Suami Selingkuh Lalu Nikah Siri! Apakah Ini Poligami Sesuai Teladan Nabi?

Saya pernah membuat sebuah video pendek yang berjudul “Untuk Pelakor yang Merebut Suami Orang, Anda Jangan Bangga Dulu karena Bukan Aerarti Anda Lebih Baik, Lebih Sempurna dari Istri Sah.”

Wah itu rame banget buk! Baik di TikTok, YouTube maupun Facebook. Banyak sekali yang menyerang dan menghujat saya.

Saya dianggap tidak paham agama karena dalam agama tidak ada istilah pelakor. Saya dianggap tidak tahu sejarah pernikahan Nabi Muhammad yang memiliki lebih dari 1 istri.

Kemudian ada yang bilang jadi pihak ketiga itu bukan keinginan si wanita melainkan takdir dari Allah. Ada lagi yang bilang jangan hanya memojokkan pihak ketiga, salahkan juga suaminya.

Tidak hanya sampai disitu, ada juga yang mengatakan “yah suami itu kalau selingkuh tentu karena ada kekurangan dalam diri istri, entah karena tak bisa melayani dan sebagainya sehingga wajar lah suaminya selingkuh!”

Yang paling parah lagi, saya dianggap lagi curhat buk! Dikiranya saya adalah korban perselingkuhan dan suaminya menikah lagi lalu meninggalkan saya. Itulah sebab saya membuat konten itu sebagai bentuk pelampiasan emosi saya.

Saya jujur saja, agak emosi membaca ribuan komentar bernada sama seperti itu. Dan, saya jadi penasaran kok hampir 80% komentarnya semacam itu. Apakah di Indonesia ini sekarang lebih banyak yang jadi pihak ketiga dibandingkan istri sah?

Yah, saya nggak tahu juga ya untuk data detailnya seperti apa karena gak pernah ada survei dari BPS terkait “berapa jumlah pihak ketiga atau pelakor di Indonesia.”

Okay, kali ini saya mau meluruskan apa yang saya jelaskan dalam video pendek tersebut kok seolah-olah saya hanya menyudutkan pelakor, seolah-olah saya menentang poligami, seolah-olah saya tidak paham bahwa Nabi Muhammad punya lebih dari 1 istri.

Jadi begini buk, suami selingkuh kemudian berzina hingga akhirnya pihak ketiga hamil kemudian mereka menikah siri. Bagi pihak ketiga dan suami orang yang bersikap demikian, mereka menganggap apa yang dilakukan itu hal yang benar. Termasuk menjalankan sunnah Nabi yakni menikah lagi alias berpoligami.

Hey tunggu dulu, apakah nabi mencontohkan perselingkuhan, perzinahan lalu melakukan pembenaran terhadap kesalahannya dan menyebut itu sebagai bagian dari sunnahku yakni berpoligami? Tentu tidak ya.

Ada orang yang berkomentar di video saya, “kamu tahu gak istri nabi ada berapa?” “Apakah istri nabi itu pelakor?”

Mereka membandingkan apa yang saya katakan dengan fakta pernikahan Nabi Muhammad yang mana istrinya lebih dari 1. Sekarang, saya mau jelaskan detail satu per satu.

Pertama, saya tidak menyebut tentang istri kedua, istri siri maupun istri-istri Nabi Muhammad. Jadi, agak kurang relevan jika para netizen itu membandingkan pelakor dengan istri-istri Nabi.

Kedua, Nabi Muhammad memiliki lebih dari 1 istri dengan tujuan mensukseskan dakwah atau membantu dan menyelamatkan para wanita yang kehilangan suami. Semua istri Nabi adalah janda yang mana sebagian besar usianya menjelang senja dan hanya ada 1 istri Nabi yang masih gadis yakni Aisyah.

Berbeda dengan fakta perselingkuhan yang ditutupi dengan embel-embel poligami sebagai sunnah Nabi. Banyak diantara para suami yang menjadikan wanita penjaja sebagai selingkuhan kemudian naik tahta jadi istri siri.

Bukan hak saya untuk melarang, tapi saya menjelaskan bahwa niat poligami sang Nabi bukan sekedar urusan syahwat.

Ketiga, Nabi Muhammad menikahi istri-istrinya secara baik-baik, tidak berbohong pada istrinya yang lain, tidak berzina sebelum menikah, tidak menyakiti hati istri-istrinya.

Lalu bagaimana dengan pernikahan diam-diam yang dilakukan oleh suami jaman sekarang? Apakah mereka memulainya dengan kejujuran, ijin pada istri sah lebih dulu?

“Lhah ngapain minta ijin Mbak, tidak ada kewajiban bagi suami untuk minta ijin pada istrinya jika ingin menikah lagi!”

Benar!

Tapi, apakah Anda bisa memastikan jika keberlangsungan pernikahan kalian nantinya bisa dilandasi dengan kejujuran? Contoh, suami mau menginap di rumah istri kedua tapi bohong sama istri pertama.

Ngakunya lembur, ngecek proyek dsb. Kemudian, karena sudah menikah lagi dan perlu menafkahi istri kedua, maka suami mengurangi jatah bulanan istri pertama. Dia bohong lagi sama istri pertama, ngakunya gaji dipotong sama perusahaan, istri pertama dituduh boros dsb.

Pernikahan adalah ibadah. Lalu ibadah model apa jika keberlangsungannya selalu diwarnai dengan dusat seperti ini? Bukankah jika sejak awal tidak jujur, tidak minta ijin, ke depannya Anda akan lebih banyak menanggung dosa karena terus menerus berbohong?

Keempat, istri-istri Nabi ini tidak dengan sengaja mendekati atau menggoda Nabi agar Nabi mau menikahinya. Istri-istri Nabi adalah wanita beriman yang tahu porsinya dalam melayani dan mendukung dakwah sang Nabi.

Mereka tidak membujuk, menghasut, mempengaruhi Nabi agar dijadikan yang pertama atau satu-satunya atau agar Nabi benci dengan istrinya yang lain.

Lalu bagaimana dengan model wanita jaman sekarang? Sebagai sesama wanita, saya jujur tidak mau merendahkan. Justru saya ingin menyadarkan Anda, bahwa tidak baik dan tidak bijaksana jika Anda merusak kebahagiaan serta kesehatan mental sesama wanita. Apalagi mereka disini sudah memiliki anak-anak yang masih membutuhkan sosok ayahnya.

Jika memang kenyataannya Anda sengaja mendekat, menggoda, menguasai suami orang agar tidak kembali pada istri sah dan anak-anaknya maka yang Anda lakukan jelas salah. Itu bukan takdir, melainkan memang pilihan waras Anda ingin menjadi pihak ketiga yang merusak kebahagiaan wanita lain.

Kelima, Nabi Muhammad ketika masih lajang dan masih sangat muda yakni 25 tahun, beliau menikahi janda usia 40 tahun. Dan, Nabi kita setia selama 25 tahun membangun rumah tangga dengan satu istri sampai ajal sang istri menjemput.

Baru setelah menduda selama 1 tahun, Nabi menikah lagi dengan sistem poligami. Dan, itupun bukan murni keinginan Nabi melainkan perintah Allah SWT.

Jadi, jika ada yang selingkuh di belakang istri, berbohong, berzina kemudian menikahi selingkuhannya dan menganggap itu bagian dari sunnah Nabi, coba refleksi diri Anda dulu.

Kesetiaan 25 tahun Nabi Muhammad pada 1 istri hingga kematian memisahkan, kenapa bukan itu yang ditiru?

Saya disini sama sekali tidak menentang poligami. Saya bersikap netral. Anda mau nikah lagi dan mengoleksi 4 istri, silakan. Anda mau jadi wanita ketiga, keempat dsb, silakan. Itu hak Anda.

Tapi ingat! Gunakan adab. Gunakan cara yang halal dan baik sehingga tidak menyakiti istri, anak-anak, keluarga besar serta tidak membawa mudharat bagi kehidupan rumah tangga Anda ke depannya.

Loading

BAHAYA! 5 Hal Ini Haram Dilakukan Istri Saat Suaminya Selingkuh

Ketika suami selingkuh, maka segala hal yang dilakukan dan diucapkan istri seringkali menjadi sensitif dan serba salah. Negur suami salah, tidak menegur kena marah. Melayani suami jijik, tidak melayani suami makin nempel sama pelakor.

Apakah ada yang mengalami demikian buk? Ayo coba buk cerita pengalamannya di kolom komentar. Saya mau tahu pengalaman teman-teman di YouTube ini.

Nah, dalam kondisi seperti ini lalu apa yang harus dilakukan istri Mbak Meida? Apakah kita harus bersikap seperti boneka yang diam, anteng, hanya nurut pada suami? Diinjak-injak diam, dikasari gak membalas? Tapi kalau dibiarkan justru suami makin menjadi-jadi.

Kalau saran saya sendiri buk, jika ibu masih ingin melanjutkan rumah tangganya dengan suami, maka jangan diam saja. Perbaiki apa yang bisa ibu perbaiki mulai dari penampilan, cara berpikir dan melayani suami.

Kemudian hindari 5 hal haram ini agar suami tidak makin intens dengan pelakor. Agar suami makin nyaman berdekatan dengan ibu sehingga pelan-pelan ibu bisa menarik simpati suami kembali dan terhindarlah suami dari lubang wanita haram yang makin dalam.

Sebelumnya silakan bisa catat nomor konsultasi saya di 08111 26 4401. Melalui nomor konsultasi tersebut, ibu bisa menghubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon kemudian menjelaskan detail masalah rumah tangganya seperti apa.

>> Saya Siap Ikuti Bimbingan Spiritual Rumah Tangga <<

Bimbingan rumah tangga di tempat saya bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu seperti saat ibu curhat pada teman atau keluarganya. Hal pertama yang saya lakukan adalah membantu membersihkan, menetralkan dan menguatkan aura daya tarik ibu.

Medan energi di sekeliling tubuh ibu atau saya menyebutnya sebagai aura, ketika sudah bersih dan bermuatan energi positif, maka aura ini akan memiliki daya yang kuat untuk menarik beragam hal baik dalam diri ibu.

Seperti, lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci fokus suami, meningkatkan kepercayaan diri hingga menarik orang-orang serta situasi yang bisa membantu mempercepat terkabulnya hajat ibu.

Setelah aura diperbaiki, saya juga akan membantu memberikan bimbingan mengenai apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C, keputusan yang harus ibu ambil dsb.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, jangan segan menghubungi saya ya.

Hal pertama yang perlu dihindari istri adalah menuntut suami segera memutuskan pelakor.

Saya paham betul dengan apa yang ibu rasakan. Sakit hati, kecewa, jengkel, dendam, marah, sedih dan cemas berlebihan, capek, ingin berteriak serta menyerah.

Segala hal yang ibu rasakan itu seringkali sulit dikontrol sehingga membuat ibu terpaksa meluapkan energinya ke suami. Berupa marah-marah dan menuntut suami untuk segera memutuskan pelakor.

“Kapan kamu mau putusin dia?”

“Kamu pilih siapa, aku atau dia?”

“Aku gak tahan kamu perlakukan seperti ini terus menerus, aku capek!”

Apakah benar ibu sering berkata demikian? Jika benar, maka apa yang ibu rasakan itu wajar. Boleh mengatakan hal ini sebagai bentuk permintaan pertanggungjawaban dari suami untuk ibu atas kesalahannya.

Tapi buk, lakukan sejarang mungkin! Pelan-pelan dikontrol hatinya, dikendalikan emosinya. Jangan sampai tiap kali ibu bisa dekat dengan suami, tema yang ibu angkat hanya tentang pelakor.

Jika ada waktu untuk ngobrol dan dekat dengan suami, manfaatkan itu untuk ngomong yang baik-baik sehingga suami kembali bersimpati.

Hal kedua yang perlu dihindari istri adalah mudah tersulut emosi.

Istri yang diselingkuhi suami, pada awalnya bersikap sangat sensitif dan marah-marah. Bahkan bertahun-tahun perselingkuhan suami sudah terjadi, seringkali masih ada istri yang sensitif.

Marah sebenarnya bagi saya bukan emosi yang bermakna selalu buruk. Marah adalah pengungkapan atau ekspresi kita dari sebuah kekecewaan. Ada hal yang kita harapkan, tapi harapan itu tidak terwujud. Sehingga kita kecewa dan kita ekspresikan rasa kecewa itu dalam bentuk kemarahan.

Dan, kita boleh marah. Asalkan marahnya itu di tempat yang tepat, dengan cara yang tepat, pada waktu yang tepat. Nah, marahnya ibu sendiri apakah intensitasnya sering banget atau jarang?

Kalau ibu merasa sudah sering banget marah, hal terkecil di sekitar ibu sudah dengan mudah membuat ibu tersulut emosinya, nah ini pelan-pelan harus dihindari sehingga suami bisa nyaman berdekatan dengan ibu.

Hal ketiga yang perlu dihindari istri adalah terus menerus terpuruk.

Kecewa dan sedih berlebihan itu wajar dialami semua istri yang diselingkuhi suaminya. Ibu boleh sedih, menangis sampai air matanya kering.

Tapi, perhatikan hal ini buk! Ibu harus bangkit, tidak menerus terpuruk dan merasa menjadi korban. Ambil tanggung jawab untuk mengobati luka batin dan kesedihan ibu.

Ketika luka batin dibiarkan terus menerus, ibu larut dalam kesedihan maka ibu akan sulit untuk bangkit. Justru luka-luka batin itu bisa mengkristal menjadi penyakit fisik. Sudah sakit hati, sakit fisik pula. Sakitnya jadi double buk! Dan yang rugi kita sendiri.

Jadi, cobalah pelan-pelan belajar bangkit! Jangan terus menerus terpuruk.

Hal keempat yang perlu dihindari istri adalah diam saja tidak mencari solusi.

Jangan bersikap pasrah buk! Banyak klien saya yang berkata, “saya pasrah Mbak! Suami selingkuh silakan, yang penting saya masih dapat nafkah.”

Bersikap demikian tidak masalah bagi saya. Tapi, jika suami ibu berbuat zinah, memberikan gambaran pernikahan yang buruk kepada anak-anak, maka ibu harus berperan disini. Mengambil tanggung jawab untuk membantu suami keluar dari dosa besar dan menjaga mental anak-anak.

Hal kelima yang perlu dihindari istri adalah kepo.

Banyak klien saya yang bersikap demikian. Mereka kepo sama pelakor, segala jenis akun medsosnya diikuti, diliatin terus, foto-fotonya discreenshot dan disimpan.

Ada juga yang memasang GPS, menghubungi ajudan, rekan kerja atau teman-teman suami untuk memastikan kemana perginya suami dsb.

Capek mental buk! Melakukan ini semua itu membuat hati ibu makin sakit, sesak, makin curiga, makin takut kehilangan. Istilahnya orang Jawa itu kemrungsung alias terburu-buru.

Kalau sudah mantap mengembalikan rumah tangganya, maka hindari kepo. Fokus ikhtiar menjadi istri yang lebih baik, diniatkan ibadah pada Yang Maha Kuasa.

Seperti itu ya buk! Semoga bermanfaat dan bisa membantu mengembalikan utuhnya rumah tangga ibu.

Loading

Cara Tetap Panas dan Intim dengan Suami Meski Sudah Ada Anak

Kemarin saya lihat status WA dari teman saya dan menurut saya statusnya ini cukup bagus sehingga saya jadikan ide konten untuk channel Mbak Meida.

Statusnya seperti ini, “jangan lupa ya mas, selain orang tua kita ini juga sepasang kekasih!”

Nah teman saya ini pasang status WA berupa foto dengan suaminya ditambah kalimat manis seperti itu. Seringkali, ini nih yang bikin kita lupa dengan pasangan. Yakni anak.

Kita berpikir, setelah menikah kemudian kita punya anak, maka anak lah prioritas kita. Tiap hari yang kita pikirkan adalah anak, sandang, papan, pangan dan pendidikannya bagaimana.

Seringkali kita berkomunikasi dengan suami, bukan sebagai sepasang kekasih melainkan sebagai orang tua. Pembicaraan kita begitu serius tentang anak, kita begitu memperjuangkan kebahagiaan dan kenyamanan anak.

Kemudian lupa bahwa kita ini sepasang kekasih yang juga butuh perhatian, kepedulian, kasih sayang sebagai pribadi utuh yang punya hati. Bukan perhatian yang atau kepedulian karena “kamu ini kan ayahnya anak-anak” dsb.

Sampai sini paham ya buk?

Nah bagi pasangan muda nih! Setelah melahirkan, kemungkinan besar wanita akan mengalami penurunan gairah dalam bercinta.

Mereka jadi kurang tidur, kurang istirahat, perubahan rutinitas keseharian sampai masalah body image karena mungkin merasa tidak seksi lagi setelah melahirkan.

Ini adalah hal yang wajar dan tiap wanita akan mengalaminya. Ditambah lagi kalau wanita juga menyusui, saat menyusui wanita itu melepaskan oksitosin dan hormon yang mana ini akan memicu rasa cinta yang sangat besar kepada si bayi serta menekan libido.

Jadi, kalau setelah melahirkan dalam beberapa waktu ke depan seorang wanita merasa tidak bergairah itu sebenarnya wajar.

Sebagai suami, Anda tidak boleh mengatakan istriku sekarang setelah punya anak, jadi lupa sama aku. Jadi kurang perhatian, semuanya hanya untuk anak. Tidak seperti itu ya bapak-bapak.

Itu pemikiran yang kurang tepat. Kalau Anda adalah seorang suami, maka saran saya perhatikan betul kondisi istri Anda, jangan dipaksa, berikan support secara morill agar istri Anda tidak merasa sendirian.

Bantu juga istri Anda dalam menjaga dan mengasuh bayi, misalnya kalau bayinya bangun tengah malam, ya Anda ikut bangun bantuin istri. Kasih pelukan, kasih hiburan berupa cerita-cerita lucu. Nah, hal-hal seperti ini bisa membuat istri semakin nyaman dan jatuh cinta kepada Anda.

Kalau dalam keadaan susah seperti ini, Anda memberikan dukungan, maka istri secara otomatis juga akan memberikan yang terbaik kepada Anda termasuk di dalamnya adalah pelayanan yang luar biasa saat di atas ranjang.

Nah, untuk wanita sendiri, Anda butuh waktu untuk menyesuaikan dengan peran dan tanggung jawab baru Anda sebagai seoarang ibu.

Tapi ya, terus menerus menolak permintaan suami. Dan, jangan jadikan kondisi lemah Anda ini sebagai alibi untuk tidak melayani suami.

Justru, setelah melahirkan bayi organ kelamin wanita itu bisa lebih hidup dan peka. Hasilnya, hubungan seks pun akan terasa lebih memuaskan.

Selanjutnya lakukan seks kilat. Karena sekarang kalian sudah punya tanggung jawab baru yakni seorang anak, maka waktu yang Anda miliki pun terbatas.

Maka silakan lakukan seks kilat tidak masalah. Justru sensasinya akan lebih menyenangkan dan memuaskan. Jadi, tidak ada alasan bagi suami dan istri untuk tidak intim serta tetap panas meskipun sudah ada anak.

Kemudian bagaimana dengan pasangan yang anak-anaknya sudah dewasa? Sudah tak lagi membutuhkan perhatian orang tua secara intens? Bagaimana cara saya untuk membuat hubungan tetap panas dan intim meski anak-anak sudah dewasa?

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, berikan perhatian, tunjukkan kepedulian, berikan kasih sayang kepada suami sebagai kekasih hati Anda. Bukan sebagai ayah dari anak-anak Anda.

Hal ini penting karena anak-anak kita ketika mereka dewasa nanti, mereka akan menjalani hidupnya sendiri. Membangun rumah tangganya sendiri dengan beragam masalah yang harus mereka hadapi.

Sedangkan kita akan menua sendiri bersama pasangan. Maka, ikatan emosional antara kita dan suami harus dijaga serta dibangun mulai sekarang sebagai sepasang kekasih.

Kita coba perbaiki intim secara emosional seperti memberikan dukungan, aktif mendengarkan keluhan suami dsb. Kita terus tingkatkan intim secara fisik seperti nyaman berdekatan, nyaman bersentuhan, berciuman, berpelukan, bergandengan dsb.

Nah intim emosional dan fisik inilah yang kemudian nantinya bisa membuat ibu dengan suami tetap dekat serta panas meski sudah ada anak.

Nah selain ikhtiar lahir seperti yang saya jelaskan tadi, ibu juga perlu melengkapi ikhtiarnya dengan ikhtiar spiritual melalui media Parfum Galadiva.

Ini adalah parfum racikan saya yang alhamdulillah sudah BPOM dan saya lengkapi dengan energi buka aura seks appeal.

Sehingga tiap kali ibu semprotkan pada area khusus sembari membaca doa buka aura seks appeal, kemudian aroma parfum ini dicium suami pada tubuh ibu, inshallah aromanya bisa membuat suami lebih cepat bangkit, ingin mendekat, gregetan dan ingin bermain-main dengan ibu.

Cara menggunakan Parfum Galadiva ini sangat sederhana, seperti parfum pada umumnya sehingga suami ibu inshallah tidak akan curiga jika ibu mengenakan parfum dengan aroma sensual, manis, lembut dan tahan lama ini.

Karena media membangkitkan senjata suami ini bentuknya parfum dan wajar saja jika istri menggunakan parfum untuk menggairahkan suaminya.

Ketika mengggunakan Parfum Galadiva, saya menyebutnya sebagai ritual malam Jumat. Karena pemakaiannya sendiri wajib pada 2 waktu.

Pertama, pada hari Kamis pagi antara pukul 5 sampai 7 pagi kemudian pada Kamis malam Jumat antara pukul 7 sampai 9 malam.

Ibu bisa menyemprotkan Parfum Galadiva 1X pada area pergelangan tangan kanan atau kiri, pilih salah satu buk kemudian ibu tekan dengan pergelangan tangan yang satunya seperti ini sebanyak 3X.

Lanjutkan dengan menyemprotkan Parfum Galadiva 1X pada area leher sebelah kiri, 1X pada area leher sebelah kanan. Nah ini karena saya berhijab, maka parfum saya kenakan pada bagian hijab saya buk.

Usahakan parfum galadiva ini ibu semprotkan langsung pada area kulit ibu, jangan pada baju atau hijabnya. Jika sudah disemprotkan kemudian ibu tekan 3X seperti ini.

Tidak hanya mengenakan Parfum Galadiva, ibu perlu melengkapinya dengan membaca doa afirmasi untuk menguatkan aura daya tarik seks appeal ibu sehingga senjata suami mudah bangkit saat mencium aroma tubuh ibu yang bercampur Parfum Galadiva.

Sekarang ibu cari ruangan yang aman di rumah ibu sehingga ibu bisa konsentrasi tanpa ada gangguan dari siapapun. Selanjutnya, cari pose duduk atau rebahan yang nyaman. Boleh bersandar, bersila atau rebahan.

Kemudian tarik nafas selama 7 detik, tahan nafas selama 3 detik, lalu hembuskan melalui mulut selama 7 detik.

Jika sudah dalam kondisi emosi tenang, lanjutkan dengan membaca doa penguat aura seks appeal, doanya adalah, “Ya Tuhan, izinkan aku mengakses energi Aura Daya Tarik Seks dari Mbak Meida untuk membuat auraku kuat, menarik, sensual dan mudah membangkitkan gairah suamiku.”

Nah langkah yang saya jelaskan ini harus rutin dilakukan tiap Kamis pagi dan sore atau saya menyebutnya sebagai ritual malam Jumat. Dan, secara detailnya seperti apa ibu bisa ikuti panduan Parfum Galadiva yang sudah saya lampirkan dalam paket Parfum Galadiva.

Tapi, doa tadi tentu tidak berfungsi jika ibu membacanya begitu saja tanpa ada pegangan Parfum Galadiva. Karena ketika ibu ikhtiar melalui Parfum Galadiva untuk membangkitkan gairah suaminya, maka saya akan memberikan bimbingan kepada ibu untuk membuka aura seks appealnya.

Saya membersihkan titik-titik syahwat dalam diri ibu yang selama ini tertutup sehingga sulit bangkitkan gairah suami. Selain itu, saya juga akan membocorkan cara membuat senjata suami ibu berdiri hanya untuk ibu seorang. Yakni dengan membisikkan doa cepat bangkit ketika suami alami klimaks.

Saat membisikkan, suara ibu harus lembut. Boleh dibisikkan ke telinga sebelah kanan maupun kiri. Nah saat suami alami klimaks, pikiran logisnya mati dan sukmanya terbuka lebar sehingga apapun yang ibu ucapkan inshallah akan dipatuhi pikirannya dan diwujudkan oleh sikapnya dalam keseharian tanpa dia sadari.

Jadi seolah-olah suami ini terhipnotis buk! Lalu seperti apa doa cepat bangkit itu? Seperti apa ciri suami yang mengalami klimaks, tentu saja ini akan saya ajarkan pada klien yang mantap ikhtiar melalui Parfum Galadiva.

Silakan bagi ibu yang siap ikhtiar, “oke Mbak! Saya mau ikut bimbingan Mbak Meida untuk kembali menghangatkan kehidupan ranjang saya, untuk membuat senjata suami lebih mudah bangkit, untuk membuat suami gak doyan pelakor!”

Silakan bisa ikhtiar melalui Parfum Galadiva dengan cara hubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Parfum Galadiva <<

Loading

Lakukan Ini Setelah Bertengkar agar Suami Tak Minggat ke Pelakor

Yang namanya hubungan suami dan istri, kalau tidak ada pertengkaran itu tidak seru buk! Apakah ibu setuju dengan saya?

Karena bumbu-bumbu berupa pertengkaran, rasa cemburu, amarah, kecewa, sedih, sakit hati inilah yang membuat pasangan semakin dewasa dan bijaksana dalam membuat keputusan.

Bonusnya, membuat hubungan kalian makin menguat. Jadi, kalau ada pasangan bercita-cita ingin rumah tangganya adem ayem selamanya, itu menurut saya kurang tepat dan tidak akan pernah terjadi.

Kalaupun ada rumah tangga adem ayem selamanya, tidak ada konflik sama sekali, artinya ada salah satu diantara mereka yang memendam uneg-uneg dan tidak mau membagikan apapun ke pasangannya.

Sakit hati, diam. Kecewa dan jengkel sama pasangan disimpan sendiri. Lama-lama sakit stroke orang ini. Jadi bu, kalau sesekali ibu berdebat dengan suami, kecewa dengan keputusan atau sikap suami, itu hal wajar. Dan syukuri buk!

Masalah itu mendewasakan, menjadikan kita lebih bijaksana dan menguatkan ikatan emosional ibu dengan suami.

Ingat buk, menggabungkan dua kepala dengan isi yang berbeda itu tidak mudah. Menyatukan dua orang dengan prinsip yang berbeda karena perbedaan tempat tumbuh dan berkembang sulit.

Akan selalu ada saja hal yang tidak sesuai di mata ibu mengenai keputusan suami. Akan selalu ada hal yang tidak tepat dalam pandangan suami mengenai sikap ibu.

Dan, jika terjadi konflik lakukanlah 4 hal sederhana ini sehingga konflik yang terjadi antara kalian bisa membuat ibu dan suami makin kuat ikatan emosionalnya.

Sebelum saya lanjutkan, saya mau minta ibu mencatat nomor konsultasi saya lebih dulu yakni di nomor 08111 26 4401. Ibu boleh menghubungi saya melalui chat WhatsApp maupun telepon pada jam kerja kami yakni Senin sampai dengan Sabtu.

Melalui nomor konsultasi tersebut, ibu bisa menjelaskan detil masalah rumah tangganya seperti apa. Dan, bimbingan rumah tangga di tempat saya bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu seperti saat ibu curhat pada teman atau keluarganya. Hal pertama yang saya lakukan adalah membantu membersihkan, menetralkan dan menguatkan aura daya tarik ibu.

Medan energi di sekeliling tubuh ibu atau saya menyebutnya sebagai aura, ketika sudah bersih dan bermuatan energi positif, maka aura ini akan memiliki daya yang kuat untuk menarik beragam hal baik dalam diri ibu.

Dan, hal baik yang ingin ibu tarik ke dalam hidup ibu ini bisa disetting atau saya menyebutnya sebagai hajat.

Misalnya, ibu ingin lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci fokus suami, membangkitkan syahwat suami hingga menarik orang-orang serta situasi yang bisa membantu mempercepat terkabulnya hajat ibu.

Setelah aura diperbaiki, saya juga akan membantu memberikan bimbingan lahiriah seperti apa yang perlu ibu lakukan, keputusan apa yang baik untuk ibu ambil, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C atau ikhtiar lahir lain yang bisa ibu lakukan.

Inshallah ikhtiar kita akan lebih optimal buk, karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, bingung membuat keputusan, sudah hampir putus asa karena masalah yang sama terus menerus terjadi, maka jangan segan menghubungi saya ya buk.

>> Saya Siap Ikuti Bimbingan Spiritual Rumah Tangga <<

Sekarang, kita lanjut ya bu!

Hal pertama yang perlu ibu lakukan pasca bertengkar dengan suami adalah tunjukkan rasa sesal terhadap kesalahan yang sudah ibu buat

Jika memang pertengkaran itu terjadi karena salah ibu, jangan malu untuk menunjukkan rasa sesal tersebut. Baik melalui perkataan maupun raut muka ibu di hadapan suami.

Kedua, ibu perlu bertanggung jawab atas kesalahan yang sudah ibu perbuat

Tanggung jawab disini berarti ibu tidak menyalahkan keadaan/kondisi, tidak menyalahkan orang lain apalagi menyalahkan suami ibu.

Manusia itu kan tempatnya salah, wajar ibu berbuat salah, tapi bukan berarti karena peribahasa tersebut ibu menjadi leluasa untuk berbuat salah. Ibu tetap harus ambil kesempatan untuk menebus kesalahan.

Yang ketiga, minta maaf ke suami secara langsung. Jangan lewat telepon atau chat.

Harus bertemu, ngobrol langsung dan berikan penjelasan. Kalau dia sudah terima permintaan maaf ibu, lanjutkan dengan menebus kesalahan.

Misalnya, ibu ketahuan bonceng rekan kerja pria karena telat dijemput suami, meskipun itu hanya rekan kerja, tapi ternyata itu menyakiti hati suami dan dianggap ibu telah melewati batasan. Maka tebuslah dengan perlakua yang menurut ibu harganya itu 3 kali lipat lebih besar dibandingkan kesalahan itu.

Yang keempat, jangan menjauh.

Seringkali suami istri kalau bertengkar itu langsung saling menjauh. Tidak mau dekat-dekat bahkan ada suami yang minggat dari rumah.

Nah ini sikap kekanak-kanakan dan kurang bijaksana. Jika suami marah pada ibu, sebaiknya ibu tidak menjauh. Tetap dekati suami, meskipun dia tidak mau menyentuh atau mengobrol dengan ibu.

Karena kalau dijauhi justru konflik itu akan makin melebar.

Lalu bagaimana Mbak Meida, kalau konflik ini sumber kesalahan utama ada pada suami? Ya minta suaminya untuk bertanggung jawab atas kesalahaan yang sudah diperbuat buk.

Seperti itu ya buk, semoga apa yang saya bagikan ini bermanfaat untuk ibu dalam mengatasi konfliknya dengan suami.

Loading

Ini Rahasia Tersembunyi agar Anda Tetap Menarik di Mata Suami

Ini rahasia buk! Jadi, saya hanya akan bagikan secara khusus untuk ibu yang sudah mengikuti konten saya ini.

Rahasia ini jika ibu praktikkan langsung setelah menonton konten ini, saya punya keyakinan sekitar 80%, inshallah bisa membantu membuat suami ibu melembut hatinya.

Meskipun di luar sana mungkin suami ibu melihat ada wanita yang lebih cantik dengan sikap yang penuh sopan santun. Tapi, ketika ibu rajin menerapkan hal ini inshallah suami akan tetap fokus pada ibu dan berpikir berulang kali jika mau selingkuh.

Mungkn suami akan berkata, “aku kalau selingkuh dengan orang itu, apakah dia bisa menjadi lebih baik daripada istriku?”

Baiklah, sebelum saya lanjutkan, saya mau minta ibu untuk mencatat nomor konsultasi saya lebih dulu yakni di nomor 08111 26 4401. Ibu boleh menghubungi saya melalui chat WhatsApp maupun telepon pada jam kerja kami yakni Senin sampai dengan Sabtu.

Melalui nomor konsultasi tersebut, ibu bisa menjelaskan detil masalah rumah tangganya seperti apa. Dan, bimbingan rumah tangga di tempat saya bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat ibu seperti saat ibu curhat pada teman atau keluarganya. Hal pertama yang saya lakukan adalah membantu membersihkan, menetralkan dan menguatkan aura daya tarik ibu.

Medan energi di sekeliling tubuh ibu atau saya menyebutnya sebagai aura, ketika sudah bersih dan bermuatan energi positif, maka aura ini akan memiliki daya yang kuat untuk menarik beragam hal baik dalam diri ibu.

Dan, hal baik yang ingin ibu tarik ke dalam hidup ibu ini bisa disetting atau saya menyebutnya sebagai hajat.

Misalnya, ibu ingin lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci fokus suami, membangkitkan syahwat suami hingga menarik orang-orang serta situasi yang bisa membantu mempercepat terkabulnya hajat ibu.

Setelah aura diperbaiki, saya juga akan membantu memberikan bimbingan lahiriah seperti apa yang perlu ibu lakukan, keputusan apa yang baik untuk ibu ambil, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B dan C atau ikhtiar lahir lain yang bisa ibu lakukan.

Inshallah ikhtiar kita akan lebih optimal buk, karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, bagi ibu yang saat ini ingin segera menyelesaikan masalah rumah tangganya, bingung membuat keputusan, sudah hampir putus asa karena masalah yang sama terus menerus terjadi, maka jangan segan menghubungi saya ya buk.

>> Saya Siap Ikuti Bimbingan Spiritual Rumah Tangga <<

Rahasia untuk membuat istri tetap menarik di mata suami adalah SELALU ANTUSIAS dengan hal apapun yang berkaitan dengan suami.

Terkadang, orang yang sudah menikah bertahun-tahun itu suka sok tahu. Menganggap bahwa dirinya sudah tahu luar dan dalam mengenai suaminya. Apa hobinya, apa makanan dan minuman favoritnya, bagaimana caranya berpikir, keputusan apa yang akan diambil dsb.

Kita kadang bersikap sok tahu dengan tidak bertanya pada suami mengenai kesehariannya. Kadang kita bersikap sok tahu dengan tidak bertanya mengenai apa yang dikerjakan suami hari ini, apa cita-cita jangka pendeknya, apa harapan jangka panjangnya.

Coba perhatikan dulu ketika ibu dan suami menjalin hubungan untuk pertama kali. Ada rasa menggebu-gebu dalam diri ibu, ingin tahu segala hal tentang suami. Hari ini makan apa, jalan sama siapa, bagaimana pasangan ibu menghabiskan waktu liburnya, apa cita-citanya, apa pandangan politiknya dsb.

Dulu kita selau antusias ingin tahu banyak hal. Kita kepo luar biasa pada suami. Nah, itulah yang membuat kita menarik di mata pasangan buk. Karena suami merasa diperhatikan dan dipedulikan.

Ingat buk! Lawan dari cinta itu bukan benci melainkan tidak peduli. Nah, jika ibu mau untuk menumbuhkan sikap peduli dan perhatian yang menggebu-gebu, membuncah atau saya menyebutnya dengan istilah antusias, ingin akan membuat suami ibu merasa dicintai. Pesona ibu kembali hidup di mata suami.

Nah, sayangnya banyak pasangan menikah kehilangan gairah menggebu-gebu itu tadi. Kita mulai sok tahu sama pasangan. Mau buat keputusan, tidak tanya suami. Suami buat keputusan, kita tidak tanya alasan karena kita menganggap “alah paling juga karena ini dan itu!”

Kita menganggap sudah tahu banyak hal. Kemudian karena sikap sok tahu ini, ibu jadi malas atau kehilangan antusias terhadap suami.

Padahal buk, manusia itu berubah setiap saat. Apa yang kita sukai dan benci hari ini, bisa berubah suatu saat nanti. Cita-cita dan harapan kita berubah setiap saat.

Pengalaman yang kita dapatkan itu membentuk dan mengubah cara kita berpikir, cara kita merasa, cara kita membuat keputusan. Nah, inilah yang perlu untuk terus digali dari pasangan kita buk. Agar cinta dan kasih sayang kita ke suami, agar rasa dicintai dan diperhatikan muncul dalam diri suami.

Sekali lagi ingat buk! Meskipun kalian sudah menikah puluhan tahun, tapi masih banyak hal yang bisa digali dengan rasa antusias dalam diri suami kita.

Jika ibu tidak percaya, mulai sekarang gali lagi informasi mengenai suami ibu. Tingkatkan rasa antusias dan penarasan itu.

Jika ibu malas untuk menumbuhkan rasa penasaran itu, maka bersiaplah jika hubungan rumah tangga ibu terus digerogoti rasa bosan, kehilangan rasa cinta dan kasih sayang.

Suami menjadi hilang rasa karena hilang sikap antusias dari ibu juga. Nah, dikhawatirkan jika sudah demikian, suami akan mencari pelampiasan dari orang lain yang yang lebih antusias terhadap dirinya.

Semoga bermanfaat untuk ibu, silakan bisa diterapkan pelan-pelan. Dan, saya berdoa semoga tips sederhana ini bisa makin menguatkan bonding emotional antara ibu dan suami.

Loading

Kalau Mau Rumah Tangga Harmonis Tanpa Cela, Istri Harus Nonton Ini

Saya itu sebenarnya sudah sedikit muak jika harus membuat konten dengan tema ini kunci rumah tangga langgeng. Ini rahasia rumah tangga harmonis. Lakukan ini agar suami Anda nggak selingkuh.

Kenapa buk?

Karena semua teori itu sebenarnya bullshit! Ada yang terbukti bisa membuat suami setia, tapi banyak juga yang tidak. Karena tiap rumah tangga sebenarnya memiliki rahasia, kunci dan formula masing-masing.

Yang mana, rahasia, kunci dan formula ini bisa berhasil diterapkan oleh satu keluarga tapi belum tentu pas diterapkan pada keluarga lainnya.

Saya contohkan, rumah tangga A memiliki masalah suaminya selingkuh dengan wanita yang usianya lebih tua. Belakangan setelah mengikuti konseling pasangan, berdua ya suami dan istri datang langsung ke kantor saya, saya mengetahui bahwa sang suami ini sebenarnya merindukan sosok ibunya.

Sang suami sewaktu kecil ditinggal kerja seharian sama ibunya, nah ibunya yang lupa waktu untuk mengurus keluarga ini bahkan sampai selingkuh dan meninggalkan rumah.

Jadi, ada trauma mendalam yang membuat sang suami ini merindukan kasih sayang sosok wanita yang lebih tua dan lebih ngemong.

Nah setelah menikah, suami ini bertemu dengan istrinya sekarang yang juga bekerja. Muncullah luka batin masa lalu yang membuat dia takut kehilangan sang istri. “Jangan-jangan istriku nanti seperti ibuk!”

Ketakutan itu terus ditumbuhkan dalam dirinya sehingga mendorong alam bawah sadarnya untuk mencari wanita lain sebagai solusi untuk berjaga-jaga jika ditinggalkan istri. “Ya aku selingkuh karena aku ditinggal istriku, aku ingin dapat perhatian full dari wanita yang memang lebih dewasa dan mampu merawatku.”

Ini kata suaminya. Nah, akhirnya solusi ditemukan. Saya ijinkan suami istri yang mana keduanya ini adalah klien saya semua, untuk mencari jalan tengah. Istri ingin tetap bekerja karena memang apa yang dikerjakan selama ini adalah passionnya. Kemudian dia berjanji untuk menyeimbangkan antara kehidupan karir dan pekerjaannya.

Apapun yang terjadi prioritas utamanya adalah tetap keluarga khususnya anak dan suami. Kemudian luluh hati sang suami dan memberi ijin pada sang istri untuk tetap bekerja.

Jadi, kunci langgengnya rumah tangga A ini adalah keseimbangan antara karir dan keluarga. Tidak ada masalah finansial, tidak ada masalah ranjang, jadi fokus mereka adalah bagaimana caranya tetap menomorsatukan keluarga di atas segalanya sehingga respect dan cinta kasih terhadap pasangan muncul serta membara kembali.

Kemudian ada contoh kasus rumah tangga B. Suaminya ini pemasukannya pas-pasan tapi di saat yang bersamaan masih perlu menafkahi orang tuanya.

Sang istri yang tidak bekerja merasa selalu kurang dengan pemberian suami. “Hidup masih susah, anak dan istri belum disejahterakan kok masih nanggung orang tua. Saya gak paham Mbak, sama jalan pikiran suami.”

Ini kata sang istri yang merupakan klien saya.

Kemudian saya jelaskan bahwa jika kondisi rumah tangga ibu dan suami demikian, artinya tidak bisa mengandalkan hanya dari satu pemasukan.

Jika ibu berkenan, coba ajak suaminya ngobrol. Jelaskan bahwa “saya ingin membantu menambah pemasukan karena kebutuhan rumah tangga ini semakin hari semakin banyak. Tapi sebagai kepala keluarga, saya ingin kamu sadar! Prioritasmu adalah keluarga kecilmu ini.”

Akhirnya klien ngobrol dengan suami dan diijinkan oleh suaminya untuk bekerja. Alhamdulillah pasca konseling chat WhatsApp dengan saya, klien saya ini sudah mulai membaik kehidupan finansialnya.

Jadi, kunci langgengnya rumah tangga B ini adalah keseimbangan finansial. Masalah ranjang oke, masalah dengan mertua juga sudah terselesaikan ketika finansialnya membaik.

Dari 2 kasus ini kita belajar bahwa tiap rumah tangga ini memiliki masalah yang berbeda-beda. Suami dan istri yang menghadapi masalah tersebut memiliki latar belakang pendidikan, kebiasaan, sifat dan prinsip hidup yang berbeda pula.

Itulah kenapa, solusinya pun harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing rumah tangga. Dan, saya bisa menyimpulkan bahwa tiap rumah tangga pasti memiliki kunci, rahasia dan formula rumah tangga langgeng yang berbeda-beda.

Tidak bisa disamaratakan bahwa pakai kunci rumah tangga ini pasti berhasil. Pakai rahasia rumah tangga itu pasti sukses. Pakai formula rumah tangga ini pasti suami nggak bakal selingkuh, tidak bisa seperti ini.

Tidak ada formula, rahasia atau kunci rumah tangga langgeng yang standar dan bisa dijadikan patokan. Semuanya harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing rumah tangga.

Tapi, kalau di luar sana ibu menemukan ada motivator, konsultan, guru spiritual atau seorang bijaksana yang membuat konten tentang ini rahasia rumah tangga harmonis dsb, kemudian ibu merasa “wah ini cocok buat keluarga saya.”

Ya silakan diterapkan, sah-sah saja. Saya tidak melarang hal itu. Siapa tahu formula itu memang cocok diterapkan pada rumah tangga ibu.

Nah, bagi ibu disini yang ingin saya bantu menemukan kunci, formula atau rahasia rumah tangga harmonis yang saya sesuaikan dengan masalah yang ibu alami bersama suami, silakan jangan segan untuk mendaftarkan diri mengikuti bimbingan spiritual rumah tangga dengan saya melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor 08111 26 4401. Atau bisa klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Ikuti Bimbingan Spiritual Rumah Tangga <<

Konsultasi di tempat saya ini tidak hanya saya dengarkan seperti ibu curhat sama teman atau keluarganya. Tapi juga saya bantu berikan treatment serta solusi yang saya sesuaikan dengan kondisi rumah tangga ibu.

Sehingga inshallah solusi yang yang diberikan ini akan tepat sasaran. Membantu ibu mempermudah mendapatkan ketenangan, pencerahan dan solusi.

Loading

Ini Bedanya Suami Selingkuh karena Pelet atau Murni Nafsu

Suami selingkuh, ngakunya dipelet padahal emang doyan.

Sejak saya membuka konsultasi layanan rumah tangga, banyak saya temukan kasus dimana suami selingkuh karena dipelet pihak ketiga.

Tapi nggak sedikit juga kasus suami selingkuh karena memang serakah dan merupakan seorang penjahat kelamin.

Meskipun jaman sudah modern, teknologi sudah maju tapi ilmu pelet, pengasihan, guna-guna, gendam, tenung, teluh dsb sampai dengan hari ini masih banyak dipakai dengan beragam tujuan.

Nah lucunya buk, banyak suami di luar sana yang sebenarnya selingkuh karena memang doyan selangkangan tapi mereka mengaku ke istrinya justru dipelet.

Nggak cuma ngaku ke istri, suami ini juga bilang ke keluarga besar, teman-teman kantornya bahwa “aku dipelet sama wanita itu.”

“Kalian lihat nggak, istriku cantik, pintar, anak-anak diurus tapi aku selingkuh sama wanita yang levelnya di bawah istriku.”

“Aku dibutakan peletnya!” Aku lupa segalanya.”

“Aku juga gak tahu kok bisa begini.”

Jika benar suami dipelet, oke lah tidak masalah. Tapi kalau dia tidak dipelet melainkan memang doyan, kok ngakunya dipelet, apa artinya buk?

Artinya, suami model seperti ini adalah suami manipulatif. Dia memanfaatkan istilah pelet untuk menutupi keserakahan kelaminnya. 

Dia mengkambinghitamkan pelet mengkambinghitamkan pelet agar istri tidak menyalahkan dirinya sepenuhnya. Serta agar nama baiknya tidak jelek di lingkungannya.

Dia ingin selingkuh, dia memang doyan main wanita, tapi tidak mau mengakui hal itu sehingga menggunakan pelet sebagai tamengnya.

Ini suami cemen buk! Yang seringkali kalau dimaafkan, kemungkinan besar bakal selingkuh lagi. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan share perbedaan suami selingkuh karena dipelet atau murni doyan selangkangan?

Tapi sebelumnya, silakan simpan nomor konsultasi saya buk yakni +628111 26 4401. Ibu bisa menghubungi saya melalui chat WhatsApp maupun telepon kemudian ibu jelaskan masalah rumah tangganya secara detail dan akan saya bantu berikan solusi serta treatment yang tepat.

Oke ciri pertama suami selingkuh karena dipelet, dia nggak akan pernah ngomong dia dipelet buk! 

Orang yang dipelet itu tidak sadar kalau dia dipelet. Jadi dia nggak bakal omong “aku kena pelet.”

Suami ibu seperti orang bingung, kehilangan kesadaran dan ngikut saja apa kata pihak ketiga. Ini contoh reaksi orang yang kena pelet buk.

Sedangkan suami yang selingkuh karena doyan tapi tak mau disalahkan, dia akan sering ngomong “aku dipelet.”

Nah, apakah suami sering mengaku bahwa dia dipelet? Hati-hati! bisa saja ibu dikibulin.

Ciri kedua, suami selingkuh karena dipelet, dia bertahan pada satu wanita.

Bertahun-tahun sulit lepas dari satu wanita karena memang sukma, syahwat dan pikiran suami ibu dikunci oleh wanita ini. Sedangkan suami selingkuh karena beneran nafsu, dia sering gonta ganti wanita.

Perhatikan hal ini buk! Jika benar suami gonta ganti wanita, dia memang nafsu, bukan dipelet.

Ciri ketiga, suami selingkuh karena dipelet, dia mengalami perubahan drastis.

Cara berpikir, sikap dan kebiasaan seseorang itu perpaduan antara pola asuh orang tua dan pengalaman hidup.

Jadi ketiga hal tersebut terbentuk selama puluhan tahun.

Kok tiba-tiba berubah drastis dalam hitungan bulan bahkan minggu, maka ada kemungkinan ilmu hitam mempengaruhi suami ibu.

Contoh klien saya, suami klien hobi cerita, cerewet dan sangat menentang yang namanya utang. Setelah kenal pihak ketiga, suami klien jadi pendiam, hobi marah dan berani utang ratusan juta untuk beliin selingkuhannya mobil.

Ini kan perubahan drastis. Padahal yang namanya prinsip hidup itu hasil dari pengalaman puluhan tahun, kok bisa dipengaruhi dalam sekejap mata langsung berubah. Artinya, ada pengaruh yang luar biasa kuat disini.

Sedangkan suami yang selingkuh karena syahwat, tidak banyak alami perubahan. Seringkali mereka bersikap seperti biasa pada istrinya untuk menutupi perselingkuhannya.

Nah, jika dilihat dari ketiga ciri ini ibu merasa suami kayanya kena pengaruh ilmu hitam nih, tapi masih ragu maka jangan langsung mendiagnosa sendiri ya buk.

Karena apa yang saya ungkapkan disini adalah hasil pengamatan dari ratusan kasus perselingkuhan yang pernah saya tangani sejak 2018. Boleh ibu jadikan referensi dan pembelajaran tapi jangan dijadikan patokan.

Karena mendeteksi suami apakah benar dipelet pihak ketiga atau tidak, itu butuh konsultasi dan screening aura secara lebih detail.

Maka silakan bisa hubungi saya untuk saya bantu lakukan screening auranya serta saya bersihkan dan jernihkan kembali aura suaminya sebagai jalan ikhtiar untuk keharmonisan rumah tangga ibu.

Jadi, di tempat layanan saya sendiri nama ikhtiarnya ini disebut dengan buka aura. Saya akan membantu membersihkan, menetralkan dan menguatkan aura daya tarik ibu.

Medan energi di sekeliling tubuh ibu atau saya menyebutnya sebagai aura, ketika sudah bersih dan bermuatan energi positif, maka aura ini akan memiliki daya yang kuat untuk menarik beragam hal baik dalam diri ibu.

Cara kerja aura kita adalah like attracts like! Energi kita menarik hal-hal yang serupa, jika kondisi aura ibu lemah dan negatif maka ibu hanya akan menarik nasib yang lemah dan negatif.

Tapi jika kita memiliki aura yang berdaya kuat dan bermuatan positif, maka kita bisa menarik nasib yang kuat dan positif juga.

Misalnya kita punya hajat ingin lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci fokus suami, meningkatkan kepercayaan diri, ingin membuat orang lain lebih menyukai kita dsb.

Nah, bagi ibu yang mantap ingin membersihkan auranya, mengembalikan kejernihan dan kekuatan dayanya, bisa ikuti layanan ikhtiar buka aura. Silakan bisa daftar melalui nomor konsultasi +628111 26 4401 atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikuti Ikhtiar Buka Aura dengan Mbak Meida <<

Loading

3 Tanda Suami Cinta Mati ke Pelakor! Putuskan Dulu Sebelum Terjadi

Sebenarnya saya itu sudah agak malas bikin konten dengan judul 3 tanda suami begini, 3 ciri suami begitu dsb. Tapi, banyak sekali pesan yang masuk ke nomor konsultasi saya yang minta saya membahas tentang hal ini.

“Saya itu pingin tahu Mbak, gimana tanda suami saya cinta mati ke pelakor!”

Nah, kalau sudah tahu memangnya ibu mau ngapain? “Ya penasaran aja Mbak, ingin tahu!”

Ya sudah akhirnya saya jawab saja dalam bentuk konten ini. Jadi, bagi Anda yang mungkin suaminya selingkuh kemudian ingin tahu sudah seberapa jauh cinta suami ke pihak ketiga ini, inilah ciri yang akan saya tunjukkan.

Ibu bisa dengarkan sampai akhir karena di akhir konten ini pun saya akan jelaskan bagaimana ibu harus bersikap terhadap suami yang sudah terlanjur cinta mati ke pelakor.

Sebenarnya saya agak kurang nyaman ya menyebutkan sebagai cinta mati, karena kesannya ini cinta sejati yang tidak bisa lepas begitu padahal kita tahu sendiri perselingkuhan adalah hubungan haram yang tidak seharusnya dilanjutkan.

Mungkin saya akan menggantinya menjadi mabuk cinta. Jadi, tanda suami ibu dimabuk asmara sama pelakor itu adalah TIDAK PEDULI.

Tidak peduli terhadap apapun. Yang dia pedulikan hanya satu orang ini. Yang dia pedulikan adalah bagaimana caranya bisa terus menerus bertemu dengan orang ini. Yang dia pedulikan adalah bagaimana bisa terus berkomunikasi dengan orang ini.

Kemudian terhadap hal lain, selain wanita ini, suami ibu mengambil sikap acuh atau tidak peduli. Nah, secara detailnya suami ibu terlihat jelas kehilangan kepedulian terhadap pertama anak-anak ibu.

Saya contohkan kasus klien saya. Pasca suami selingkuh selama 3 bulan, akhirnya sang suami mengemasi semua barangnya dan minggat dari rumah.

Sampai dengan hari ini, sudah sekitar 6 bulan sang suami tidak pulang ke rumah. Dan, klien saya pun bingung, “bagaimana ini Mbak Meida?”

Lalu saya tanyakan pada klien, apakah suami ibu dekat dengan anak-anak?

“Dekat sekali Mbak Meida, mereka sering jalan bareng tanpa saya dan dulu suami sering ngechat nanyain kabar anak-anak kalau lagi kerja.”

Jawab klien saya. Lalu saya arahkan klien untuk menunjukkan perkembangan anak-anaknya yang masih bersekolah dasar ini.

Tiap hari klien saya mengirim foto dan video terbaru dari anak-anaknya. Klien saya pun mengirimkan foto piagam yang didaptkan sang anak pasca menang olimpiade.

Tak hanya itu, klien juga saya minta untuk sering-sering mengirim voice note pada suami menggunakan suara anaknya untuk mengungkapkan rasa rindu. Dengan harapan sang ayah mau pulang ke rumah.

Semua cara dikerahkan menggunakan senjata sang anak, tapi tidak digubris. Semua bentuk chat hanya dibaca. Semua bentuk telepon dari klien melalui nomor sang anak, diabaikan.

Bahkan darah dagingnya sendiri saja sudah dilupakan. Tanggung jawabnya memberikan keteladanan, nafkah dan kepedulian, sudah tak lagi diberikan.

Bentuk ketidakpedulian kedua adalah orang tua. Jika suami ibu sudah tak lagi peduli pada nasehat atau masukan orang tuanya sendiri, maka ini artinya suami ibu benar-benar sedang dimabuk asmara dengan pelakor.

Contoh lagi kasus klien saya. “Bagaimana ya Mbak, cara menyadarkan suami agar berhenti selingkuh?”

“Saya sudah coba nasehatin, gimana nanti kamu di neraka apa gak takut sama balasannya. Kamu sudah menyakiti anak-anak, berzina, itu semua dosa besar.”

Kata klien.

Lalu saya jelaskan pada klien bahwa salah satu cara untuk menyadarkan suami agar berhenti selingkuh adalah suami harus dinasehati oleh sosok yang dia hormati.

Kalau istri sendiri yang menasehati maka itu hanya akan dianggap angin lalu. Selanjutnya, saya tanya pada klien saya. Apakah ada tokoh yang dihormati dan ditakuti suami ibu?

“Ada Mbak Meida, ibu beliau. Dan, seorang ustad yang mengajari beliau ngaji sewaktu kecil,” jawab klien saya.

Ya sudah, manfaatkan kedua orang tersebut yakni ibu dan ustad suami Anda untuk menasehati suami. Lalu dijalankan oleh klien. Klien minta tolong pada ibu mertuanya dan ustad suaminya untuk memberikan nasehat.

Ibu tahu apa yang terjadi? Tidak digubris!

Setiap hari ibu mertua klien ini datang ke rumah klien untuk mengingatkan sang anak agar berhenti berbuat dosa, tapi justru dibentak.

“Saya kaget Mbak Meida, suami saya benar-benar berubah! Padahal itu ibunya sendiri, surganya, tapi dibentak di depan saya dan anak-anak.”

“Setelah itu Mbak, ibu mertua gak pernah lagi datang ke rumah kami karena sakit hati. Beliau sudah menyerah menasehati anaknya.”

Cerita klien saya.

Jadi, ini salah satu contoh bahwa suami yang sedang dimabuk asmara dengan wanita ketiga itu kehilangan kepedulian bahkan terhadap orang tuanya sendiri.

Ketidakpedulian ketiga adalah suami ibu sudah tidak tahu malu atau tidak peduli dengan status sosialnya.

Saya contohkan lagi kasus klien saya. “Mbak Meida, kira-kira ancaman seperti apa sih yang bisa saya berikan ke suami sehingga dia jera gak selingkuh lagi?”

Tanya klien saya.

Lalu saya tanya balik ke klien saya. Suami ibu sendiri takutnya sama apa? Apakah ada hal atau kondisi yang ditakuti suami ibu?

“Ada Mbak Meida”, jawab klien saya.

“Suami saya itu takut banget dicap buruk sama lingkungan. Selama ini dia sangat menjaga nama baiknya, dia berhati-hati agar selalu dipandang positif dan dihormati sama rekan kerja dan teman-temannya.”

Nah, itu dia buk! Berikan ancaman pada suami bahwa jika dia masih terus selingkuh, maka ibu akan melaporkan kebejatannya ini ke kantornya agar semua rekan kerjanya tahu kalau dia ini selingkuh.

Kemudian arahan ini dilakukan oleh klien saya.

“Waduh, hasilnya zonk Mbak! Suami bilang ke saya, dia sudah gak peduli sama karirnya. Kalau saya mau melaporkan, katanya silakan saja.”

Cerita klien saya.

Nah, ini contoh bahwa suami sudah tak lagi malu dengan perselingkuhannya saat ini yang mana artinya suami ibu sedang dimabuk asmara. Sekali lagi, yang dipedulikan hanya wanita ketiga itu.

Itulah buk, 3 tanda suami ibu seolah cinta mati pada pelakor. Dia tak lagi peduli dengan anak, orang tua bahkan karirnya.

Lalu, apakah ini juga merupakan tanda dari akhirnya rumah tangga saya Mbak Meida? Jika sudah muncul ketiga tanda ini, apakah artinya suami sudah tak lagi bisa diselamatkan?

Tentu saja TIDAK, buk!

Ibu harus percaya bahwa segala penyakit, ada obatnya. Segala masalah, ada solusinya. Selain mencoba mendekatkan suami dengan anak, meminta bantuan mertua untuk menasehati suami, memberikan hukuman pada suami jika terus menerus selingkuh, kita juga perlu kerahkan ikhtiar spiritual buk.

Salah satu jalan ikhtiar yang banyak dicoba oleh klien saya adalah buka aura. Jadi saya membantu membersihkan, menetralkan dan menguatkan aura daya tarik ibu.

Medan energi di sekeliling tubuh ibu atau saya menyebutnya sebagai aura, ketika sudah bersih dan bermuatan energi positif, maka aura ini akan memiliki daya yang kuat untuk menarik beragam hal baik dalam diri ibu.

Vibrasi energi kita ini buk, menarik hal yang serupa. Jika kita memiliki aura yang berdaya kuat dan bermuatan positif, maka kita bisa menarik nasib yang kuat dan positif.

Seperti kita punya hajat ingin lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci fokus suami, meningkatkan kepercayaan diri, ingin membuat orang lain lebih menyukai kita dsb. Semua hal itu bisa saya bantu melalui ikhtiar buka aura.

Nah, bagi ibu yang ingin ikhtiar melalui buka aura untuk meluluhkan hati suami bisa hubungi saya melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor konsultasi +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah video ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Buka Aura dengan Mbak Meida <<

Loading

Hindari! Minta Suami Lakukan Ini Justru Bikin Suami Awet Sama Pelakor

Saya itu punya klien setia, beliau berdomisili di Jakarta dan tiap kali saya ke Jakarta untuk buka praktek pasti beliau hadir. Hubungan saya dan klien ini pun sudah seperti saudara, jadi tiap beliau mengalami kendala dalam proses ikhtiar, beliau langsung chat saya dan saya pun segera balas.

Masalah rumah tangga beliau ini klasik seperti klien saya pada umumnya yakni suami selingkuh. Cukup lama suami beliau selingkuh yakni sekitar tahun 2018. Dan, alhamdulillah setelah kita ikhtiar bersama memang suami beliau berhenti selingkuh.

Kemudian beberapa waktu lalu, masih di bulan Oktober 2023 ini, beliau hubungi saya kembali katanya suaminya kambuh.

“Mbak, chat suami saya banyak yang dihapus! Saya curiga dia nakalnya kambuh lagi.”

Kata klien saya.

Lalu saya tanya, ibu tahu darimana suaminya menghapus chat?

“Saya pantengin terus Mbak HPnya, karena saya pingin menangkap basah”, jawab klien saya.

Baiklah, saya memahami kecemasan ibu. Ibu takut suaminya selingkuh lagi, apalagi dulu pernah ketangkep basah sehingga sulit kembali percaya pada suami.

Ada keinginan untuk terus mengintai, mencari tahu sedetail mungkin gerak gerik suami. Dan, saya menganggap ini hal wajar yang dialami istri yang pernah diselingkuhi.

Bahkan jika klien saya belum mencapai ketenangan pasca suaminya mengaku tobat dari selingkuh, saya ijinkan klien mengungkapkan kecemasannya.

Silakan ibu lakukan segala jenis kepo yang ibu inginkan. Ungkapkan segala jenis uneg-uneg yang ingin ibu sampaikan ke suami. Jangan ditahan karena itu bisa jadi luka batin.

Tapi, satu hal yang perlu ibu ingat bahwa menggenggam seekor burung dengan erat, itu tidak membuat burung tersebut nyaman. Justru dia tercekik dan ingin melepaskan diri.

Ini lho yang ingin saya sampaikan! Bahwa terus menerus memantau suami, mencurigai, mengintai gerak geriknya, menanyakan segala hal terkait aktivitas suami baik di dunia nyata maupun maya, itu hanya akan membuat suami tidak nyaman.

“Tapi Mbak Meida, saya ini istrinya! Saya berhak untuk mencari tahu, saya tidak ingin suami selingkuh lagi, jadi harus saya jaga. Mbak Meida, rasanya ini sakit! Mbak Meida gak paham ya rasanya.”

Benar, kecemasan dan kemarahan ibu itu benar!

Suami ibu pun seharusnya memaklumi apa yang menjadi kecemasan ibu saat ini, sehingga dia mampu bersikap dengan cara menjaga perasaan ibu. Tapi buk! Sekali lagi, saya ingatkan bahwa tujuan ibu disini adalah untuk menjaga keutuhan rumah tangganya. Bukan untuk memenangkan perasaan ibu.

Sehingga, yang perlu ibu lakukan adalah berkompromi terhadap kondisi yang ada. Ibu melakukan tawar menawar, ibu melakukan pertimbangan terhadap keadaan yang ada. Kemudian memilih sikap terbaik yang bisa ibu terapkan demi tetap utuhnya rumah tangga ibu.

Misalnya, ibu tahu suami kembali menghapus chat WhatsAppnya. Kemudian muncul kecurigaan dalam diri ibu. Hati ibu terbakar panas, ingin menangkap basah suami sehingga ibu mencari segala cara untuk mengintai HPnya.

Kalau sudah dapat buk, kalau ibu sudah menangkap basah isi chat suami, lalu ibu mau bersikap apa?

Apakah ibu akan marah? Dengan kemarahan ini, apakah suami akan berhenti melakukan apa yang tidak ibu inginkan? Belum tentu!

Bisa jadi, suami ibu balik marah pada ibu! Melarang ibu menyentuh HPnya, bahkan dia akan mencari cara baru yang lebih canggih untuk menghubungi pihak ketiga agar tidak ketahuan ibu. Suami akan lebih cerdas lagi dalam menyembunyikan sikap nakalnya.

Siapa yang rugi disini? Ibu sendiri yang rugi karena ibu kehilangan akses HP suami, suami jadi lebih pandai dalam berbohong karena cara lama sudah ibu ketahui dan hubungan ibu dengan suami jadi memburuk.

Padahal sebelumnya hubungan ibu dan suami baik-baik saja, sehingga komunikasi kalian terbuka, ibu dekat secara fisik dan emosional dengan suami. Nah, ini kan kesempatan untuk meluluhkan hati dan mengunci syahwatnya buk!

Tapi kalau sudah ibu hancurkan dengan tuduhan-tuduhan yang ibu berikan ke suami, ibu terus menerus mengintai suami hingga membuatnya tak nyaman berdekatan dengan ibu, maka kesempatan baik untuk berikhtiar itu hilang.

Justru ibu membuka kesempatan lebih lebar pada pihak ketiga untuk kembali lagi menggoda suami ibu. Jadi buk, tiap kali saya meminta ibu untuk mengalah sebentar, meningkatkan pelayanan kepada suami, itu tujuannya bukan untuk memenangkan suami.

Bukan untuk membuat diri ibu rendah sehingga diinjak-injak dan terkesan dibodohi suami. Justru ibulah yang keren dan elegan disini. Karena ibu berakting seolah-olah ibu baik-baik saja, ibu kuat dan tidak terluka. Ibu bisa menerima bahkan kondisi mental ibu terkesan ikhlas, damai dan tenang.

Momen inilah yang membuat suami mampu mendekat, nyaman dengan ibu karena tidak dicurigai, ibu memberikan kesempatan kedua dan memaafkan.

Nah, dalam kondisi dekat inilah ibu bisa memberikan banyak sentuhan ke suami, ibu ikhtiar mendoakan suami sehingga inshallah lebih mudah luluh hatinya. Memorinya kembali mengingat kenangan-kenangan baik bersama ibu.

Kemudian diharapkan, ikhtiar kita ini bertemu dengan waktu yang tepat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. “Luar biasa hambaKU yang satu ini, Aku beri cobaan tapi tetap ikhlas ikhtiar bahkan makin mantap melayani suaminya.”

Kita bayangkan Tuhan berkata demikian buk.

Lalu kalau sudah seperti ini, jatuhlah ridha Tuhan terhadap ikhtiar kita. Akhirnya suami kembali mendekat, kembali baik kepada kita, dibalikkan hatinya oleh Tuhan untuk kita.

Yah, memang tidak mudah buk! Berat untuk menjalani kepura-puraan ini tapi inshallah saya yakin ibu mampu melakukannya demi keutuhan rumah tangga ibu.

Saya doakan yang terbaik bagi ibu, jika kebingungan dalam membuat keputusan terkait rumah tangganya, silakan jangan sungkan hubungi saya boleh melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor konsultasi +628111 26 4401. Atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah video ini.

>> Saya Siap Ikut Bimbingan Spiritual Rumah Tangga dengan Mbak Meida <<

Loading

Cukup 5 Hari untuk Buat Suami Putus Total Sama Selingkuhannya!

(Mbak Meida membaca pesan WhatsApp dari klien)

“Gak tahu mau bilang apalagi!”

“Intinya saya sujud syukur, terima kasih pada Tuhan Yang Maha Kuasa karena keridhaanNya yang memudahkan jalan ikhtiar saya, terima kasih pada Mbak Meida yang gak capek memberi bimbingan, terima kasih pada diri saya sendiri yang tidak pernah berhenti ikhtiar!”

“Semalam pukul 2 dini hari, suami pulang, dia berbaring di sebelah saya, dia mengelus tangan saya sembari menangis dan minta maaf.”

“Saya terbangun mendengar tangisan suami Mbak! Saya lihat air matanya terus mengalir, lalu saya tanya kenapa?”

“Beliau bilang, pagi ini ayah sudah putusin wanita itu! Ayah mau tobat, mau kembali fokus ke ibu dan anak-anak.”

“Alhamdulillah Mbak, disitu kita menangis bersama, saling minta maaf dan memaafkan. Saya anggap segala hal yang dilakukan suami selama 2 tahun terakhir dengan wanita itu adalah karena godaan setan bukan murni niat suami beneran.”

“Saya ikhlas menerima takdir saya, saya ikhlas menerima suami kembali. Dan, kami siap untuk kembali bersama mengutuhkan rumah tangga kami.”

Ini adalah pesan WhatsApp dari klien saya yang mana beliau berikhtiar melalui Cincin Sakinah.

Awalnya suami klien ini badannya pegal-pegal dan sudah memiliki langganan tukang pijat seorang pria tunanetra. Sayangnya, tukang pijat ini meninggal dunia sehingga suami klien mencari tukang pijat baru dan dapatnya adalah seorang wanita.

Klien saya sudah melarang, “kalau bisa cari yang laki saja lah yah?!”

“Ayah udah cari tukang pijat sampai 2 bulan, baru dapat ini buk? Cari tukang pijat itu gak gampang”, sanggah suami klien.

Awalnya tukang pijat datang ke rumah dan klien melihat sepertinya hubungan antara suami dan tukang pijat ini wajar-wajar saja, tidak ada yang aneh.

“Setelah 3 bulan Mbak Meida, tukang pijat gak pernah datang lagi ke rumah saya. Lalu saya tanya suami, suami bilang ‘aku yang datang ke rumahnya sekarang.”

“Disitu saya langsung kaget Mbak! Suami saya datang ke rumah tukang pijat wanita yang mana statusnya janda. Feeling saya langsung gak enak Mbak!”

Kata klien saya.

Lalu terjadilah perselingkuhan itu seperti yang dicemaskan klien selama ini. Perselingkuhan terjadi selama 2 tahun. Suami klien tiap weekend selalu datang ke rumah wanita ketiga ini bahkan menginap dengan alasan pijat.

Dan, tiap kali klien saya melarang suaminya untuk pijat ke rumah wanita tersebut, sang suami marah kemudian mengancam cerai.

“Berkali-kali saya menawarkan tukang pijat baru Mbak, pria dengan kemampuan yang inshallah jauh lebih baik tapi suami menolak.”

Ungkap klien.

Nah, mengingat klien sudah memberikan nasihat lahir tapi tidak pernah didengarkan oleh suaminya, maka salah satu ikthiar yang perlu dicoba klien adalah memanfaatkan Cincin Sakinah.

Bimbingan rumah tangga di tempat saya sendiri bersifat psiko spiritual. Saya menggabungkan ilmu psikologi dengan kekuatan spiritual.

Jadi, saya tidak sekedar mendengarkan curhat klien, tapi juga memberikan treatment spiritual sesuai masalah yang dialami. Hal pertama yang saya lakukan adalah membantu membersihkan, menetralkan dan menguatkan aura daya tarik klien melalui sarana spiritual Cincin Sakinah.

Medan energi di sekeliling tubuh klien atau saya menyebutnya sebagai aura, ketika sudah bersih dan bermuatan energi positif, maka aura ini akan memiliki daya yang kuat untuk menarik beragam hal baik dalam diri klien.

Seperti, lebih mudah meluluhkan hati suami, mengunci fokus suami, meningkatkan kepercayaan diri hingga menarik orang-orang serta situasi yang bisa membantu mempercepat terkabulnya hajat klien.

Setelah aura diperbaiki, saya membantu memberikan bimbingan mengenai apa yang perlu dilakukan klien, bagaimana menghadapi suaminya yang bersikap A, B dan C, keputusan yang harus klien ambil dsb.

Inshallah ikhtiar kita lebih optimal karena ada ikhtiar lahir berdasarkan realitas dan dilengkapi doa serta energi buka aura.

Nah, dalam proses buka aura, saya memilih sarana atau media penyimpan energi dalam bentuk cincin emas karena memang pada umumnya perhiasan emas ini secara fisik ketika dikenakan wanita, bisa meningkatkan kepercayaan dirinya.

Jadi, selain cantik dikenakan, membuat klien merasa lebih anggun dan elegan, Cincin Sakinah ini dilengkapi energi aura. Sehingga manfaatnya double lahir dan batin.

Ikhtiar spiritual yang dilakukan klien ketika memanfaatkan Cincin Sakinah ini sangat sederhana. Klien hanya perlu mengenakan Cincin Sakinah seperti cincin emas pada umumnya, kemudian berusaha sesering mungkin menyentuhkan Cincin Sakinah ke kulit suami.

Seperti ketika sarapan bareng, ibu bisa memainkan tangan suami. Saat suami pergi berangkat kerja, ibu bisa bersalaman dengan suami kemudian menyentuhkan Cincin Sakinah.

Malam hari, ibu bisa memberikan pijatan pada suami kemudian secara natural sentuhkan Cincin Sakinah pada kulit suami.

Selain ikhtiar spiritual, saya juga menyertakan buku panduan yang isinya adalah poin-poin untuk menguatkan aura daya tarik klien. Sehingga klien harus mengoptimalkan ikhtiarnya lahir batin sesuai panduan.

Ikhtiar inilah yang kemudian kita langitkan sehingga bisa dinilai dan dievaluasi Tuhan. Selanjutnya, kita pasrahkan ikhtiar ini pada Yang Maha Kuasa, karena Dialah yang sesungguhnya berkehendak atas apapun dalam hidup kita.

Kita sebagai manusia, tentu hanya bisa berikhtiar. Dan, kita tidak pernah tahu sampai ikhtiar ke berapa Tuhan akan mengabulkan doa-doa kita.

Siapa tahu, energi aura ibu dan energi aura saya cocok sehingga ikhtiar yang kita lakukan bersama langsung diijabah Tuhan kemudian hasil akhirnya seperti klien saya ini.

Dalam 5 hari, suami klien minta maaf dan mantap memutuskan selingkuhannya. Dan, keajaiban ini tak terlepas dari ikhtiar kita, kemantapan hati kita dalam berikhtiar kemudian waktu yang tepat dari Tuhan Yang Maha Berkehendak.

Jadi, alhamdulillah! Rata-rata pengalaman klien saya ketika ikhtiar melalui Cincin Sakinah, mereka bisa merasakan efek positifnya setelah 2-3 minggu.

Tapi ini bukan waktu standar karena tiap klien memiliki kondisi aura dan tingkat masalah yang berbeda-beda. Saya kasih perumpamaan orang sakit.

Ada orang sakit demam, batuk dan flu. Di saat yang bersamaan orang ini memiliki orang tua yang sangat perhatian sehingga perawatan dilakukan secara optimal, selain itu orang ini juga memiliki semangat sembuh yang luar biasa.

Di sisi lain, ada orang sakit demam biasa tapi dia tidak memiliki siapapun yang bisa merawatnya sehingga dia tertatih-tatih mengobati dirinya sendiri dan orang ini pun tidak memiliki semangat untuk sembuh.

Kira-kira siapa yang lebih cepat sembuh?

inshallah yang lebih cepat sembuh adalah orang yang sakit tapi dia memiliki semangat sembuh yang tinggi, ikhtiarnya untuk sembuh juga kuat dan memiliki support system yang baik.

Sama halnya dengan ikhtiar melalui Cincin Sakinah. Ketika ibu memiliki masalah, meskipun masalah rumah tangga ibu sudah di ujung tanduk, tapi ketika ibu berkomitmen ikhtiar, mantap dengan jalan yang ibu pilih, ibu bersungguh-sungguh menjalankan ikhtiar tersebut kemudian ibu memiliki support system yang baik yakni media buka aura melalui Cincin Sakinah dan bimbingan dari saya, maka inshallah akan ada banyak dampak positif yang bisa ibu rasakan.

>> Saya Siap Ikhtiar Spiritual Melalui Cincin Sakinah >>

Loading

Copyright © 2026 Mbak Meida
WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp