Waspada! Pelakor Tak Hanya Incar Uang Tapi Juga Ini dari Suami Anda

Sebelumnya, saya sudah membuat konten dalam bentuk video pendek tentang kisah klien saya yang mana suami dan 5 orang anaknya dibeli sama pelakor.

Jadi, kebetulan pihak ketiga dari sisi suami ini cukup kaya. Memiliki perusahaan sendiri yang bergerak dalam bidang textile dan memiliki puluhan restoran yang tersebar di area tempat tinggalnya.

Nah kemudian, dalam proses berbisnis ini suami klien menjadi sering bertemu dengan pihak ketiga. Banyak berdiskusi tentang pekerjaan, bisnis kemudian menjadi nyaman karena sering jalan berdua-duaan.

Memang yang namanya setan penghancar rumah tangga yang masuk melalui celah syahwat ini luar biasa. Dari pertemuan yang intens, memunculkan kenyamanan hingga terjadilah perselingkuhan itu.

Suami klien ini tidak kaya, mereka hidup sederhana dengan 5 orang anak. Tapi justru daya tarik suami klien ini yang begitu kebapakan membuat pihak ketiga klepek-klepek hingga rela jor-joran memberikan hartanya pada suami klien dan anak-anaknya.

“Saya sudah nggak bisa berkata-kata Mbak!”

“Hati saya begitu sakit, pedih dan saya hampir putus asa sampai akhirnya saya bertemu Mbak Meida”

Kata klien saya melalui telepon ketika saya memberikan bimbingan spiritual pada beliau.

Jadi, dari kisah klien saya ini kita belajar buk bahwa jaman sekarang ini yang namanya pelakor tingkahnya sangat random!  Mereka tidak hanya mengejar harta dari pria tapi juga haus akan sentuhan emosional.

Coba ibu perhatikan disini! Wanita ketiga disini seorang pengusaha sukses, memiliki segalanya dalam hal finansial tapi kebetulan dia ini janda 2 anak sehingga sudah lama sekali dia tidak disentuh lahir batin oleh pria.

Karena kesepian, tidak pernah lagi mendapatkan perhatian, sentuhan dan kenyamanan dari pria dewasa akhirnya datanglah suami klien. Yang awalnya tidak ada niat mendekati apalagi selingkuh.

Tapi, mungkin saja perhatian dan kepedulian sepele yang diberikan suami klien ini mampu membuat wanita ketiga baper. Yah namanya wanita buk, kita ini kan apa-apa pakai perasaan ya?

Orang perhatian sedikit, kita anggap dia peduli dan sayang padahal memang sudah sewajarnya mereka ini ingin mengingatkan kita.

Tapi, baper ini tadi membuat pihak ketiga jadi tertarik hingga kemudian dia terus mendekat, memaksa suami klien serta anak-anaknya untuk menyukainya balik. Caranya dengan membeli mereka melalui harta.

Suami klien diminta resign dari pekerjaannya kemudian diangkat sebagai direktur di perusahaan pribadi pelakor. Anak-anak klien yang jumlahnya ada 5 ini tadi, satu per satu dibelikan kendaraan roa dua.

Sedihnya lagi buk, anak-anak klien ini menerima apa yang diberi oleh pihak ketiga bahkan tega meninggalkan sang ibu demi hidup nyaman.

“Yah mau gimana lagi Mbak Meida, saya ibu rumah tangga, tidak bekerja, tidak bisa membahagiakan anak-anak saya dengan dunia.”

Ungkap klien saya.

Nah, akhirnya dalam kondisi seperti ini hal pertama yang saya berikan pada klien adalah membantu beliau mengobati luka batinnya.

Sakit hati, sedih berlebihan, marah, kecewa yang klien rasakan terhadap suami dan anak-anaknya ini harus diobati lebih dulu sebelum klien ikthiar memutuskan suami dan selingkuhannya.

Karena dalam kondisi tubuh lahir batin sedih dan tak berdaya, kita kehilangan konsentrasi dan semangat dalam mencari solusi maupun berdoa.

Ibaratnya seperti ketika kita akan mengecat tembok. Tembok lama kita menggelembung dan sangat kotor. Dalam kondisi seperti itu, kita bisa langsung mengecat ulang tapi tentu cat baru kita akan mudah mengelupas serta tidak bisa menempel sempurna.

Jadi, saat kita ingin mengecat tembok dengan cat baru maka hal pertama yang perlu kita lakukan adalah membersihkan cat lama pada tembok tersebut. Kita kelupas, kita bersihkan baru kita cat ulang.

Sama halnya dengan kasus klien saya ini. Sebelum ikthiar memutuskan suaminya dengan pelakor, kita bersihkan dulu batinnya dengan cara mengobati sakit hati dan kecewa beliau.

Alhamdulillah beliau bersedia untuk ikhtiar melalui Terapi Detoks Batin mandiri. Dalam Terapi Detoks Batin mandiri, klien mendapat 3 hal sekaligus.

Pertama, rekaman seminar online dimana ibu akan mendapatkan bimbingan dari saya secara langsung cara memaafkan suami dan melepaskan dendam.

Rekaman seminar online ini berdurasi kurang lebih 3 jam yang bisa ibu tonton berulang-ulang agar hasilnya ibu bisa lebih cepat move on dari rasa sakit hati yang diakibatkan suami.

Kedua, ibu akan mendapatkan Audio Meditasi Ikhlas dan Lapang Hati khusus untuk membantu menyembuhkan luka batinnya yang disebabkan oleh masalah rumah tangga.

Audio meditasi berdurasi kurang lebih 30 menit ini ada bimbingan suara saya juga, yang perlu ibu dengarkan tiap malam sebelum tidur. Inshallah bisa membuat hati ibu lebih tenang, ikhlas dan damai.

Ibarat obat, harus dikonsumsi tiap malam dengan dosis yang tepat agar sembuhnya bisa merata serta lebih cepat.

Ketiga, ibu akan mendapatkan buku 30 Hari Memaafkan Suami yang dikirim langsung ke alamat ibu.

Buku ini berisi langkah-langkah konkrit, sikap keseharian yang harus ibu lakukan selama 30 hari ke depan agar ibu mampu menjadi pribadi baru yang lebih kuat, tangguh serta tidak mudah tersakiti lagi ke depannya.

Alhamdulillah sampai dengan hari ini, klien masih mengikuti bimbingan Terapi Detoks Batin dan perlahan-lahan sudah mampu mengontrol emosinya.

Nah, bagi ibu-ibu yang mengalami kasus seperti klien saya ini, saran saya bisa ikhtiar melalui Terapi Detoks Batin. Karena sakit hati dan semua emosi negatif yang terus ibu simpan bisa mengkristal dan menjadi penyakit fisik. Jadi, hati-hati ya buk!

Untuk pendaftaran Terapi Detoks Batin mandiri, silakan ibu bisa hubungi nomor konsultasi di +628586 7777 797. Atau klik chat WhatsApp di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Terapi Detoks Batin <<

Loading

Ini 3 Langkah Anggun Membuat Anda Selalu Dirindukan Suami

Sebagian besar klien saya bertanya, “bagaimana saya harus memperbaiki diri agar suami berhenti selingkuh dan hanya saya istrinya yang selalu dirindukannya Mbak!”

Yah, memang benar! Dalam tiap kesempatan, saya sering mengutarakan pada klien pasca diselingkuhi untuk memperbaiki diri khususnya penampilan dan cara bersikap di depan suami.

Tapi ternyata pernyataan saya itu belum cukup membuat klien paham apa yang harus diperbaiki. Nah, itulah kenapa dalam kesempatan kali ini saya akan membagikan 3 langkah anggun yang menurut saya sangat sederhana, tapi inshallah bisa membantu membuat suami kembali melirik ibu bahkan membuatnya selalu merindukan ibu.

Perbaikan diri pertama yang harus ibu lakukan adalah TUTUR KATA YANG LEMBUT.

Contoh sederhana, ketika suami menasihati, memberi saran dan masukan atau marah kepada ibu karena suatu hal, biarkan suami bicara sampai selesai dan cukup dengarkan.

Meskipun rasanya jengkel karena mungkin ibu tidak salah tapi disalahkan, meskipun jijik mendengar nasihat suami karena dia sendiri melakukan banyak kesalahan tapi cobalah untuk panjangkan usus ibu.

Karena bagi suami, harga dirinya adalah segala-galanya sehingga dengan memposisikan diri sebagai pendengar akan membuat suami merasa dihormati.

Harga diri suami akan menari-nari di atas awan sehingga secara perlahan ini akan membuat suami luluh hatinya terhadap ibu.

Jadi, tiap apapun yang diucapkan suami dengarkan dengan penuh perhatian. Tahan gengsi ibu.

Ingat! Salah atau tidak salah, dengarkan dulu. Ini sudah cukup membuat suami ibu senang.

Selanjutnya, di momen yang lain ketika suasana hati suami sedang baik, barulah ibu boleh membela diri. Tunjukkan tutur kata lembut dan jelaskan apa yang sebenarnya terjadi serta apa yang ibu inginkan.

Perbaikan kedua yang harus dilakukan istri adalah tampil penuh senyuman di depan suami

Selelah apapun ibu, selama ibu masih dalam kondisi ikhtiar untuk menjaga keutuhan rumah tangganya dan membuat suami lepas dari pengaruh pelakor, maka cobalah untuk selalu senyum. Dan, senyum ini minimal harus ibu tahan selama 10 menit.

Kenapa seperti itu? Karena daya tangkap otak pria itu sedikit lambat termasuk cara mengekspresikannya.

Jadi, perlu ibu tahan cukup lama sampai suami ibu benar-benar ngeh dengan senyuman ibu.

Perbaikan ketiga yang bisa dilakukan istri adalah menjaga penampilan selalu cantik

Tidak harus full make up, tidak harus berpakaian ala sosialita. Cukup rapi dan wangi

“Mbak Meida, saya ini kurang rapi dan wangi seperti apa sih?” 

“Tiap hari saya dandan untuk suami, jarang sekali pakai daster dan penampilan saya ini sudah seperti biduan dangdut tapi suami masih saja mengabaikan saya!”

“Jangankan selalu rindu Mbak, saya ini dilihat saja tidak.”

Mungkin ada beberapa dari ibu yang menonton video ini mengalami demikian. Jika benar, inshallah buka aura bisa menjadi jalan ikhtiar ibu dalam memperbaiki diri.

Karena usaha lahir seperti selalu rapi dan wangi sudah ibu lakukan tapi suami masih sama. Tidak ada simpati dan rasa rindu untuk ibu. Itulah kenapa, sukmanya harus disentuh!

Suami mungkin mengaku selingkuh karena istri cerewet, suka menuntut, tak pandai melayani, sibuk dengan dunianya sendiri dll.

Kemudian ibu sebagai istrinya mulai berubah seperti lebih patuh, tak banyak bicara, lebih hormat, merajakan suami, fokus mengurus keluarga bahkan menjadi lebih rajin dandan.

Tapi nyatanya, apakah suami langsung MELEPASKAN selingkuhannya? Jawabannya belum tentu. Karena sebenarnya alasan utama suami selingkuh adalah dia telah kehilangan ketertarikan pada istrinya.

Itulah kenapa, ikhtiar buka aura dibutuhkan karena bisa membantu membuat ikhtiar lahir ibu jadi lebih mudah.

Buka aura memiliki tujuan membuka aura daya tarik istri agar suami kembali bersimpati dan tertarik. Selanjutnya, lebih mudah bagi istri melunakkan hati suami dan mengunci syahwatnya.

Segala perubahan baik dari istri seperti tutur kata yang lebih lembut, senyuman yang diberikan istri hingga penampilan yang lebih rapi dan wangi bisa dengan mudah menarik simpati suami.

Jika dalam kondisi suami ‘masih kehilangan ketertarikan pada istri’, kemudian istri mencoba segala usaha lahir agar suami putus dengan selingkuhannya maka ini TAKKAN MUDAH.

Jadi, dalam proses buka aura saya akan membantu membersihkan medan energi di sekeliling tubuh dan menetralkannya. Selanjutnya, saya akan menguatkan aura daya tarik ibu sehingga lebih positif, jernih dan mampu menarik apa yang menjadi hajat ibu khususnya untuk membuat suami selalu merindukan ibu.

Nah, bagi ibu disini yang tertarik ikhtiar buka aura bisa mendaftar dulu melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor konsultasi +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Buka Aura dengan Mbak Meida <<

Loading

Istri Bisa Berdamai dengan Mertua Jika Suami Tegas Lakukan Ini

Kisah yang saya bagikan disini terinspirasi dari klien saya yang mana beberapa waktu lalu beliau berkonsultasi langsung sewaktu saya ada kunjungan di kota Yogyakarta.

Trauma dan luka batin yang klien rasakan akibat berkonflik dengan mertuanya ini cukup parah. Sampai-sampai beliau tiap kali menyebut kata ‘ibu mertua’, air matanya langsung meleleh.

Beliau sangat tidak sanggup menyebut ataupun mengingat-ingat nama hingga setiap perlakuan ibu mertua terhadapnya. Sejak pertama kali menikah hingga usia pernikahan mencapai 7 tahun, beliau tinggal bersama mertua.

Hampir tiap hari, beliau dikata-katai jorok oleh mertua sendiri. Pemalas, tukang tidur, tidak cekatan, kebiasaan menjijikkan seperti anjing, monyet, tidak tahu diri, penjilat, untung anakku mau nikahin kamu, kalau tidak mungkin sampai sekarang kamu belum menikah.

Dan, masih banyak lagi kalimat kotor yang terlontarkan. Selain kata-kata kotor tersebut, ibu mertua klien juga sering membicarakan dan mejelek-jelekkan klien di depan keluarga besar.

Secara terang-terangan ibu mertua meminta anaknya untuk menceraikan klien saya. Bayangkan buk! Betapa banyak luka batin yang dialami klien.

7 tahun hidup bersama dengan mertua yang keras dan kejam sedangkan di satu sisi beliau tidak berani melakukan perlawanan, pembelaan diri serta sang suami hanya diam.

“Selama 7 tahun Mbak, hampir tiap hari saya menangis! Suami pun tiap hari minta maaf karena tidak berani melawan ibunya dan belum mampu mengajak kami pindah rumah karena belum mampu memiliki rumah sendiri.”

Kata klien saya.

Sebenarnya, tidak ada masalah serius antara klien dan ibu mertua. Memang sejak awal, hubungan klien dengan suami ini ditentang oleh mertua sehingga rasa tidak sukanya ini dibawa terus menerus hingga klien menikah dan memiliki anak.

Nah, lalu bagaimana cara mengatasi konflik mertua dan menantu seperti ini? Solusi untuk segala jenis konflik mertua dan menantu hanya satu, yakni suami harus tegas membela sang istri di depan orang tuanya.

Suami tidak bisa bersikap netral seperti kadang kala mendukung ibunya atau istri. Disini saya tidak bermaksud meminta suami untuk tidak patuh atau tidak hormat pada ibunya.

Suami tetap wajib menghormati, menyayangi dan bertanggung jawab atas ibunya. Tapi prinsip pernikahan adalah membangun rasa ‘kita’ antara suami dan istri.

Jadi, suami harus memberi tahu ibunya bahwa istrinya memang nomor satu. Rumahnya adalah miliknya, istrinya adalah miliknya, anaknya adalah anak Anda dan suami. Sehingga tidak boleh ada keterlibatan atau ikut campur berlebihan dari sang ibu.

Dulu dia adalah seorang anak, tapi sekarang dia adalah seorang suami. Perasaan ibunya pasti akan terluka bahkan tak jarang ibu seperti ini akan mengadu pada keluarga besar dan menganggap anaknya sudah tidak waras serta durhaka.

Tapi, dalam pernikahan, seorang suami harus tegas dalam hal ini. Yakni meskipun dia terbebani karena melukai hati ibunya, tapi sang ibu harus sadar dengan realitas ini.

Ingat! Setelah menikah, suami dan istri harus belajar mandiri dalam segala hal. Membangun prinsip berkeluarga bersama, berdiskusi tentang masa depan berdua, membuat keputusan penting atas dasar pemikiran bersama.

Dan, suami harus menjelaskan hal ini pada orang tuanya khusus sang ibu agar beliau menghormati keputusannya ini.

Konflik mertua dan menantu semakin parah ketika mertua ikut campur, menghina, mengolok-olok menantu hingga membuat hati istri terluka tapi kemudian sang suami saat dicurhati justru diam saja.

Bukan hanya diam, yang lebih parah suami berkata, “sabar saja! Ibu sudah tua, terima saja.”

Nah, ini contoh suami yang tidak tegas! Ini contoh suami yang tidak berani membela istri di depan keluarganya. Meminta istri mengalah dan sabar sedangkan dia sendiri tidak mengambil tindakan apapun terhadap sikap ibunya.

Jadi, ketika klien saya ini mengikuti konsultasi langsung dengan saya di Jogjakarta, maka saran yang saya berikan adalah pindah rumah. Meskipun itu mengontrak di rumah sederhana tidak masalah.

Bujuk suami ibu dan ambil kendali atas rumah tangga ibu. Suaminya ini tidak sadar jika istri sudah terkena serangan mental tiap hari oleh sikap dan perkataan mertua.

Selain saya berikan langkah lahir, saya juga memberikan pegangan berupa sarana spiritual Cincin Sakinah Peluluh Hati. Energi spiritualnya ini saya isi secara khusus untuk membantu melunakkan hati sang suami agar lebih mendengarkan klien.

Saya tidak mengisikan energi untuk meluluhkan hati mertuanya karena menurut saya ini masalah rumah tangga, jadi lebih penting untuk meluluhkan dan mengunci hati sang suami.

Inshallah kalau hati suami sudah bisa dikendalikan, konflik mertua dan menantu ini bisa lebih cepat terselesaikan. Karena suami berada di pihak istri, inilah kuncinya.

Alhamdulillah akhirnya klien bersedia memaharkan Cincin Sakinah Peluluh Hati dan sampai dengan hari ini klien masih mengikuti bimbingan spiritual secara rutin dengan saya melalui chat WhatsApp serta telepon.

Nah, bagi ibu yang mungkin mengalami kasus rumah tangga serupa silakan jangan segan mendaftarkan diri mengikuti konseling. Ibu bisa mendaftar melalui chat WhatsApp atau telepon di nomor +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Mengikuti Konseling dengan Mbak Meida <<

Loading

Ancaman Istri Ini Bikin Suami Tak Mau Lepaskan Pelakor

Beberapa waktu lalu ada klien yang mengikuti konseling telepon dengan saya. Klien cerita bahwa beliau mendapati suaminya selingkuh online.

“Suami itu bayar Mbak, dia transfer sekitar 300rban ke pelakor itu kemudian pelakor mengirimnya foto telanjang dada, foto kelamin dsb”

“Memang nominalnya tidak besar tapi itu dilakukan terus menerus dalam rentang waktu 2 minggu. Total suamiku sudah habis 3 jutaan untuk mendapatkan foto-foto bugil”

“Kalau saya lihat chatnya Mbak, mereka ini belum ketemuan. Dan, saya takut sekali kalau sampai mereka ketemuan kemudian berhubungan langsung.

“Saya ingin menunjukkan ke suami kalau saya sudah tahu perselingkuhannya Mbak, tapi saya bingung bagaimana ngomongnya! Tolong ajari saya Mbak”

Nah, kemudian saya ajari beliau secara detail. Bagaimana cara mengungkapkan perselingkuhan suami, waktunya harus kapan, apakah pagi, siang atau malam hari.

Apakah saat anak-anak sudah tidur atau sebelum suami berangkat kerja. Saya ajarkan cukup detail. Tak hanya itu! Saya juga jelaskan pada klien seperti apa nantinya reaksi suami melihat istrinya tahu perselingkuhannya. Bahkan mengungkapnya sendiri.

Suami ibu nanti bisa marah karena ibu membuka HPnya, suami ibu nanti bisa makin pandai menyembunyikan HPnya dari ibu dan mencari cara selingkuh anti ketahuan.

Atau suami ibu nanti bisa nangis, menyesal dan minta maaf kemudian berjanji tidak mengulanginya lagi. Ada beragam reaksi suami setelah ketahuan selingkuh, jadi ibu harus siap dengan segala bentuk reaksi suami tersebut.

Kemudian, klien bertanya pada saya.

‘Oke Mbak saya paham! Lalu bagaimana caranya membuat suami sadar dengan kesalahannya dan tidak mengulanginya lagi?’

‘Saya butuh sekali hal ini’

Nah, disinilah part paling penting menurut saya. Karena banyak istri di luar sana, ketika membuka perselingkuhan suami, mengungkap kebohongan suami, mereka lupa untuk memberikan hukuman.

Kebanyakan yang mereka lakukan justru memberikan ancaman! ‘Awas ya, kalau nanti diulangi lagi aku akan pergi bawa anak-anak’

‘Kurang ajar kamu! Kalau nanti kamu berani selingkuh lagi, aku akan minggat dari rumah’

‘Kalau kamu tega selingkuh lagi, aku bakal cerain kamu. Aku tinggalin kamu’

Adakah yang pernah memberikan ancaman seperti ini? Tapi kenyataannya, ketika suami kembali berselingkuh, istri juga memaafkan lagi, memberi kesempatan kedua dan tidak berani meninggalkan suaminya.

Selanjutnya, apa yang terjadi? Suami melihat istrinya tidak benar-benar memberikan hukuman, dia hanya memberi ancaman omong kosong. Suami melihat istrinya tidak berani meninggalkannya, ‘jadi kalau aku selingkuh lagi, istriku ya akan tetap bersamaku’

Nah! Disinilah letak titik krusial yang mempengaruhi suami nanti ke depannya bakal selingkuh lagi atau tidak. Yakni hukuman yang akan diberikan istri ketika suaminya ketahuan selingkuh lagi.

Klien saya yang mengikuti konseling telepon pun bertanya, ‘saya berikan ancaman nanti saya akan minggat bawa anak-anak Mbak’

Wah, ini sama seperti cara berpikir istri di luar sana yang suaminya selingkuh lagi dan lagi. Jadi buk, ketika ibu ngegap suaminya selingkuh untuk pertama kali, berikan hukuman! Bukan ancaman.

Hukuman adalah sesuatu hal yang bisa membuat suami takut dan di saat yang bersamaan, ibu berani mengambil tindakan tersebut.

Jika ibu menghukum suami dengan tindakan yang mana ibu sendiri tidak berani melakukannya, maka jangan lakukan itu. Itu namanya ancaman, itu namanya omong kosong.

Suami yang telah ibu ancam misalnya dengan ancaman perceraian dan membawa anak-anak pergi, tapi di saat yang bersamaan, ibu tak berani melakukannya, maka suami akan melihat ini sebagai omong kosong.

Selanjutnya, suami akan berani selingkuh lagi! Karena dia tahu bahwa ibu tak berani meninggalkannya, itu hanya ancaman.

Nah, saran saya buk! Jika ibu ingin membuat suami jera, maka berikan hukuman. Hukuman ini sifatnya adalah tindakan yang benar-benar berani ibu ambil dan di saat yang bersamaan suami takut terhadap hukuman tersebut.

Saya contohkan buk! Ibu bisa memberikan hukuman berupa, ‘saya akan mengungkapkan ini pada keluarga besarmu’

Ibu berani melakukan ini dan hukuman ini membuat suami takut karena malu terhadap keluarga besarnya. Atau ibu bisa memberikan hukuman berupa, ‘kalau kamu selingkuh lagi maka aku akan mengungkapnya langsung di kantormu’

Coba silakan ibu buat daftar hukuman apa saja yang bisa membuat suami takut dan ibu berani melakukannya. Jangan mengancam atau omong kosong karena suami akan meremehkan ibu.

Jika disini ibu kesulitan mencari jenis hukuman apa yang tepat untuk suami, maka jangan sungkan mendaftarkan diri ibu mengikuti konseling telepon dengan saya.

Saya akan mendengarkan detail masalah yang ibu alami saat ini dan saya akan memberikan treatment yang tepat.

Treatment ini perlu ibu lakukan dalam jangka waktu 2 minggu, selanjutnya setelah 2 minggu ibu bisa menghubungi saya kembali untuk menjelaskan mengenai perkembangan rumah tangganya setelah menjalankan treatment.

Kita akan evaluasi bersama-sama, sebaiknya sikap apalagi yang perlu dilakukan untuk membuat rumah tangga ibu kembali membaik.

Nah, jika ibu siap ikhtiar melalui konseling telepon silakan bisa mendaftar melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor +628111 26 4401. Atau bisa klik link otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Konseling Telepon <<

Loading

Tiru Ini! 3 Hal yang Bikin Suami Ketagihan Bercinta dengan Pelakor

“Aku selingkuh karena dia selalu mendengarkan curhatanku”

“Kamu terlalu cerewet, banyak menuntut, melarangku ini dan itu. Sedangkan dia begitu patuh padaku”

“Kamu sibuk dengan duniamu sendiri! Dia yang selalu hadir untuk menemani dan mendukungku”

Seperti inilah alasan yang biasanya dilontarkan oleh bapak-bapak yang ketahuan selingkuh oleh istrinya. Apakah benar demikian alasan mereka selingkuh?

Bisa iya, bisa tidak!

Memang benar, ada suami selingkuh dari istrinya karena istri sibuk dengan dunianya sendiri kemudian sang suami bertemu dengan rekan kerjanya yang selalu mendengarkan dan mendukungnya.

Akhirnya terciptalah kenyamanan dalam bersama dan bercerita. Lalu apakah perselingkuhan mereka sampai disitu? Tentu saja tidak! Karena 99,99% perselingkuhan terjadi akibat keduanya tak mampu menahan syahwat.

Nyaman didengarkan dan didukung itu hanya alasan! Jika norma, adab, logika dan iman kita masih ada di dalam hati kita, maka cukup sampai curhat saja.

Tidak perlu dilanjutkan dengan berhubungan badan. Tapi kalau nyaman didukung dan didengarkan kemudian lanjut main-main di atas ranjang, ya sudah! Ini namanya memang selingkuh karena syahwat.

Tidak ada namanya selingkuh karena dia baik, pintar menabung, enak diajak curhat. Ujung-ujungnya mereka kelon juga, kan?

Nah sampai disini ibu perlu waspada! Karena perselingkuhan suami ibu dengan wanita ketiga bisa terus berlanjut, makin sulit diputus jika suami ibu sudah ketagihan bercinta dengannya.

Dan, wanita ketiga selalu pandai mencari celah ‘apa sih yang disukai’ suami orang ini saat berhubungan? Titik itu akan dipuaskan sehingga suami ibu balik lagi, balik lagi bahkan terkunci birahinya oleh sang pelakor tersebut.

Nah, setidaknya buk ada 3 hal yang dilakukan pihak ketiga saat memuaskan suami orang di atas ranjang sehingga dia ketagihan dan sulit lepas.

Pertama, pro aktif!

Pro aktif berbeda dengan agresif ya buk! Kadang banyak wanita nyinyir dan bilang, ‘ihh jadi wanita kok kegenitan, kegatelan!’

‘Suka banget nyosor duluan, mepet-mepet, nggak punya malu ya!?’

Kita biasanya komentar pedas seperti ini kalau melihat ada wanita yang cukup aktif untuk membuat pasangannya luluh. Nah, kalau pasangannya ini sudah sah, suaminya sendiri kemudian istri mau nyosor mulu ya gak apa-apa lah.

Tapi jangan 24 seminggu ibu nyosor dan mepet-mepet terus ya! Ada kalanya 2X seminggu, ibu yang aktif lebih dulu. Ngegodain suami, glendotan sama suami, grepek-grepek suami, gombalin suami.

Nah, ini namanya pro aktif! Jangan takut dibilang genit atau nakal, karena istri wajib centil ataupun nakal sama suaminya sendiri.

Karena justru inilah yang disukai suami ibu. Wanita ketiga pun melakukan hal ini buk! Hal yang jarang didapatkan suami dari istrinya karena seringkali kita merasa ‘ihh ngapain sih! udah tua juga, udah ada anak. udah nggak jamannya lagi centil-centil’

Wah, jangan salah buk! Mau remaja, dewasa maupun sudah tua, pria tetap menyukai wanita manja dan centil. Jadi, ayo buk! Belajar bersikap lebih luwes di depan suami dan pro aktif.

Kedua, sesekali menjadi pemimpin!

Saya pernah membuat sebuah quote yang saya upload di instagram yakni ‘jadilah pelacur di rumah bagi suamimu sendiri’

Pelacur itu buk, mereka pol-polan melayani pelanggannya. Tanpa diminta, dia rela koprol, kayang, jongkok dan pose atau variasi apapun dilakukan.

Karena pelacur ini tahu bahwa pelanggan ini besok bisa datang lagi, bisa juga tidak!

Lalu akhirnya dia punya prinsip bekerja ‘pelanggan ini besok harus balik lagi, jadi harus kupuaskan secara optimal’

Nah! Semangat ini yang perlu ibu tiru yakni munculkan energi menggebu-gebu ingin bercinta dengan suami, mulai napas ibu, tangan ibu yang aktif dsb ibu atur sedemikian rupa seolah-olah ibu sangat menginginkan suami saat ini juga.

Sesekali buk, jadilah pemimpin yang mendominasi permainan. Minta suami melakukan ini dan itu sesuai keinginan ibu, tapi tetap utamakan kepuasannya.

Dalam momen ini ibu akan terlihat percaya diri dan inilah yang sangat disukai suami.

Ketiga, berikan sentuhan afterplay yang manis

Biasanya suami kalau sudah selesai main itu langsung tidur! Karena memang dia merasakan kenyamanan dan sudah melepaskan penatnya melalui racun-racun yang dikeluarkan itu.

Tidak masalah jika memang suami ingin tidur. Tapi jangan lupa ketika sudah bangun pada pagi hari atau saat sarapan berdua atau saat suami sudah berangkat kerja, berikan apresiasi.

Bisa itu berupa pesan, ucapan rindu dan sudah nggak sabar lagi untuk mengulang malam yang indah dsb. Ibu bisa rangkai kalimat manis sendiri dan sesuaikan dengan porsi mesra yang biasa ibu lakukan untuk suami.

Mungkin dari ketiga tips ini ada yang merasa kesulitan untuk menerapkannya karena suami ini disentuh saja susah. Dia sering beralasan capek dsb. Gairahnya sulit banget dibangkitkan sehingga istri sering menyerah untuk tak lagi ikhtiar menghangatkan ranjangnya.

Nah, jika ibu dan suami disini hubungan emosionalnya agak renggang sehingga suami sulit dibangkitkan maka bisa ikhtiar melalui Buka Aura Seks Appeal Berjamaah.

Inshallah akan saya selenggarakan pada Sabtu, 2 September 2023 melalui Zoom Meeting. Jadi, kita akan buka aura secara bersama-sama.

Layanan ini khusus istri yang sedang ikhtiar mengembalikan gairah suami atau ingin memanaskan kembali kehidupan ranjangnya.

Mungkin suami tak lagi mengajak istri karena telah dipuaskan wanita ketiga, sudah lama berumah tangga dan alami kebosanan atau tanpa alasan jelas suami tak lagi menyentuh istri.

Dalam Buka Aura Seks Appeal ‘Berjamaah’, saya mentransfer energi kepada ibu sehingga terbuka aura daya tarik seksnya. Saya membersihkan titik-titik syahwat dalam diri istri yang selama ini tertutup sehingga sulit bangkitkan gairah suami.

Ada 3 keuntungan yang bisa ibu dapatkan. Pertama, mahar lebih terjangkau dibandingkan jika ibu mengikutinya secara mandiri.

Kedua, saya melengkapinya dengan Parfum Galadiva. Secara serentak setelah selesai Buka Aura, saya mengirim Parfum Galadiva ke alamat ibu. Parfum Galadiva ini memiliki kemasan baru lengkap dengan BPOM. Aromanya lebih manis, lembut dan sensual.

Nah, Parfum Galadiva ini sewaktu-waktu bisa ibu kenakan agar godaan maupun rayuan yang ibu berikan ke suami bisa dengan mudah membangkitkan syahwatnya.

Manfaat ketiga, Buka Aura Seks Appeal hanya perlu dilakukan 1X dan energinya aktif selamanya. Ibu hanya perlu merawat, menjaga dan menguatkan aura daya tarik seksnya melalui Parfum Galadiva.

Nah jika ibu mantap ikhtiar melalui Buka Aura Seks Appeal ‘Berjamaah’ untuk meningkatkan keintiman dengan suami, silakan bisa daftar melalui chat WA maupun telp. di nomor konsultasi +628111 26 4401.

>> Saya Siap Ikhtiar Buka Aura Seks Appeal Berjamaah <<

Loading

Cara Mudah Mengunci Sukma Suami agar Tak Dipengaruhi Pelakor

Beberapa waktu lalu, saya ada seorang klien yang telah memaharkan Kalung Sakinah tapi beliau kesulitan untuk menyelaraskan pikiran, perasaan dan sikap keseharian.

Jadi, tiap klien yang telah berkomitmen ikhtiar bersama saya melalui perhiasan spiritual berupa Kalung Sakinah, saya memberikan arahan bahwa pikiran, perasaan dan sikap keseharian harus selaras. 3 elemen dalam diri ini harus selaras.

Misalnya, ibu ingin mengembalikan kesetiaan suami. Ibu ingin memutuskan hubungan suami dengan pelakor. Ini keinginan ibu yang berjalan di pikiran ibu.

Tapi perasaan ibu masih ada rasa jijik sama suami, “duh aku gak tahan Mbak Meida kalau masih harus melayani suami. Saya jijik, jengkel, benci, saya pingin tonjok mukanya soalnya suami tidak menunjukkan rasa bersalah sama sekali.”

Nah, disini 2 elemen yakni pikiran dan perasaan ibu sudah berjalan tidak selaras. Tapi di sisi lain, sikap keseharian ibu, ibu masih tetap melayani suami.

Ibu mencoba memaksakan diri untuk menyiapkan pakaian suami, menyediakan makanan untuk suami bahkan melayani suami di atas ranjang.

Sikap ibu ini bentuk dari komitmen mengembalikan kesetiaan suami, bentuk dari formalitas tanggung jawab istri pada suami. Bukan muncul dari rasa sayang dan kasihan untuk suami.

Jadi, terlihat jelas bahwa 3 elemen tadi yakni pikiran, perasaan dan tindakan ibu tidak selaras. Maka terjadilah yang namanya konflik mental.

Hajat ibu yakni mengembalikan keharmonisan dengan suami, mengunci sukma suami, memutuskan suami dengan pelakor sulit tercapai.

Karena apa? Karena terjadi konflik mental. Pikiran, perasaan dan tindakan ibu TIDAK SELARAS. Nah, saya jujur saja, menyelaraskan 3 elemen ini adalah hal TERSULIT dalam ikhtiar Kalung Sakinah.

Oh ya, sebelum saya lanjutkan lebih jauh, saya mau kasih tahu dulu apa itu Kalung Sakinah.

Ini merupakan kalung emas asli dengan 3 energi spiritual sekaligus. Manfaat pertama, membantu melembutkan hati suami agar tiap kata yang ibu ucapkan bisa lebih didengarkan suami.

Pria yang sedang kasmaran karena nafsunya diburu oleh pengaruh pihak ketiga, ini bisa diluluhkan hatinya melalui kalimat-kalimat baik dari istri sah.

Manfaat kedua, mengunci birahi suami. Khususnya agar tidak lagi berhubungan intim dengan pihak ketiga. Karena banyak pelakor yang saya ketahui memanfaatkan susuk atau ilmu gaib lain di daerah kemaluannya.

Sehingga, tiap kali berhubungan dengan suami ibu, energi negatifnya bereaksi dan membuat suami makin sulit melepaskan diri.

Manfaat ketiga, meningkatkan keharmonisan rumah tangga. Ini sebagai pelengkap karena komunikasi sudah terbuka dan birahinya terkunci.

Energi Kalung Sakinah ini murni dari kekuatan doa. Kita memanjatkan doa pada Yang Maha Kuasa, meminta perlindungan, pertolongan dan petunjukNya agar diberikan solusi terbaik untuk rumah tangga kita.

Saya tidak menggunakan ilmu hitam, jin, khodam dsb. Jadi, ibu-ibu yang ingin memaharkan Kalung Sakinah ini jangan khawatir.

Dan, ketika ibu memaharkan Kalung Sakinah saya tidak hanya memberikan kalung begitu saja. Saya akan berikan bimbingan lahir batin sesuai kondisi rumah tangga ibu agar hasilnya lebih optimal.

Bagi ibu yang siap berikhtiar melalui Kalung Sakinah bisa menghubungi nomor konsultasi untuk melakukan pemesanan yakni di +628111264401.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Kalung Sakinah <<

Baiklah, kita lanjut lagi!

Saat ibu melihat suami selingkuh, ibu jengkel, marah, kecewa, sedih dan tidak mudah menerima suami kembali.

Tapi karena terdesak oleh keadaan seperti ibu masih mempertimbangkan, ibu bergantung finansial pada suami, ibu takut mengecewakan keluarga besar dsb, maka ibu mencoba mempertahankan rumah tangganya.

Nah, disinilah tantangan yang harus diselesaikan istri yang mantap ikhtiar dengan saya melalui Kalung Sakinah. Yakni, belajar menyelaraskan pikiran, perasaan dan tindakan. Ketiga elemen ini harus berjalan harmonis dengan hajat ibu.

Sekali lagi, menyeleraskan ketiga elemen ini tidak mudah! Jadi, memang perlu belajar perlahan dan saya tidak akan memaksakan kondisi ibu.

Nanti saat ketiga elemen ini, perasaan, pikiran dan tindakan kok sudah selaras, inshallah ibu akan sangat mudah mengunci sukma, cinta dan birahi suami.

Dimanapun tempatnya, ibu hanya perlu baca doa khusus yang saya buat, yang biasanya saya sertakan dalam buku panduan Kalung Sakinah.

Dalam keadaan santai, tiduran, rebahan, dibaca saja, dihayati, nanti inshallah pelan-pelan sukma suami akan terkunci otomatis.

Ini adalah kekuatan energi dari doa, pikiran, perasaan dan tindakan yang bersatu. Saat semua elemen ini sudah selaras, medan energi atau aura yang mengelilingi tubuh ibu akan bekerja semacam magnet yang menarik segala hal yang selaras dengan pikiran, perasaan, tindakan dan doa kita.

Jadi, tidak perlu fokus berdoa, tidak harus berdoa hanya pada waktu-waktu tertentu saja, boleh kapanpun dan dimanapun membaca doa afirmasi yang saya ciptakan khusus sesuai hajat ibu.

Saat masak, berkendara, bekerja, main HP, rebahan, tiduran, santai-santai sambil ngeteh, batinnya ibu sambil komat kamit baca doa, inshallah ini akan memperkuat medan energi tubuh ibu untuk menarik hajat yang ibu inginkan. Seperti mengunci birahi suami, menjaga keharmonisan rumah tangga dsb.

“Nah, bagaimana caranya agar saya bisa dapat doa dan panduan berdoanya ini Mbak Meida?”

Untuk ini, perlu berkomitmen ikhtiar dulu mengikuti bimbingan spiritual rumah tangga saya melalui perhiasan Kalung Sakinah.

Silakan boleh chat WhatsApp atau telepon di nomor +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Kalung Sakinah <<

Loading

Cara Melunturkan Bucin Suami ke Pelakor dengan 3 Sikap Ini

Silakan ibu bisa siapkan catatan kecil dan bolpoin kemudian catat apa yang akan saya jelaskan. Suami ibu inshallah akan sangat menyukai ibu jika ibu melakukan 3 hal yang akan saya tunjukkan ini.

Sehingga rasa sukanya ini bisa kembali fokus pada ibu dan melunturkan bucinnya suami pada pelakor.

Sebelum saya lanjutkan, silakan catat nomor konsultasi saya lebih dulu di 08111 26 4401. Melalui nomor konsultasi tersebut, ibu bisa menghubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon kemudian menjelaskan detil masalah rumah tangganya seperti apa.

Bimbingan rumah tangga di tempat saya bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu seperti saat ibu curhat pada teman atau keluarganya. Hal pertama yang saya lakukan adalah membantu membersihkan, menetralkan dan menguatkan aura daya tarik ibu.

Medan energi di sekeliling tubuh ibu atau saya menyebutnya sebagai aura, ketika sudah bersih dan bermuatan energi positif, maka aura ini akan memiliki daya yang kuat untuk menarik beragam hal baik dalam diri ibu.

Seperti, lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci fokus suami, meningkatkan kepercayaan diri hingga menarik orang-orang serta situasi yang bisa membantu mempercepat terkabulnya hajat ibu.

Setelah aura diperbaiki, saya juga akan membantu memberikan bimbingan mengenai apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C, keputusan yang harus ibu ambil dsb.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, jangan segan menghubungi saya ya.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Bimbingan Mbak Meida <<

Hal pertama yang bisa membantu melunturkan bucinnya suami ke pelakor adalah berdandan.

Saran saya bagi istri. Siapapun Anda dan dimanapun Anda berada, Anda tetap harus produktif, berkarya dan memiliki pemasukan sendiri.

Minimal Anda bisa membahagiakan diri sendiri dengan melakukan perawatan dan membeli pakaian yang Anda sukai. Anda lakukan itu untuk kebahagiaan diri sendiri.

Bukan untuk suami, bukan untuk orang lain. Tapi, sebagai bentuk rasa syukur Anda pada Yang Maha Kuasa jadi Anda merawat diri.

Jaga bentuk tubuh Anda. Jangan setelah menikah, Anda membiarkan tubuh Anda makin melebar dan wajah tidak terawat. Tidak harus persis seperti model yang seksi, bohay dsb. Cukup terlihat segar dan sehat.

Karena saat Anda cantik dan menarik, yang bangga dan puas pasti diri Anda sendiri. Ketika Anda berkaca, Anda jadi lebih percaya diri.

Setelah itu, niat keduanya Anda dandan dan melakukan perawatan itu untuk suami Anda.

Pria itu, siapapun orangnya pasti suka kalau lihat wanita dandan dan cantik.

Nah ada 3 waktu afdhol dalam berdandan untuk suami.

Waktu pertama dimana Anda harus berdandan rapi dan menarik adalah ketika suami akan pergi. Pergi kemana? Berangkat kerja misalnya.

Saat pagi tiba, Anda harus menemani suami sarapan dalam keadaan cantik dan menyejukkan mata. Tampilkan wajah ceria dan senyum yang berseri-seri.

Dan, sungguh ini sudah cukup untuk membuat suami kembali jatuh cinta lagi pada Anda.

Pagi hari adalah stressful-time. Waktu yang paling mudah menimbulkan stres. Apalagi jika di kantor suami Anda sudah ditunggu dengan setumpuk pekerjaan.

Nah, sebagai istri Anda harus mengusahakan untuk berdandan rapi, menarik dan wangi. Tidak harus heboh dandannya, yang penting tidak awut-awutan dan bau.

Inilah yang akan diingat suami ketika berangkat kerja. Seharian bekerja, suami akan mengingat wajah berseri-seri Anda hingga dia terdorong syahwatnya untuk segera pulang dan menuju malam hari.

Waktu kedua adalah saat suami pulang ke rumah.

Entah itu pulang bekerja karena rutinitasnya sehari-hari maupun pulang dari perjalanan jauh pada larut malam.

Bagi seorang pria, rumah adalah tempat menentramkan, tempatnya beristirahat dan melepas penat.

Maka, sebagai istri yang bijaksana Anda tidak perlu banyak bertanya dengan kesibukan suami di luar rumah.

Cukup berdandan rapi, menarik dan wangi kemudian bersiaplah menyambut suami Anda dengan senyuman.

Pasti, suami akan merasakan ketenangan bahkan bergairah melihat Anda. Ingat! Tidak perlu banyak bertanya.

Karena bagi pria, rumah adalah tempat beristirahat. Setelah pulang ke rumah, masih Anda minta untuk bicara lagi, itu sebuah pekerjaan bagi pria.

Jadi, cukup dandan saja kemudian pandang suami Anda dengan mata penuh kerinduan dan ini pasti akan membuat suami Anda luluh rasa capeknya, luluh pula gumpalan-gumpalan emosi serta rasa tertekan di kantornya.

Waktu ketiga adalah malam menjelang tidur.

Berhias akan membuat suami Anda merasa lebih sejuk dan teduh ketika berdekatan dengan Anda di atas ranjang.

Malam hari menjelang tidur adalah waktu yang tepat untuk bermesraan dengan pasangan, maka gunakan kesempatan ini berdandan lebih optimal spesial untuk suami Anda.

Bangun keakraban dengan mengobrol, berpegangan tangan, mengusap rambut, kemudian membicarakan keseharian kalian masing-masing.

Anda tidak perlu bertanya pada suami, kalau malam suka gak istrinya dandan? Tidak penting. Dandan saja dan gunakan pakaian yang menarik, sudah pasti suami Anda suka.

Jangan malu untuk menunjukkan rasa cinta Anda pada suami melalui usaha Anda dalam berdandan dan menyenangkan hatinya ini.

Selanjutnya, hal kedua yang mampu membuat bucinnya suami luntur ke pelakor adalah memulai dulu dan proaktif

Hampir semua pria memiliki fantasi istri lebih aktif sedangkan pasif.

Jika Anda belum pernah mencoba ini, sesekali Anda harus mencoba dominan, menjadi pemimpin bagi suami Anda di atas ranjang.

Hal ketiga yang mampu membuat bucinnya suami luntur ke pelakor adalah patuh.

Biar bagaimanapun juga, suami Anda itu adalah seorang pria yang mana otaknya didesain untuk menjadi pemimpin. Jadi, terang saja jika egonya tinggi.

Meskipun kemampuan finansial suami di bawah Anda, Anda tetap harus patuh dan mengikuti apa yang menjadi keputusannya. Meskipun ini tidak mudah, tapi belajarlah menurunkan ego demi keutuhan rumah tangga Anda.

Loading

Selalu Diam Saat Konflik? Ini Cara Lembut Buat Suami Buka Mulut

“Mbak, saya itu jengkel banget sama suami! Tiap kali ada masalah, tiap kali saya ajak diskusi, dia selalu diam”

“Istilah kerennya itu silent treatment Mbak! Dia selalu diam kalau ada masalah. Nah kalau seperti itu terus, kapan selesainya masalah kita? Karena masalah sepele itu kalau ditumpuk kan bisa makin besar Mbak!”

Nah, siapa ibu-ibu disini yang suaminya hobi diam tiap kali menghadapi konflik? Seperti yang diungkapkan klien saya tadi, istilah kerennya adalah Silent Treatment.

Silent Treatment adalah menolak untuk berkomunikasi baik secara langsung maupun tak langsung. Ayo coba tulis di kolom komentar, siapakah yang sering didiamkan suami tiap kali konflik?

Dan, bagaimana rasanya didiamkan suami? Coba cerita ke saya dengan cara tulis di komentar, nanti saya akan baca satu per satu.

Nah, sebenarnya ada lho alasannya kenapa suami memilih diam dan menghindar.

Pertama, kemungkinan suami ibu sudah pernah berbicara dan memberi solusi tapi tidak ibu dengarkan karena ibu mengutamakan emosinya.

Jadi, pada kesempatan lain ketika ibu dan suami alami konflik, ini membuat suami malas berbicara lalu memilih diam.

Ada lagi suami yang jenuh mendengar istrinya ngomel, dia tidak mau menambah masalah baru sehingga memilih untuk diam.

Apapun alasan dibalik diamnya suami, jelas ini tidak baik dan tidak boleh diteruskan. Sebagai anggota keluarga yang waras, ibu harus mencari cara untuk membuat suami mau mengungkapkan pendapatnya pasca bertengkar sehingga masalah bisa terurai serta tak lagi terulangi.

Tapi sebelum kita diskusi bareng, saya mau ibu mencatat dulu nomor konsultasi saya di +628111 26 4401.

Melalui nomor konsultasi tersebut, ibu bisa menghubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon kemudian menjelaskan detil masalah rumah tangganya seperti apa.

Kemudian, jika ibu setuju untuk mendaftar bimbingan spiritual rumah tangga, saya akan memberikan solusi maupun treatment sesuai masalah yang ibu alami.

>> Saya Siap Menerima Bimbingan Mbak Meida <<

Tiap kali menghadapi konflik, ada 2 tipe orang yang perlu ibu perhatikan.

Pertama, dia diam karena butuh waktu untuk berpikir, menenangkan diri lebih dulu, tidak mau gegabah bicara dan ambil keputusan karena takut menyakiti pasangan atau salah dalam bertindak.

Kedua, orang yang tidak bisa diam. Dia maunya ingin langsung membereskan masalah saat itu juga meski dalam emosi tinggi. Pokoknya ngotot ingin bicara.

Nah, ibu dan suami kira-kira masuk kategori mana? Yang memilih diam atau langsung berbicara.

Suami ibu yang diam dan menghindar, mungkin saja tidak ingin makin menyulut konflik. Jadi, diam bagi suami ibu adalah kesempatan untuk mendengarkan ibu lebih dalam.

Sayangnya, tabiat wanita kan berbeda dengan pria. Wanita itu selalu ingin berbicara. Apalagi dalam keadaan marah dan berkonflik, wanita cenderung ingin mendapatkan kejelasan sampai detail dan saat itu juga.

Melihat hal ini, suami ibu langsung bersikap defensif. Dia menganggap ibu menyerang dan menyalahkan. Itulah kenapa dia diam dan menghindar.

Padahal sesungguhnya, suami juga ingin bicara dari hati ke hati dengan ibu. Tapi, ibu seringkali sudah emosi duluan. Akhirnya ya ini membuat suami agak malas untuk berbicara pada ibu.

“Lalu bagaimana Mbak Meida, menghadapi suami yang terlanjur diam saja saat berkonflik?”

Ibu coba perhatikan 2 tipe tadi yang saya jelaskan. Pertama, ingin diam lebih dulu menenangkan pikiran dan kedua ingin langsung menyelesaikan.

Nah, suami ibu tergolong yang mana? Jika menurut penilaian ibu, suami tergolong tipe pertama maka berikan waktu bagi suami untuk berpikir dan menenangkan diri.

Nanti jika ibu dan suami sudah dalam keadaan tenang, dibicarakan lagi topik yang menjadi sumber konflik tadi. Pastikan ketika memiliki waktu, ibu dan suami dalam keadaan mood baik.

Bicara dalam kondisi emosi tenang dan suasana hangat, inshallah bisa menghasilkan solusi yang lebih baik bagi ibu dan suami.

Tapi, jika selama ini ibu sudah menerapkannya tapi hasilnya zonk, suami masih diam saja meski ibu sudah mengajak suami bicara dalam keadaan tenang, ini berarti suami membutuhkan perlakuan khusus dari ibu.

Salah satunya menyentuh sukma suami atau melunakkan hati suami secara spiritual. Untuk yang satu ini, harus menggunakan sarana spiritual khusus ya.

Biasanya, klien yang bersedia mengikuti bimbingan spiritual saya berikan pegangan berupa Cincin Sakinah dengan energi fokus melembutkan hati suami.

Ini merupakan sarana spiritual berupa cincin emas asli yang bisa ibu kenakan seperti cincin pada umumnya. Saya menyempurnakan energi Cincin Sakinah yang mana vibrasi auranya saya fokuskan untuk melembutkan hati suami.

Dan, letak sumber utama energinya ada pada mata cincinnya. Jadi, jika kebetulan ibu setiap hari bertemu dengan suami maka usahakan menyentuhkan Cincin Sakinah ini langsung pada kulit suami.

Tiap kali sarapan, ibu bisa dengan lembut memainkan tangan suami. Malam hari menjelang tidur, ibu bisa berikan pijatan pada punggung suami. Lakukan secara natural sehingga suami tidak curiga bahwa disitu ibu sedang menyalurkan energi positif untuk membuat suami lebih mendengarkan ibu.

Inshallah, pelan tapi pasti ketika ibu konsisten melakukan ikhtiar lahir batin, ibu akan merasakan banyak manfaatnya. Emosi ibu jadi lebih terkontrol, suami melembut hatinya sehingga lebih terbuka dan lebih mudah diajak diskusi.

Nah, bagi ibu yang berniat khtiar untuk melunakkan hati suami agar jika dicurhati istri bisa lebih mendengarkan, tidak keras kepala, tidak kasar, bisa hubungi saya melalui nomor konsultasi +628111264401 atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

Loading

3 Langkah Cantik Jaga Emosi agar Suami Tak Mudah Bermain Hati

Siapa disini yang emosinya mudah tersulut sama kelakuan suami? Jawab jujur di kolom komentar ya, saya mau baca satu per satu.

Jelaskan juga sikap atau kata-kata suami yang bagaimana yang seringkali bikin ibu emosi.

“Suami suka ambil es batu yang saya buat tanpa ijin Mbak”

“Suami itu kalau ada masalah cuma diam Mbak, nggak mau diajak diskusi”

“Suami saya suka naruh handuk sembarangan Mbak!”

“Suami saya kalau ke rumah pelakor ijin dulu ke saya Mbak, saya jadi emosi pingin nonjok hidungnya”

“Suami saya suka kasih uang ke adiknya tanpa bilang ke saya Mbak, padahal kebutuhan keluarga saja belum dia penuhi dengan baik”

Dsb

Ibu-ibu disini mungkin memiliki keluhan lain terkait sikap suami yang bikin ibu emosi tiada henti.

Nah, pada kesempatan kali ini saya tidak akan meminta ibu untuk bersikap sabar atau menahan amarahnya. Orang pingin marah kok ditahan, nanti bisa bikin bisulan.

Ini benar ya, ini fakta!

Bahwa emosi yang ditahan justru akan berdampak tidak baik bagi kesehatan fisik kita.

“Berarti kita boleh marah ya Mbak?!”

Boleh dong!

Marah adalah salah satu bentuk emosi yang wajar dan bisa dirasakan oleh semua manusia. Dan, marah bukan berarti buruk kemudian bikin hipertensi jadi harus dihindari. Tidak selalu seperti itu.

Justru kalau marah tidak diungkapkan bisa bikin stres dan tertekan. Hanya saja, marah yang tepat dan bermanfaat bagi kesehatan mental itu ada caranya.

Bukan sekedar marah, bentak-bentak, menyudutkan suami, menghina atau mengkritik sikap suami, mengeluarkan kata-kata kotor dan pada akhirnya menyakiti suami, membuat kita menyesali perbuatan kita.

Kalau marah yang model begini tidak tepat ya! Karena bisa membuat suami bersikap tertutup serta makin menghindari ibu. Sehingga jika ini terjadi, hubungan dengan suami jadi makin renggang dan tidak ketemu solusi.

Marah itu ada caranya. Seperti apa caranya?

Sebelum saya lanjutkan, saya minta tolong pada ibu-ibu semuanya disini untuk mencatat nomor konsultasi saya yakni +628111 26 4401.

Melalui nomor konsultasi tersebut, ibu bisa menghubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon kemudian menjelaskan detil masalah rumah tangganya seperti apa.

Bimbingan rumah tangga di tempat saya bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu seperti saat ibu curhat pada teman atau keluarganya. Hal pertama yang saya lakukan adalah membantu membersihkan, menetralkan dan menguatkan aura daya tarik ibu.

Medan energi di sekeliling tubuh ibu atau saya menyebutnya sebagai aura, ketika sudah bersih dan bermuatan energi positif, maka aura ini akan memiliki daya yang kuat untuk menarik beragam hal baik dalam diri ibu.

Seperti, lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci fokus suami, meningkatkan kepercayaan diri hingga menarik orang-orang serta situasi yang bisa membantu mempercepat terkabulnya hajat ibu.

Setelah aura diperbaiki, saya juga akan membantu memberikan bimbingan mengenai apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C, keputusan yang harus ibu ambil dsb.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, jangan segan menghubungi saya ya.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Bimbingan Mbak Meida <<

Emosi marah yang kita rasakan, itu ada tahapannya buk!

Dengan mengenal tahapan marah ini, kita bisa lebih mampu mengendalikan emosi marah sehingga respon kita terhadap orang yang bikin marah itu tadi, bisa lebih terkontrol.

Tidak sembarangan bersikap atau berkata-kata yang nantinya bikin orang lain sakit hati dan berujung penyesalan pada diri kita.

Tahapan marah pertama adalah IRITASI

Contoh, ibu tidak sengaja melihat HP suaminya. Ada pesan masuk dari wanita ketiga, pesannya “hati-hati di jalan ya sayang.”

Ketika melihat pesan ini, kita sebenarnya tidak langsung marah.

Tapi, mengalami iritasi lebih dulu. Ciri-cirinya, muncul rasa tidak nyaman dan fokus kita langsung 100% mengarah pada hal yang membuat kita iritasi ini tadi.

Tahapan marah kedua adalah TERSULUT

Setelah alami iritasi, emosi kita disini mulai tersulut yang terlihat jelas pada reaksi tubuh kita. Tubuh ibu mengeluarkan hormon stres, mulai deg-degan, gemetar, keluar keringat dingin dan nafas jadi lebih cepat.

Saat ini terjadi segera atur pernapasan dengan metode 7 3 7. Tarik nafas selama 7 detik, tahan selama 3 detik, kemudian keluarkan lewat mulut selama 7 detik. Ulang metode pernapasan 7 3 7 ini selama 3 kali.

Pernapasan yang teratur ini membantu memberikan jeda bagi otak ibu sehingga tidak cepat marah pada suami. Terkadang, kenapa kita mudah cepat marah sebenarnya karena kita tidak belajar memberi jeda seperti ini.

Kalau kita terburu-buru merespon, maka yang keluar dari mulut kita seringkali kata-kata buruk, sikap yang menyakiti pasangan dsb seolah kita ini orang sensitif, mudah uring-uringan dan tak mampu mengontrol emosi.

Tahapan marah ketiga adalah KLIMAKS

Ini adalah puncaknya orang marah.

Biasanya di tahap ini kita mengeluarkan kata-kata kotor, fisik kita mulai bereaksi seperti ingin membanting pintu, membanting barang-barang yang ada di dekat kita bahkan ketika sudah tak mampu mengendalikan diri, kita ingin menampar, memukul hingga menonjok orang yang bikin kita emosi.

Tapi respon ini bisa dikendalikan bahkan bisa dihindari ketika pada tahap kedua atau tahap tersulut tadi, kita mampu melatih otak untuk memberi jeda.

Inshallah dengan memahami 3 tahapan marah ini kita bisa tahu bagaimana kondisi emosi kita saat ini. Respon ibu bisa lebih dikendalikan, tidak los dol yaa..

Tidak mudah mengeluarkan kata-kata kotor, bersikap di luar kendali sehingga tidak sampai membuat suami tersakiti dengan tindakan ibu.

Itulah cara cantik untuk mengendalikan marah pada suami. Semoga bermanfaat dan bisa membantu menjaga keutuhan rumah tangga ibu.

Loading

3 Kebiasaan Istri Ini Bikin Suami Makin Lengket Sama Pelakor

“Saya dan suami hampir tiap hari bertengkar karena pelakor Mbak”

“Suami tak ingin saya membahasnya lagi, tapi bagaimana mungkin saya tidak membahasnya jika hampir tiap minggu suami masih bertemu, hampir tiap hari suami memberi perhatian ke pelakor diam-diam di belakang saya!”

“Hati saya sakit! Dan, saya tidak bisa mengikuti bimbingan Mbak Meida dimana saya harus diam dan tetap patuh. Itu terlalu sulit buat saya Mbak”

Nah, kurang lebih seperti ini curhatan salah seorang klien saya yang telah memaharkan Kalung Sakinah sebagai bentuk ikhtiar melepaskan suami dari jeratan virus pelakor.

Klien sendiri sudah cukup lama berkonsultasi dan mengikuti bimbingan saya, kurang lebih 3 bulan. Dan, alhamdulillah sebenarnya sudah banyak perubahan dialami sang suami.

Dulunya sang suami ini tak pulang sama sekali, tapi sekarang sudah mau pulang dan hanya sekali seminggu ketemu pelakor pasca beliau ikhtiar melalui Kalung Sakinah.

Dan, bagi saya ini sudah tergolong perubahan besar karena semakin banyak waktu yang dimiliki istri bersama sang suami, inshallah semakin besar pengaruh baik yang bisa diberikan.

Khususnya agar sang suami bisa melihat langsung kemilau cahaya asli dari liontin Kalung Sakinah. Liontin Sakinah ini terbuat dari emas asli dengan energi buka aura daya tarik.

Melalui liontin ini, jika suami tak sengaja melihatnya inshallah secara perlahan bisa membantu melembutkan hatinya.

Nah, dalam proses ini nanti istri bisa lebih sering memasukkan ide-ide, saran yang positif pada suami seperti agar suami lebih perhatian, lebih fokus pada anak dan istri. Inshallah akan lebih didengar dan diterima suami.

Dan, klien saya sebenarnya sudah masuk dalam fase suami mulai melembut hatinya. Ini terbukti dari kemauan sang suami untuk pulang ke rumah, yang mana sebelumnya kan selalu tinggal bersama pelakor tiap hari.

Nah, sayangnya kesabaran klien saya ini setipis tisu. Yah, yang namanya luka batin sebab perselingkuhan itu memang menyakitkan dan sulit ditahan. Dan, saya sangat memahami emosi up and down yang dialami klien.

Itulah kenapa, kemudian saya tenangkan. Saya berikan penguatan dan bimbingan agar sedikit lebih sabar, menunggu momen simpati suami kembali seutuhnya baru kemudian secara lembut kita meminta suami meninggalkan pelakor.

Tapi kembali lagi, sebagai konsultan spiritual, saya sebatas memberikan bimbingan. Keputusan apapun yang ingin dilakukan itu tetap hak klien seutuhnya.

Nah, klien sendiri ketika bertengkar dengan suaminya ini sebenarnya disebabkan kebiasaan sepele. Tapi meskipun sepele, ini tetaplah kebiasaan yang tidak baik bahkan bisa membuat suami makin lengket sama pelakor.

Jadi, saat klien waktunya mendapatkan bimbingan, saya selalu ingatkan hal itu. Dan, pada kesempatan kali ini, saya ingin menjelaskan pada ibu-ibu semua kebiasaan bertengkar sepele itu apa saja sehingga ibu juga bisa belajar dari pengalaman klien saya.

Kebiasaan sepele pertama adalah merasa diri paling benar.

Saya paham betul apa yang dirasakan klien saat diselingkuhi suami. Sedih, tertekan, sensitif, muak, kecewa bahkan trauma hingga depresi.

Tapi, meskipun begitu, suami kita ini adalah titipan Yang Maha Kuasa yang mana kehadirannya bisa jadi adalah sebuah ujian bagi kita.

Maka, dalam bertengkar dengan suami, sesakit apapun ibu, tetap hormati suami. Jangan merasa diri paling benar. Kita juga perlu menyadari kesalahan-kesalahan di masa lalu yang mungkin saja menjadi penyumbang keinginan suami untuk berselingkuh.

Rumah tangga kita tidak akan berjalan dengan harmonis jika masing-masing saling mengedepankan ego. Suami merasa benar dengan perselingkuhannya, kita merasa benar karena diselingkuhi.

Bagi saya, dalam kasus seperti ini tidak ada yang benar! Yang benar adalah kita harus segera sadar untuk memperbaiki diri masing-masing.

Kebisaan sepele kedua, saling menuntut.

Klien saya ini hampir tiap hari mendesak dan menuntut sang suami untuk memutuskan pelakor. Saya paham rasa sakit Anda, tapi menuntut dan mendesak tiap hari hanya akan membuat suami merasa tak nyaman dengan ibu.

Selain memuaskan syahwat, suami yang selingkuh itu juga mencari kenyamanan. Jika dia tak mendapatkannya di rumah, maka dia akan mencari selingkuhannya buk!

Justru desakan dan tuntutan ibu ini membuat suami makin menggebu untuk bersama selingkuhannya.

“Lalu, apakah kita dilarang meminta suami melepaskan pelakor Mbak?”

Tentu saja tidak dilarang! Bahkan saya sarankan ibu untuk meminta suami melepaskan pelakor, tapi bukan dengan cara mendesak dan menuntut tiap hari.

Bagi yang telah memaharkan Kalung Sakinah, sudah ada cara-caranya dalam buku panduan ya. Jadi, silakan bisa diikuti saja. Tapi, bagi klien yang belum memaharkan Kalung Sakinah, mohon maaf sekali belum bisa mendapatkan bimbingan khusus ini.

Kebiasaan sepele ketiga, tidak berusaha memahami.

Kebiasaan sepele korban perselingkuhan adalah dia selalu ingin dipahami sebagai korban. “Saya disakiti, saya dikhianati, saya didzolimi dsb.”

Coba buk! Sesekali kita coba geser sudut pandang kita ke arah suami. Apa yang sebenarnya diinginkan oleh suami. Ketika ibu menemukan jawabannya, maka cobalah untuk perlahan-lahan memperbaiki diri.

Tapi, ketika ibu tidak menemukan jawabannya bahkan ibu merasa, “saya sudah jadi istri yang baik kok!” Maka itu artinya, tidak ada yang kurang terkait ikhtiar ibu sebagai istri.

Mungkin saja, perselingkuhan suami ini memang bagian dari ujian pernikahan ibu sehingga Tuhan memiliki kesempatan untuk menaikan derajat ibu.

Itulah kenapa, saya sarankan untuk ikhtiar terus. Jangan sampai berhenti, inshallah waktu indah itu akan segera datang.

Nah, bagi klien yang tertarik mengikuti bimbingan saya bagaimana cara memutuskan hubungan suami dan pelakor, ingin buka aura melalui sarana spiritual Kalung Sakinah, silakan bisa hubungi nomor konsultasi saya di +628111 26 4401. Atau klik link di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Memutuskan Pelakor <<

Loading

Copyright © 2026 Mbak Meida
WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp