya bagikan di YouTube ya.

Sebelum saya jelaskan lebih lanjut, silakan ibu catat dulu nomor konsultasi saya di +628111 26 4401. Di nomor tersebut, ibu bisa menghubungi saya melalui chat WhatsApp maupun telepon kemudian menjelaskan detil masalah rumah tangganya seperti apa.

Bimbingan rumah tangga di tempat saya bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu seperti saat ibu curhat pada teman atau keluarganya.

Apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C, keputusan yang harus ibu ambil dsb akan saya bantu arahkan berdasarkan realitas.

Kemudian saya lengkapi bimbingan dengan ikhtiar spiritual menggunakan energi doa dan buka aura. Ini yang paling penting.

Karena terkadang, perubahan baik kita melalui penampilan fisik tidak begitu berpengaruh jika aura atau medan energi yang mengelilingi tubuh belum dibersihkan dan diperkuat.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal. Karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, jangan segan menghubungi saya.

>> Saya Siap Berikhtiar Melalui Bimbingan Mbak Meida <<

Penyebab kenapa suami yang selingkuh dan dimaafkan, tapi makin ngelunjak adalah karena ibu tidak tegas memberikan konsekuensi. Dan, ibu tidak konsisten dengan konsekuensi yang ibu berikan.

Ibu terlalu bermurah hati pada suami. Ibu terlalu baik hati, ibu terlalu banyak berkorban. Ibu rela terus diinjak-injak. Itu penyebabnya.

Contoh, ibu membuat kesepakatan dengan anak. Tiap kali selesai main, anak harus membereskan mainan sendiri. Jika tidak dilakukan, ibu memberikan konsekuensi berupa tidak dapat uang jajan.

Ternyata saat anak masih tak mau membereskan mainannya, ibu masih tetap memberikan uang jajan. Ibu tidak tegas dengan konsekuensi yang ibu berikan. Karena ibu kasihan pada anak.

“Aduh, saya gak tega Mbak Meida! Saya kasihan sama anak.”

Justru lebih kasihan lagi, jika ibu tidak bersikap tegas pada anak. Lama-kelamaan akan tumbuh sikap tidak bertanggung jawab dalam diri anak. Dia yang bikin berantakan, dia juga yang harusnya membereskan.

Ketegasan ibu pada anak membantu anak tumbuh sebagai pribadi bertanggung jawab. Ketidaktegasan ibu dalam memberi konsekuensi pada anak, membuat anak tumbuh sebagai pribadi yang seenaknya sendiri dalam bersikap.

Sama halnya dengan suami. Ketika memaafkan suami yang selingkuh, biasanya istri hanya sekedar memaafkan. Dia tidak sembari memberikan konsekuensi, “nanti kalau kamu mengulanginya lagi maka saya akan berbuat A, B, C, D dst.”

Konsekuensi ini harus jelas berupa tindakan. Dan, saat suami melakukan kesalahan yang sama, ibu harus berani tegas memberikan konsekuensi.

Jika ibu tidak tegas memberikan konsekuensi, maka konsekuensi yang ibu berikan pada suami di awal akan dianggap suami sebagai ancaman kosong.

Nah, mulai sekarang beranilah menyusun konsekuensi. Buatlah minimal 3 konsekuensi untuk suami jika berani selingkuh lagi. Mulai dari konsekuensi ringan, sedang hingga yang terberat yakni minta pisah.

Inshallah dengan cara bersikap tegas dan berani ambil keputusan, kesempatan memaafkan yang ibu berikan pada suami tidak akan disia-siakan.

Loading

Khusus LDM! Begini Cara Mengunci Titik Erotis Suami Jarak Jauh

Apakah yang berkumpul sore ini adalah para istri yang ditinggal jauh sama suaminya? Coba mana suaranya, saya ingin tahu siapa saja istri yang suaminya merantau jauh. Jadi, terpaksa untuk tidak tinggal bersama.

Coba sini ditulis suka dukanya selama menjalani pernikahan jarak jauh dengan suami. Tulis di kolom komentar, saya ingin baca satu per satu.

——– baca komentar ——-

Baiklah, luar biasa sekali perjuangan suami istri ini dalam menjaga marwah rumah tangganya. Saya yakin, tidak ada suami dan istri yang ingin tinggal secara terpisah.

Hanya saja karena keadaan seperti suaminya bekerja di kapal, abdi negara, ASN yang kebetulan ditempatkan di sebuah pulau tertentu atau karyawan swasta yang ditempatkan perusahaannya di negara tertentu.

Inilah yang membuat kalian terpaksa untuk menjalani pernikahan secara jarak jauh. Jadi, saya yakin tidak ada suami istri yang ingin terpisah. Semuanya, pasti ingin tinggal bersama.

Jadi, kalau saya ketemu klien yang mengaku LDM, pasti saya terenyuh. Beliau ini mau memaharkan di tempat saya atau tidak, tetap saya doakan. Karena ikthiar dan perjuangan pasangan LDM itu tidak mudah.

Suami istri yang bersama saja, banyak godaannya. Apalagi yang berjauhan. Jadi, disini saya mau mengapresiasi pasangan LDM.

Kalian luar biasa. Ikhtiar kalian jos! Mantul! Dan, saya yakin Tuhan akan selalu menyertai langkah ibu-ibu semuanya. Serta mempermudah segala urusan kalian. Inshallah.

Nah, sekarang saya mau cerita sedikit mengenai kisah klien saya yang berhasil mengunci titik erotis suami secara jarak jauh melalui sarana spiritual Kalung Sakinah.

Awalnya, klien saya ini ragu dengan ikhtiar melalui Kalung Sakinah.

“Mbak, saya di Probolinggo, suami di Taiwan”

“Apa mungkin mengembalikan cintanya pakai Kalung Sakinah?”

“Suami asyik sama selingkuhannya. Dia sudah lupa sama saya. Sudah jarang memberi kabar dan jatah bulanan.”

“Saya sekarang berusaha mandiri untuk memenuhi kebutuhan anak-anak”

Klien saya ini pesimis sebelum mulai ikhtiar. Karena jaraknya jauh dan minim komunikasi.

“Apakah ikhtiar spiritual ini akan berhasil, Mbak Meida?”

Saat ada klien bertanya pada saya tentang keberhasilan, selalu saya kembalikan lagi klien. Apa tujuannya berikhtiar. Seberapa mantap berikhtiar dengan saya?

Karena 2 hal ini sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan. Ketika seseorang tidak mantap dengan pilihannya, maka cara berpikir dan tindakannya juga penuh keragu-raguan.

Tapi, ketika ibu memantapkan hatinya saat akan berikhtiar, maka tiap pikiran, ucapan dan tindakan ibu, ada energi optimisnya.

Energi optimis ini sangat membantu lho! Ibu jadi lebih berani bersikap tegas, berani mengambil resiko, mengurangi stres dan tertekan dan selalu fokus pada solusi. Kalau sudah pada kondisi seperti ini, inshallah hajat ibu bisa cepat tercapai. Karena fokus pada solusi itu tadi.

Nah, klien saya tadi pada akhirnya mantap berikhtiar melalui Kalung Sakinah. Mungkin beberapa follower baru saya, belum mengetahui bagaimana sebuah kalung emas bisa membantu mengunci birahi suami yang jauh dari jangkauan istri.

Saya jelaskan sedikit secara logika ya. Ini saya kutip dari para ahli Fisika Kuantum. Mereka menyatakan bahwa segala yang ada di dunia ini berasal dari ruang hampa berupa energi bergetar yang tidak tampak.

Ketika manusia mencapai tingkatan spiritual kesadaran kuantum, maka dalam diri manusia tersebut berlaku hukum Fisika Kuantum.

Kesadaran Kuantum adalah teori kesadaran yang mendasari keterhubungan manusia dengan segala sesuatu. Didasarkan pada fakta bahwa medan kuantum dapat menjangkau segala sesuatu bahkan yang terjauh dan multi dimensi.

Jadi, bahasa sederhananya melalui media energi kita bisa menjangkau segala sesuatu. Secara energi, hidup kita itu tidak ada batasan. Selama ini kan kita mengenal ada batasan kota, pulau, negara dsb.

Sedangkan energi kita, tidak mengenal batasan apapun. Energi kita ini bisa merambat, menembus segala hal.

Nah, melalui konsentrasi penuh pada tubuh, pikiran dan emosi, kita bisa membangkitkan, menerima dan menggunakan energi sesuai kebutuhan kita. Termasuk memanggil sukma suami secara jarak jauh.

Dan, energi khusus inilah yang saya berikan pada klien saya melalui perantara Kalung Sakinah. Khusus bagi pejuang LDM, saya juga berikan doa khusus untuk klien ini karena beliau tidak bisa memperlihatkan energi liontin Sakinah pada sang suami melalui kemilau cahayanya.

Bagi ibu yang saat ini sedang berjauhan dengan suami, silakan boleh mencatat doanya. Doa inilah yang saya berikan pada klien saya. Saya bacakan doanya ya.

 “Tiap sel, saraf, jaringan dan otot pada tubuh suami saya utuh, murni, sempurna dan bekerja untuk terus mengingat saya, istrinya.”

Mau dicatat atau gak nih? Kalau mau dicatat, saya akan ulangi sekali lagi.

Doa sederhana ini, dibaca 3 kali tiap malam menjelang tidur. Kenapa harus malam menjelang tidur? Karena aksi kinetis pikiran bawah sadar berlangsung terus sepanjang ibu tidur.

Jadi, kalau sebelum tidur kok banyak memikirkan, mengucap atau berdoa yang baik-baik, inilah yang akan diproses oleh pikiran bawah sadar. Dan, ketika bangun pada pagi hari, alam sadar kita mendapatkan perintah dari alam bawah sadar untuk menjalankan program baru yang selalu kita doakan pada malam menjelang tidur itu tadi.

Oleh karena itu, setelah buka aura melalui Kalung Sakinah, usahakan tiap malam berdoa yang baik-baik. Ini membuat pikiran bawah sadar sibuk membuat kerangka keberhasilan bahkan pikiran bawah sadar kita itu tidak bisa membedakan mana kenyataan dan imajinasi. Nah, jika sudah seperti ini, imajinasi ibu lah yang akan menang.

Doa yang ibu catat tadi adalah doa khusus yang saya ciptakan untuk klien saya yang telah memaharkan Kalung Sakinah dan kebetulan rumah tangganya LDM ya.

Jika ibu disini juga LDM dan ingin memanfaatkan doa tersebut, boleh silakan. Tapi, tentu hasilnya akan lebih optimal jika sekaligus memanfaatkan Kalung Sakinah.

Karena energi auranya akan saya selaraskan, antara kondisi ibu dan tingkatan energi dari doanya. Inilah yang akan membuat hasil ikhtiar kita lebih optimal.

>> Saya Siap Berikhtiar Melalui Kalung Sakinah <<

Loading

Gawat! 2 Kalimat Istri Ini Bisa Bikin Suami Kumat Selingkuh

Suami sudah kembali pada istri sah. Sudah berjanji akan fokus pada keluarga. Sudah menyatakan bahwa dia putus dengan selingkuhannya. Dan, tak mau lagi berhubungan.

Bagi istri sah, tentu ini adalah kabar baik. Ibu tentu bahagia mendengar hal ini, tapi dibalik kebahagiaan ibu masih ada yang mengganjal di hati. Yakni, “apakah suami beneran putus dengan selingkuhannya? Apakah pernyataannya ini benar, bukan kepura-puraan belaka?”

Muncul perasaan was-was dan tidak bisa percaya pada suami 100%. Apakah benar seperti itu ibu? Jika benar, silakan ibu catat dulu nomor konsultasi saya di +68586 7777 797.

Melalui nomor tersebut, ibu bisa menghubungi saya melalui chat WhatsApp maupun telepon. Siapa tahu, ibu nanti perlu untuk berkonsultasi mengenai masalah rumah tangga yang ibu alami.

Sebaik apapun sikap suami, sejauh apapun perubahannya, tidak menjamin ibu bisa menerima khilafnya di masa lalu. Pengkhianatan suami menjadi filter di otak ibu.

Ibaratnya ibu ingin menyaring jus yang sudah ibu buat untuk membuang ampasnya. Ketika saringan sudah penuh dengan ampas, maka ampas itu harus dibuang. Jika ampas tidak dibuang, maka sari jus yang ingin ibu masukkan dalam gelas tidak akan mengalir dengan deras. Tapi tersumbat oleh ampas dalam saringan itu tadi.

Itulah kenapa ibu tidak bisa kembali 100% percaya pada suami. Sehingga hal ini sering membuat ibu mengucapkan 2 kalimat ini.

2 kalimat yang membuat suami yang sudah tobat, menjadi kumat lagi selingkuhnya.

Kalimat pertama adalah “kamu masih berhubungan dengan wanita itu di belakangku ya?”

Sebaik apapun sikap suami pada ibu, tapi tiap kali ibu melihat suami terlalu sering main HP, menghindar saat menerima panggilan telepon, sering keluar rumah tanpa ijin dsb.

Hal ini mendorong ibu kembali curiga pada suami, “jangan-jangan dia masih menghubungi wanita itu.”

Padahal, sebenarnya suami sudah benar-benar tobat. Nah, akhirnya karena suami tidak betah dengan tuduhan-tuduhan ibu, dia kembali mencari ketenangan di rumah selingkuhannya.

Karena suami ibu bersama dengan selingkuhannya, dia tidak pernah dituduh-tuduh. Semua perasaan suami ibu, diterima oleh selingkuhannya.

Kalimat kedua adalah “aku sudah gak tahan, kita cerai saja”

Saya sangat paham dengan apa yang ibu rasakan. Untuk kembali percaya pada suami, kembali bersikap tenang dan ikhlas seperti sebelum dikhianati, itu butuh waktu. Maka, suami dan istri perlu bekerja sama untuk memperbaiki segalanya.

Nah, terkadang dalam proses menerima suami kembali ini, muncul perasaan putus asa. Ibu merasa capek dengan semua ikhtiar ibu.

Kondisi ibu sangat sensitif. Saat ibu bahagia, tiba-tiba ibu ingin marah dan sedih. Nah, dalam keadaan seperti ini, ibu melihat suami kok sepertinya baik-baik saja ya. Dia tidak merasa berdosa dan masih beraktivitas seperti biasa.

Akhirnya ibu jadi sering mengucap cerai pada suami. Energi pesimis ini menular cepat ke suami ibu, sehingga dia pun jadi tidak semangat memperbaiki diri dan akhirnya kembali lagi pada selingkuhannya.

“Jika sudah seperti ini, solusinya bagaimana Mbak Meida?”

Solusinya adalah ibu harus membersihkan saringan hati ibu. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, kebaikan dan perubahan suami jadi tidak terserap optimal karena ada ampas kecewa, sakit hati, marah, dendam yang mengendap di saringan hati ibu.

Jadi, saran saya sebaiknya segera segera dibersihkan ampas hatinya. Kalau di tempat layanan saya sendiri, saya menyediakan layanan terapi detoks batin.

Dalam Terapi Detoks Batin, ibu akan mendapat 3 hal. Pertama, rekaman seminar online dimana ibu akan mendapatkan bimbingan dari saya secara langsung cara memaafkan suami dan melepaskan dendam.

Rekaman seminar online ini berdurasi kurang lebih 3 jam yang bisa ibu tonton berulang-ulang agar hasilnya ibu bisa lebih cepat move on dari rasa sakit hati yang diakibatkan suami.

Kedua, ibu akan mendapatkan Audio Meditasi Ikhlas dan Lapang Hati khusus untuk membantu menyembuhkan luka batinnya yang disebabkan oleh masalah rumah tangga.

Audio meditasi berdurasi kurang lebih 30 menit ini ada bimbingan suara saya juga, yang perlu ibu dengarkan tiap malam sebelum tidur. Insyallah bisa membuat hati ibu lebih tenang, ikhlas dan damai.

Ibarat obat, harus dikonsumsi tiap malam dengan dosis yang tepat agar sembuhnya bisa merata serta lebih cepat.

Ketiga, ibu akan mendapatkan buku 30 Hari Memaafkan Suami yang dikirim langsung ke alamat ibu.

Buku ini berisi langkah-langkah konkrit, sikap keseharian yang harus ibu lakukan selama 30 hari ke depan agar ibu mampu menjadi pribadi baru yang lebih kuat, tangguh serta tidak mudah tersakiti lagi ke depannya.

Ayo ibu-ibu, jangan ditunda berobat batinnya! Karena sakit hati dan semua emosi negatif yang terus ibu simpan bisa mengkristal dan menjadi penyakit fisik.

Untuk pendaftaran Terapi Detoks Batin, bisa klik chat WhatsApp di bawah ini ya.

>> Saya Siap Ikhtiar Mengikuti Terapi Detoks Batin Mandiri <<

Loading

Ini 3 Kebiasaan Pelakor yang Bikin Suami Nyaman dan Malas Pulang

Kemarin sore, seorang klien saya mendaftar layanan buka aura secara jarak jauh. Minta cepat-cepat diproses dan dibukakan auranya saat itu juga. Ya tentu saja saya bilang “tidak bisa.”

Karena proses buka aura itu perlu saya carikan hari baik. Dan, saya juga perlu mempersiapkan energi saya sendiri.

Lalu saya tanya pada beliau, “kenapa buk kok minta cepat-cepat buka aura?”

Beliau menjawab, “karena suami saya besok pulang Mbak Meida, saya ingin menyambut suami dengan aura yang lebih baik, lebih percaya diri dan lebih mempesonakan suami.”

Saya kembali tanya pada beliau, “lha suami ibu memang selama ini tidak pernah pulang ke rumah?”

Klien menjawab, “tidak pernah Mbak! Dia selalu di rumah pelakor. Kalau pulang ke rumah saya itu selalu mendadak. Kadang mengabari dulu, kadang langsung pulang. Dan, kalau di rumah cuma sebentar.”

Nah dari sini, saya bisa memperkirakan bahwa suami klien saya memang betah di rumah selingkuhannya. Kira-kira, apa sih yang membuat suami ibu jadi betah di rumah selingkuhan tapi kalau di rumah istri sah bawaannya pingin cepat-cepat kabur.

Berdasarkan pengalaman saya menangani kasus perselingkuhan, saya menyimpulkan setidaknya ada 3 hal yang membuat suami ibu betah berlama-lama di rumah selingkuhan.

Pertama, suasana baru dan berbeda

Ibu dan suaminya mungkin sudah hidup bersama cukup lama. Ibu sudah hafal di luar kepala soal kebiasaan suami. Suami pun sudah bisa menebak kegiatan ibu di rumah ngapain aja. Akhirnya aktivitas suami istri menjadi rutinitas yang menjenuhkan.

Berbeda saat suami berada di rumah selingkuhannya. Dia mendapatkan sensasi baru. Aktivitas yang berbeda dari biasanya.

Jadi, suami ibu ibaratnya merasakan euforia. Sama halnya ketika ibu punya kendaraan baru. Ibu masih sayang, merawatnya dengan baik, dipakai dengan penuh hati-hati, tiap hari dilihat, disentuh, diabadikan berbagai momen bersama kendaraan barunya dsb.

Inilah kenapa suami ibu betah di rumah selingkuhannya. Karena masih menikmati suasana baru dan berbeda.

Kedua, variasi berhubungan intim

Lagi-lagi, suami betah karena sesuatu yang baru dan berbeda. Nah kali sensasi baru dan berbeda datang dari servis di atas ranjang yang diberikan oleh si selingkuhan suami ibu.

Beda orang, tentu beda pelayanan. Beda orang, tentu beda reaksi tiap kali mendapat sentuhan atau godaan saat di atas ranjang.

Nah, perbedaan pelayanan dan reaksi inilah yang bikin suami ibu nagih sama si selingkuhannya.

Ketiga, tidak ada beban dan tuntutan

Awal mengenal suami ibu, wanita ketiga ini bakar ego. Dia merendahkan dirinya, tidak menuntut, patuh. Bersikap seolah mencintai secara tulus dan tidak menginginkan apapun.

Inilah yang membuat suami ibu betah di rumah selingkuhan. Berbeda saat suami pulang ke rumah. Dia merasa pulang ke rumah berarti melaksanakan kewajiban. Mengurus anak, mengatur segala hal, mengurus rumah, memenuhi kewajiban untuk istri dsb.

Nah, dari 3 hal ini kisa bisa belajar untuk kembali menghangatkan rumah tangga ternyata tidak sesulit itu. Yakni, cukup menghadiahkan sesuatu yang baru bagi suami.

Baik itu melalui suasana rumah, pelayanan maupun cara ibu berpikir dan berbicara pada suami. Yang dulunya tegas, kaku, sekarang mulai belajar lebih lembut, pakai nada manja dsb.

Jika ibu merasa bahwa apa yang saya jelaskan ini bermanfaat bagi ibu, kemudian membuat ibu terinspirasi untuk menghubungi saya secara langsung karena ingin berkonsultasi lebih lanjut, boleh.

Silakan bisa hubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor konsultasi saya di +628586 7777 797. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Mau Ikhtiar Bimbingan Spiritual Rumah Tangga <<

Bimbingan rumah tangga di tempat saya bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Di awal proses bimbingan, saya akan bantu bukakan aura ibu agar lebih kuat, positif dan mudah melunakkan hati suami.

Kemudian, untuk apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C, keputusan yang harus ibu ambil dsb akan saya bantu arahkan berdasarkan realitas.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal. Karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, jangan segan menghubungi saya.

Loading

Ingin Putuskan Suami dan Pelakor? Istri Harus Penuhi 3 Syarat Ini

Sebagian besar istri yang rumah tangganya dicoba dengan masalah perselingkuhan, mereka memilih bertahan dan berikhtiar mengembalikan cinta suaminya.

Tentu pilihan bertahan ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Seperti anak-anak, status sosial, kemampuan finansial yang bergantung pada suami, imej diri di lingkungannya hingga masih cinta dan sayang pada suaminya.

Apapun alasan bertahan dengan suami yang pernah selingkuh, bagi saya sah-sah saja. Dan, itu adalah hak istri. Karena keputusan ini tentu sudah dipertimbangkan dengan matang.

Tapi dalam mengembalikan cinta dan gairah suami pasca selingkuh, tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Sebelumnya, istri harus memenuhi 3 syarat ini dulu.

Pertama, MANTAP DENGAN KEPUTUSAN YANG DIAMBIL

Ketika memperjuangkan suami agar kembali pada ibu seutuhnya, maka ibu akan menghadapi beragam tantangan.

Seperti sikap suami yang semakin hari, semakin cuek, pelakor yang berani meneror istri sah, semangat ibu yang naik turun dsb.

Ada beberapa istri yang awalnya semangat ’45 dalam memutuskan suami dan pelakor, tapi kemudian setelah mengalami tantangan-tangangan yang saya sebutkan tadi, semangatnya melempem.

Bahkan akhirnya menyerah pada pelakor, berhenti ikhtiar dan ujungnya status istri ini digantung oleh suaminya. Jadi, saran saya sebelum ibu memutuskan suami dengan pelakor, mantapkan dulu niatnya.

Karena niat yang mantap akan menjadi penyemangat ibu. Ketika menghadapi kendala, diteror pelakor, suami makin menjauh, semangat ibu tidak akan mudah dijatuhkan.

Syarat Kedua, MENTAL YANG KUAT

Saya pernah menangani kasus perselingkuhan dimana klien saya dan anak-anaknya yang masih remaja, dikirimi pelakor berupa foto dan video mesum. Siapa yang mesum? Ya suami klien saya dengan pelakor itu.

Lalu apa yang dilakukan klien saya? Beliau memblokir semua media sosial pelakor baik itu dari HPnya sendiri maupun di HP anak-anaknya. Kemudian, klien saya menasihati dan menguatkan mental anak-anaknya.

Bagi istri yang mentalnya tidak kuat, dia mungkin tidak mampu bertahan dengan teror pelakor yang seperti ini. Sekarang, coba ibu berdiri di depan cermin lalu bertanyalah pada diri ibu sendiri.

“Apakah mental saya cukup kuat menghadapi segala resiko yang datang ketika saya memilih bertahan dengan suami?”

Pertanyaan ini, hanya bisa ibu jawab sendiri.

Syarat Ketiga, AURA YANG KUAT DAN POSITIF

Tubuh kita, dikelilingi medan energi atau aura yang mengeluarkan getaran. Getaran ini bisa positif maupun negatif. Bisa kuat maupun lemah.

Semakin positif dan kuat getaran energi ini, kinerjanya semakin baik untuk menarik beragam keberuntungan dalam hidup seperti keharmonisan rumah tangga, melunakkan hati suami bahkan mengunci birahi suaminya.

Nah, ketika istri tahu jika dia telah diselingkuhi suami, maka yang terjadi pada dirinya adalah marah, sedih, kecewa, stres, bingung tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Beragam emosi negatif ibu tentu mempengaruhi aura daya tarik ibu. Muatan energinya menjadi lemah, warnanya memudar bahkan lebih gelap.

Jika kondisi aura ibu seperti ini, maka perubahan secantik apapun yang ibu lakukan pada penampilan fisiknya, tidak mampu menarik simpati suami. Karena masih tertutup aura negatif itu tadi.

Maka, saran saya sebelum mengembalikan cinta suami, sebelum memutuskan suami dan pelakor, saran saya, buka dulu aura daya tarik ibu.

Dalam proses buka aura, medan energi di seluruh area tubuh akan dinetralkan, dibersihkan dan dikuatkan. Sehingga inshallah kinerja getaran energi akan membaik dan mampu menarik beragam keberuntungan dalam hidup.

Khususnya agar ibu lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci birahinya dan mengembalikan keutuhan rumah tangga ibu.

Nah, jika ibu mantap berikhtiar melalui proses buka aura ini, silakan jangan segan hubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Mantap Ikhtiar Buka Aura <<

Loading

Suami Zina Tak Merasa Berdosa? Istri Harus Gercep Katakan Ini

Mengkhianati janji suci pernikahan bahkan sampai melakukan hubungan intim dengan wanita lain yang bukan pasangan sahnya, tentu ini adalah dosa besar.

Karena mereka telah berzina. Zina tergolong dosa besar dan perbuatan keji. Apalagi dilakukan seorang suami yang mana dia tak hanya melakukan dosa besar, tapi juga melakukan dosa lainnya yakni menyakiti anak-anak serta istrinya.

Ini terjadi persis seperti kisah klien saya. Beliau adalah seorang ibu rumah tangga yang saat ini alhamdulillah telah berkomitmen mengembalikan keharmonisan rumah tangganya dengan berikhtiar melalui Kalung Sakinah.

Jadi, konsultasi di tempat saya ini bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu. Ketika ibu berkomitmen ikhtiar dengan saya, maka saya akan bantu bukakan aura ibu. Membersihkan medan energi di sekeliling ibu agar positif dan kuat.

Setelah aura daya tarik ibu kembali menguat, baru saya akan berikan bimbingan lahir. Apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami, keputusan yang harus ibu ambil dsb akan saya bantu arahkan.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal. Karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Dan, energi buka aura ini saya lakukan melalui perantara perhiasan Kalung Sakinah. Kalung emas asli khusus untuk membantu membuka aura daya tarik istri, sehingga hajatnya mengunci birahi suami, mengembalikan keharmonisan rumah tangga inshallah bisa dimudahkan.

Nah, klien saya sendiri ini mengalami masalah yang menurut saya cukup berat. Suaminya berselingkuh dengan mantan pacarnya sewaktu masih SMA.

Mereka bertemu kembali karena sebuah proyek yang dikembangkan oleh perusahaan masing-masing. Mungkin dalam pertemuan kembali itu, mereka mengenang masa lalu, curhat mengenai masalah rumah tangga mereka.

Yang akhirnya hal ini membuat mereka nyaman satu sama lain. Selanjutnya, terjadilah perselingkuhan itu. Bahkan sampai mereka berhubungan intim. Dan, ini diketahui klien saya dari pengakuan sang suami sendiri.

“Lho suaminya kok berani mengaku Mbak Meida? Bukannya kalau selingkuh biasanya sembunyi-sembunyi?”

Nah, karena suami klien saya disini berencana ingin menikahi mantan pacarnya. Sang mantan pacar berencana menceraikan suaminya dan suami klien saya berencana poligami.

Dalam keadaan stres, bingung mau membuat keputusan seperti apa, akhirnya klien mantap berikhtiar dengan saya untuk mengembalikan keutuhan rumah tangganya.

Bagi klien saya, sebuah hubungan yang dimulai dari titik yang tidak baik, maka akan berakhir tidak baik pula. Seperti yang saya kisahkan tadi, suami klien saya ini berselingkuh, banyak melakukan kebohongan bahkan berzina.

Nah, ini kan titik mulai yang tidak baik. Itulah kenapa, klien mantap berikhtiar agar bisa utuh kembali rumah tangganya dan sang suami bisa kembali fokus pada keluarganya.

“Lalu kalimat apa yang harus segera dikatakan istri saat suami bandel berzina Mbak, sampai-sampai dia tak merasa berdosa?”

Katakan ini pada suami, “mas, kamu boleh melakukan apapun yang kamu suka. Tapi ingat, apapun yang kamu lakukan akan selalu ada balasannya. Dan, balasan itu akan kamu pertanggungjawabkan sendiri.”

Selanjutnya, jika ibu diajak berhubungan intim, saran saya tolaklah secara halus untuk membuat suami jera. Dan, untuk melindungi diri ibu sendiri.

Karena jika suami sudah terbiaza berzina di luar sana, maka ibu tak pernah tahu penyakit apa yang akan dibawa dan ditularkan pada ibu.

Seperti itu saran dari saya, semoga bermanfaat untuk ibu. Nah, jika ibu merasa satu kalimat ini bisa membantu memperbaiki hubungan ibu dan suami, bayangkan jika ibu mengikuti bimbingan spiritual rumah tangga secara full dengan saya.

Inshallah ibu akan lebih semangat, tenang, lega, optimis dan aura daya tarik ibu bisa makin terpancar kuat serta mudah mempengaruhi suami.

Jika ibu mantap ikhtiar dengan saya, silakan jangan segan hubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikuti Ikhtiar Rumah Tangga <<

Loading

Copyright © 2026 Mbak Meida
WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp