Fatal! INI 5 Kesalahan Istri Saat Tahu Suaminya Selingkuh

Suami saya selingkuh Mbak Meida! Awalnya saya tidak sengaja melihat screenshoot percakapan dia dengan selingkuhannya itu melalui galeri di handphonenya. Akhirnya, coba saya telusuri kontaknya dan saya coba untuk hubungi.

Saya minta dia untuk bertemu langsung dengan saya. Saya ungkapkan semua uneg-uneg saya, saya minta dia tinggalkan suami saya. Karena kami punya keluarga dan anak-anak yang perlu dijaga dan dikasihi. Kami tidak ingin ada pengganggu diantara kami.

Dan, sedihnya saya Mbak Meida, pelakor itu mengatakan kepada saya bahwa dia tidak akan meninggalkan suami saya. Ucapannya itu benar-benar membuat saya sakit hati hingga saya menyumpahi dia dengan hal-hal yang buruk. Apakah yang saya lakukan ini salah Mbak?

Jawaban saya, IYA. Ketika suami Anda selingkuh, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar suami tidak semakin meninggalkan Anda dan Anda bisa mengembalikan cinta suami dengan cara elegan. Bukan dengan mengemis-ngemis di depan selingkuhan suami.

Sekarang saya contohkan 5 kesalahan fatal seorang istri ketika tahu suaminya selingkuh. Pertama, melabrak selingkuhan suami. Seperti yang saya contohkan tadi. Itu adalah kisah nyata yang buanyak sekali dilakukan oleh klien saya. Mereka menganggap dengan cara itu, selingkuhan akan takut atau iba dengan nasib Anda.

Salah! Justru pelakor akan makin bangga karena tahu bahwa Anda saat ini tersiksa. Ketika dia merebut suami Anda, artinya sejak awal dia memang tidak punya hati. Jadi, tidak perlu dilabrak karena itu percuma dan tidak akan membuat hatinya luluh terhadap kisah Anda.

Kedua, marah-marah kepada suami. Anda membanting handphonenya bahkan Anda mencaci maki suami Anda. Apakah dengan cara itu suami akan makin jera? Tidak! Suami akan makin tidak tahan dengan Anda, karena Anda hanya bisa marah-marah.

Ketiga, menunjukkan semua pengorbanan Anda. Sebagai istri, Anda merasa banyak berkorban dan Anda pamerkan itu kepada suami. Anda mengatakan sudah bantu banyak dalam hal finansial, mengorbankan waktu dan hobi Anda. Sedangkan, suami tidak bantu apa-apa tapi malah berbuat serong.

Keempat, menyalahkan suami atas bobroknya rumah tangga kalian. Setelah ketahuan selingkuh, selain marah Anda juga banyak menyudutkan suami. Anda menyindir suami mengenai kekurangannya bahkan kesalahan-kesalahannya di masa lalu Anda ungkap semua dengan tujuan agar dia merasa berdosa.

Kelima, merasa jijik dan menghindari suami tapi berharap suami tetap bersama Anda. Ini agak aneh bin lucu. Anda tidak mau dekat-dekat dengan suami lagi, tapi di satu sisi Anda ingin dia tetap bersama Anda khususnya untuk menafkahi Anda dan anak-anak.

Bagaimana suami bisa kembali dan tumbuh lagi cintanya terhadap Anda, kalau Anda sendiri tidak berusaha untuk mendekat serta memperbaiki diri?

Jadi, kalau suami Anda berselingkuh silakan hindari 5 sikap ini. Kalau sudah dihindari, tapi suami belum kunjung kembali hubungi saya untuk konsultasi. Melalui nomor kontak Konsultasi masalah asmara, seks dan rumah tangga silakan hubungi Naya melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401.

Loading

3 PENYEBAB KONFLIK SUAMI-ISTRI TAK KUNJUNG SELESAI

Mbak Meida, saya dan suami itu sering banget bertengkar. Tiap ada hal yang tidak sejalan dikit saja, kita bisa duel heboh dan gak selesai-selesai. Kalau saya pribadi, bertengkar itu adalah hal yang wajar dalam sebuah hubungan.

Hubungan yang sehat, harus ada konfliknya. Karena itulah nantinya yang akan membuat kita lebih mengenal pasangan kita dan memperkuat hubungan kita dengannya.

Tapi, kalau konfliknya hampir tiap hari dan tidak kunjung selesai maka itu ada beberapa hal yang menjadi penyebab. Dan, penyebab itu perlu dicari tahu agar kalian bisa menemukan solusinya.

Nah, di video kali ini saya akan share beberapa penyebab kenapa pasangan suami-istri bisa terus berkonflik.

Pertama, selalu merasa diri masing-masing yang paling benar. Tidak ada yang mau mengalah. Kalau suaminya salah, dia malah menyalahkan istri dan merasa dirinya benar. Kalau istrinya salah, suami yang disalahkan dan tidak mau mengakui kesalahannya. Gitu terus sampai anaknya lima, kan susah. Rumah tangga tidak berjalan dengan harmonis karena masing-masing saling mengedepankan ego.

Kedua, saling menuntut, tapi tidak saling melengkapi dan mengisi. Istri maunya suami selalu menuruti permintaannya. Harus mampu membelanjakan ini dan itu, tapi istri sendiri tidak mau mendukung dan mendoakan suami.

Suami mau istrinya selalu tampil cantik, rapi dan menarik tapi suami tidak pernah memberikan uang ke istri untuk melakukan perawatan. Kan itu, saling menuntut tapi tidak mengisi.

Ketiga, tidak pernah berusaha memahami pasangan. Maunya dipahami terus, tapi tidak pernah mau memahami pasangannya. Maunya diperhatikan, dielus-elus, dipuji, tapi kita tidak pernah melakukan hal itu lebih dulu ke pasangan kita.

Jadi, pasangan seperti ini saling menunggu. Tidak mau memperbaiki diri lebih dulu. Akhirnya apa yang terjadi, tidak ada kemajuan dalam hubungan mereka? Karena saling menunggu dan menuntut satu sama lain.

Seperti itu saran dari saya. Saya mohon untuk para istri dan suami bisa menerapkan tips-tips ini agar rumah tangganya semakin harmonis, penuh keserasian dan keselarasan. Nah, kalau Anda ingin berkonsultasi kepada saya mengenai masalah rumah tangga silakan bisa menghubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401.

Loading

JANGAN SAMPAI DURHAKA! 7 DOSA BESAR ISTRI TERHADAP SUAMI

Sebaik apapun suami, kalau istrinya bawel dan rewel maka dia bisa dengan mudah meninggalkan istrinya dan menjadi nakal lebih dari apa yang Anda bayangkan. Tapi, senakal apapun seorang suami, kalau istrinya sangat patuh, penuh kelembutan dan tidak rewel maka dia pasti akan tetap bertanggung jawab terhadap istri dan anak-anaknya.

Nah, untuk menjadi seorang istri yang patuh, sabar, tidak rewel dan penuh kelembutan memang tidak mudah. Di sini saya akan membahas 7 dosar besar yang perlu istri hindari sehingga suami menjadi lebih sayang dan setia kepada Anda.

Dosa besar yang pertama adalah tidak taat pada suami. Apapun yang dikatakan suami, selama itu dia anggap baik untuk Anda dan keluarganya maka penuhilah. Jangan berkata ah, apalagi membantah.

Dosa besar kedua adalah membicarakan aib suami dan rumah tangga Anda. Seburuk apapun perlakuan, perkataan dan sikap suami kepada Anda maupun keluarganya, jangan diungkap ke siapapun sekalipun itu adalah sahabat maupun orangtua Anda sendiri.

Kalau Anda sudah tidak betah, ungkapkan itu melalui buku diary atau kunjungi psikolog maupun konsultan rumah tangga yang bisa memberikan solusi kepada Anda.

Dosa besar yang ketiga adalah selalu menuntut suami dan tidak bersyukur dengan nafkah yang diberi. Anda tahu suami Anda belum mampu untuk membelikan perhiasan dan tas branded untuk Anda. Maka, yang perlu Anda lakukan adalah mendoakan suami agar dia dimudahkan dalam segala urusan pekerjaannya. Termasuk bersikap baik kepada mertua Anda, karena doa mertua untuk suami Anda sangat didengar Tuhan.

Dosa besar yang keempat adalah menolak ajakan suami. Dalam hal ini, saya menyarankan pada suami untuk melihat kondisi istrinya. Kalau memang lagi banyak tekanan dengan pekerjaan atau urusan rumah tangga, ya cari waktu lain. Nah, untuk istri kalau memang sanggup melayani ya dilayani. Jangan beralasan. Kecuali kalau Anda memang benar-benar tidak sanggup, kemudian berikan alasan yang tepat dan jangan ditolak dengan cara yang kasar.

Dosa besar kelima adalah cemburu berlebihan. Suami berangkat kerja pakai baju rapi dan wangi Anda cemburu. Anda selalu merasa curiga dan khawatir dengan suami yang sebenarnya dia tidak melakukan apa-apa di luar sana.

Dosa besar keenam adalah berhias bukan untuk suami. Kalau keluar rumah, Anda dandan menor dan luar biasa hebohnya. Tapi, kalau untuk suami di malam hari Anda cuma pakai krim malam, daster apa adanya bahkan yang sudah gembel dan bolong. Jangan sampai seperti itu ya.

Dosa besar ketujuh adalah keluar rumah tanpa minta ijin. Pernah saya menangani kasus dimana seorang istri nangis-nangis minta agar cinta suaminya bisa kembali. Saya tanya, kenapa bisa sampai ditalak suami?

Jawabannya, sewaktu bertengkar dia keluar dari rumah dan kembali ke rumah orangtuanya. Kalau sudah seperti itu, sebagai seorang suami kalau dia tidak menjemput istrinya itu tidak salah. Karena dia keluar tanpa ijin dari suaminya.

Seperti itu saran dari saya, semoga kalian para istri bisa menghindari 7 dosa besar itu sehingga rumah tangga Anda bisa berjalan harmonis. Suami makin sayang dan setia pada Anda. Nah, kalau Anda ingin berkonsultasi kepada saya mengenai masalah rumah tangga silakan bisa menghubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401.

Loading

BUAT ISTRI PATUH DAN GAK REWEL DENGAN PENUHI 5 KEBUTUHAN INI

Dalam berumah tangga, kita tidak bisa tinggal menikah, berhubungan seks, punya anak kemudian menua bersama. Hidup dalam pernikahan itu tidak semudah dan semulus itu.

Pasti akan ada banyak halangan dan tantangan yang menghadang. Tugas dari dua orang yang bersatu ini adalah terus memberikan dukungan satu sama lain agar visi pernikahannya tercapai.

Nah, sebagai seorang suami dalam memberikan dukungan kepada istri itu ada aturannya. Tidak asal memberikan dukungan seperti pujian atau mengantar istri tiap kali keluar rumah.

Di video kali  ini, saya akan share beberapa hal yang bisa suami terapkan dalam rumah tangganya sehingga istri menjadi lebih patuh, nurut dan tidak rewel kepada Anda.

Pertama, memberikan kasih sayang dan penghargaan kepada istri. Tiap orang itu memiliki bahasa cinta berbeda-beda. Ada istri yang lebih suka dikasih hadiah. Ada istri yang lebih suka dipuji, ada istri yang lebih suka ditemani dan disentuh. Cari tahu, bahasa cinta apa yang paling dominan dalam diri istri Anda. Dan, tiap kali berkomunikasi dengan istri teruslah gunakan bahasa cinta itu.

Kedua, ajak bicara istri Anda. Sesibuk apapun Anda sebagai seorang pencari nafkah, berusahalah untuk membagi waktu dengan tepat. Mulai dari urusan pribadi, menemani istri keluar rumah sampai mengajak istri ngobrol. Ini penting, apalagi waktu-waktu krusial saat istri merasa butuh teman curhat.

Ketiga, bersikap jujur dan terbuka. Pria itu yang dipegang adalah apa yang dia ucapkan. Oleh sebab itu, jadilah pria yang jujur dan konsisten terhadap apa yang Anda katakan. Hal-hal sederhana ini dijamin bisa membuat istri Anda lebih patuh terhadap Anda.

Keempat, keuangan yang cukup. Tidak bisa dipungkiri uang adalah salah satu faktor penentu keharmonisan rumah tangga Anda. Mewah dan kaya raya itu tidak wajib. Tapi, mampu memenuhi kebutuhan sandang, papan, pangan dengan baik untuk istri dan anak-anak itu wajib. Jadi, berusahalah semampu Anda untuk memberikan kepuasan dalam hal finansial.

Kelima, komitmen terhadap keluarga. Inilah yang sebenarnya didambakan oleh seorang istri. Janji Anda di depan Tuhan, disaksikan malaikat, orangtua dan kerabat dekat kalian, harus Anda pegang sampai kapanpun. Anda harus bertanggung jawab terhadap komitmen yang sudah Anda ucapkan. Janji itu menunjukkan bahwa Anda secara lahir dan batin akan selalu memprioritaskan keluarga Anda.

Seperti itu saran saya untuk seorang suami agar istrinya menjadi lebih patuh dan tidak rewel. Kalau semua sudah diterapkan, tapi hasilnya masih belum memuaskan Anda silakan bisa menghubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401. Saya akan berikan solusi terbaik untuk keharmonisan rumah tangga Anda.

Loading

PASTI SETIA! 4 KEBUTUHAN SUAMI YANG WAJIB DIPENUHI ISTRI

Kalau Anda terapkan 4 hal ini, dijamin suami Anda pasti puas dan setia kepada Anda. Terkadang, saya merasa istri itu berlebihan dan overacting di depan saya tiap kali dia mencoba untuk menjelaskan masalah perselingkuhan yang dia alami dalam rumah tangganya.

Suaminya jahat banget, tega meluangkan waktu demi selingkuhannya dan merelakan waktu spesialnya bersama anak-anak. Bicaranya kasar banget dan suka merendahkan saya mbak sebagai istrinya.

Saya terima semua itu, tapi di saat yang bersamaan saya juga menganalisa dan menerawang apakah yang dia ucapkan ini benar. Karena ucapan manusia itu mirip dengan bawang bombay. Lapisannya banyak. Dikelupas satu, masih ada lapisan kedua, ketiga dan seterusnya. Mencapai puluhan bahkan ratusan.

Dan, ini baru dari sudut pandang istri saja. Akan berbeda lagi kalau suaminya yang saya minta untuk cerita. Biasanya suami akan berdalih istri bawel, suka mengekang dan tidak dikasih waktu untuk hangout.

Siapa yang benar atau salah, saya tidak peduli sebenarnya. Yang saya inginkan, kalau sudah terlanjur terjadi pengkhianatan ini, maka mereka berdua harus segera diruqyah. Haha, jin egoisnya harus segera dikeluarkan dan instrospeksi bareng-bareng.

Di pihak istri sendiri, saya sarankan dia memenuhi 4 kebutuhan ini untuk suaminya. Agar suaminya puas dengan istrinya dan berhenti mencari kepuasan di luar rumah.

Yang pertama, harus bisa jadi sahabat suami. Sahabat itu bagaimana sih, selalu mendengarkan. Tidak pernah menghakimi dan membicarakan aib kita di belakang. Selalu percaya dan mendukung kita. Enak diajak ngobrol apapun dan tidak jaim.

Kedua, rajin beberes rumah. Sesibuk apapun Anda sebagai wanita karir atau ibu rumah tangga, pastikan rumah Anda selalu rapi dan nyaman sebagai tempat kembali suami Anda. Ketika pria pulang ke rumah dengan kepenatan dari kantor, maka yang ingin dia dapatkan adalah kehangatan dan kenyamanan dari keluarganya. Dan, itu bisa Anda tunjukkan melalui rumah yang bersih dan rapi.

Ketiga, istri yang menarik. Setelah jadi istri jangan cuek dengan penampilan. Ah ngapain, udah laku. Udah ada suami, buat apa dandan. Kalau keluar mau gembel tidak masalah, tapi kalau ada suami, jadilah wanita terbaik secara lahir dan batin. Ingat! Pelakor di luar sana lebih angker daripada kuburan.

Keempat, menghormati suami Anda layaknya seorang raja. Kalau Anda ingin diperlakukan sebagai seorang ratu, perlakukan suami Anda bak seorang raja. Mulai dari diri Anda sendiri, jangan menuntut suami bisa ini itu, tapi Anda banyak kurangnya.

Sekian informasi dari saya, semoga bermanfaat untuk keserasian rumah tangga Anda. Untuk yang ingin berkonsultasi lebih serius, silakan bisa menghubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401.

Loading

5 TANDA SUAMI ANDA GAGAL MEMIMPIN BAHTERA RUMAH TANGGA

Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Termasuk suami Anda. Meskipun dalam banyak kepercayaan, suami itu dianggap dewa atau pemimpin yang harus selalu dituruti perintahnya, tapi tidak semua rumah tangga memiliki suami yang pantas menjadi seorang pemimpin.

Dan, dalam video ini saya akan tunjukkan 5 tanda suami yang gagal dan tidak pantas jadi seorang pemimpin. Yang pertama, tidak mampu mengontrol emosi dan terus melakukan kebiasaan buruk.

Sedikit-sedikit marah. Sedikit-sedikit melampiaskan kemarahan pada istri padahal emosinya itu disulut karena pekerjaan. Tidak ada hubungannya dengan istri, tapi marahnya ke istri.

Padahal, yang membuatnya marah itu rekan kerjanya. Tapi karena suami ini tidak mampu mengontrol emosi dan tidak memahami cara marah yang benar akhirnya, istri yang kena. Suami semacam ini, tidak pantas dan bagi saya sudah gagal jadi seorang pemimpin.

Kedua, selalu menolak pendapat istri bahkan tidak pernah mendengarkan istri. Seorang pemimpin memang salah satu tugasnya itu membuat keputusan, tapi keputusan itu harus diambil berdasarkan pendapat anak buahnya. Anak-anak dan istri harus didengarkan pendapat dan sudut pandangnya, sehingga keputusannya bisa lebih bijaksana dan menguntungkan semua anggota keluarga.

Ketiga, suami tidak pernah minta maaf dan selalu merasa dirinya paling benar. Ini merupakan sikap seorang suami yang gagal dalam memimpin keluarga. Karena seorang suami itu, merasa tidak bersalah saja adalah sebuah kesalahan. Apalagi merasa paling benar. Suami yang seperti ini, sudah sepatutnya segera introspeksi diri.

Keempat, hobi membandingkan istri dengan wanita lain. Kalau itu dibarengi dengan pujian atau menunjukkan bahwa istri pun punya kelebihan dalam hal lain, tidak masalah. Tapi kalau menghardik istri kemudian mengatakan kamu tidak ada apa-apanya dengan dia, itu salah dan dia gagal sebagai seorang pemimpin.

Kelima, gagal memprioritaskan istri. Kalau untuk kebutuhan istri selalu dinomorduakan. Tapi, kalau untuk kebutuhan diri sendiri, kebutuhan orangtuanya sendiri bahkan untuk kebutuhan hobinya, dia tidak pikir panjang.

Nah, teman-teman dewi cinta kalau sebagai istri Anda mengalami masalah seperti ini, silakan jangan segan menghubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401. Saya berjanji akan berikan solusi terbaik demi keharmonisan rumah tangga Anda.

Loading

PERHATIKAN DAN JANGAN LANJUTKAN! 5 TANDA DIA BUKAN JODOHMU

Adakah di sini teman-teman dewi cinta yang akan segera melangsungkan pernikahan? Mungkin sudah mempersiapkan catering, dekorasi, band yang ingin ditampilkan dalam pesta pernikahannya. Bahkan sudah siap sampai 80%.

Ada juga pasangan yang sudah lama berhubungan, tapi belum juga kepikiran untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan karena berbagai alasan tertentu.

Nah, bagi Anda yang berada di posisi seperti ini sebaiknya nonton video ini dulu sampai selesai. Karena saya akan membagikan beberapa tanda bahwa Anda dan pasangan belum berjodoh. Kalau Anda mengalami 2 sampai 3 tanda ini, saran saya tolong dipikirkan kembali untuk lanjut menikahnya.

Pertama, tidak ada chemistry atau menjalani hubungan yang hambar. Mungkin kalian dijodohkan sehingga belum menemukan ketertarikan satu sama lain. Atau mungkin sudah menjalin hubungan dalam waktu yang lama sehingga, kehilangan ketertarikan dan yang dirasakan hanya hambar.

Saran saya, sebelum menikah temukan satu hal menarik yang ada di diri pasangan Anda. Bisa itu hidungnya, matanya, cara bicaranya, cara berpikirnya dll. Intinya, temukan satu saja hal yang bisa membuat Anda bergairah tiap kali melihat dia. Dengan cara itu, Anda akan lebih mudah menghidupkan chemistry.

Kedua, cuek dengan kondisi Anda bahkan tidak peduli dan tidak mau tahu. Apa yang Anda lakukan seharian ini, apa yang membuat Anda badmood, apa yang membuat Anda tertekan dengan pekerjaan, dia tidak peduli.

Yang dia pedulikan hanyalah dirinya sendiri. Tiap kali bertemu, dia lebih banyak membicarakan dirinya sendiri. Jadi, orang semacam ini tidak perlu Anda pertahankan. Karena dia bukan jodoh Anda.

Ketiga, tidak mau berkorban dan berinvestasi dalam hubungan kalian. Anda banyak berkorban mulai dari meluangkan waktu untuk dia, memberikan perhatian dan bantuan yang dia butuhkan. Tapi, dia tidak melakukan hal yang sama untuk Anda.

Misalnya, Anda rela cuti kerja untuk menemani dia berlibur. Tapi, untuk menjenguk orangtua Anda yang sakit, dia banyak beralasan. Kemudian, dia sulit untuk diajak diskusi dan ngobrol mengenai kelanjutan hubungan kalian. Orang seperti ini, kalau Anda nikahi nanti akan semakin parah kebiasaannya. Jadi, tinggalkan saja sebelum terlanjur.

Keempat, sering berbohong dan banyak omong kosong. Sekali pasangan Anda berbohong untuk masalah-masalah yang sifatnya krusial, hentikan. Dia bukan jodoh Anda. Karena orang yang lincah berbohong, artinya itu sudah menjadi habitnya.

Kelima, tidak berani mengenalkan Anda pada orangtuanya. Anda diminta menunggu, tapi di satu sisi dia tidak menunjukkan keseriusan dan dia banyak beralasan. Saran saya, segera tinggalkan. Wanita, tidak boleh berharap pada orang yang banyak beralasan tapi tidak berani bergerak untuk meminang.

Seperti itu, semoga bermanfaat untuk kehidupan Anda. Untuk yang ingin serius berkonsultasi, bisa hubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401.

Loading

WASPADALAH! SUAMI ANDA GAMPANG SELINGKUH DI 5 WAKTU INI

Suami itu kalau selingkuh tidak serta merta. Melihat wanita seksi, dia langsung tertarik dan ingin bermain serong. Biasanya, ada waktu-waktu tertentu yang membuat suami merasa ini waktu yang tepat untuk selingkuh.

Tapi, itu dilakukan seorang pria tanpa sadar ya. Bukan pakai mikir dan muter otak. Nah, di waktu mana saja suami biasanya berselingkuh? Simak video ini selengkapnya, tapi sebelumnya silakan share dulu video ini sebanyak mungkin. Supaya wanita di luar sana bisa merasakan manfaat yang sama seperti yang Anda dapatkan.

Pertama, saat suami Anda lebih kaya. Dulu waktu susah, Anda membersamainya. Melalui motivasi dan doa dari seorang istri bahkan juga didukung secara finansial oleh orangtua Anda, karir suami Anda semakin meroket.

Di waktu seperti inilah, Anda perlu waspada! Karena kesetiaan dia akan diuji saat hidupnya bergelimang harta dan urusannya banyak dimudahkan karena uang itu tadi. Merasa mampu dan kaya, akhirnya dia membeli wanita dengan hartanya.

Kedua, saat istri tidak cantik lagi. Mungkin karena usia, mulai muncul keriput. Kulitnya tidak kencang lagi. Mungkin karena pekerjaan yang menekan, akhirnya stres dan itu nampak pada aura inner beautynya akhirnya terlihat tidak hot lagi.

Kalau sudah seperti ini, suami bosan dan akhirnya cari yang lebih cantik lagi. Padahal, yang seharusnya suami lakukan adalah memberikan support moril pada istri agar auranya terpancar. Juga memberikan support imateril supaya istrinya bisa perawatan.

Ketiga, saat istri mengandung dan melahirkan. Bentuk tubuhnya mulai membengkak. Banyak mengeluh dan minta bantuan karena ruang geraknya terbatas. Setelah melahirkan apalagi, banyak wanita yang mengalami baby blues alias kaget atau bingung dengan peran barunya.

Di masa itupun, gairah seks istri menurun sehingga dia merasa tidak mampu melayani suaminya di atas ranjang. Banyak juga wanita yang mengaku pada saya, setelah melahirkan karena bentuk tubuh dan selulit yang muncul akhirnya dia merasa tidak cantik lagi. Tidak percaya diri di depan suaminya.

Kalau sudah seperti ini, suami harusnya memberikan support moril yang besar. Bukannya kabur dan menikmati lubang wanita lain.

Keempat, di saat istri belum hamil. Kalau istrinya tak kunjung hamil, bukannya datang ke dokter bersama. Bukannya datang ke pengobatan alternatif bersama, tapi yang dilakukan suami malah cari istri baru yang bisa segera memberi keturunan. Ini kan, kasihan namanya.

Kelima, saat istri sakit lama. Tidak jarang juga, saya menemukan kasus dimana suami tega meninggalkan istri saat dia divonis kena penyakit tertentu.

Jadi, teman-teman dewi cinta itulah 5 kondisi dimana cinta dan kesetian seorang suami akan diuji. Bagaimanapun kondisi dan waktu yang kalian lewati, saya selalu mendoakan kalian mampu melewati itu dan jauh dari virus pelakor.

Jika ingin berkonsultasi lebih mengenai masalah rumah tangga, silakan bisa hubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401.

Loading

KHUSUS WANITA! AGAR TAK DITINGGAL SELINGKUH, TERAPKAN 5 PESAN INI

Video ini khusus saya buat untuk wanita yang akan menikah atau baru menjalani masa awal pernikahan. 5 pesan khusus yang apabila Anda terapkan, insyallah rumah tangga akan aman dan tidak akan ditinggal selingkuh suami.

5 pesan ini merupakan pengalaman dari banyak klien wanita yang sudah berkonsultasi langsung dengan saya. Mereka diselingkuhi suami karena melakukan beberapa hal fatal berikut.

Yang pertama, berhubungan jarak jauh setelah menikah. Kalau Anda wanita yang akan menikah, jangan lepaskan suami Anda bekerja di tempat yang jauh kemudian kalian tinggal di tempat yang berbeda. Hindari itu!

Berkali-kali saya katakan, orang yang setia akan selalu kalah dengan yang selalu ada. Ingat! Yang dekat dan selalu bersama saja bisa curi-curi kesempatan untuk selingkuh. Apalagi yang berjauhan. Jadi, apapun yang terjadi, saran saya ikuti suami Anda. Jangan sampai LDR!

Yang kedua, jangan berhenti berkarya. Sekaya apapun calon suami atau suami Anda, saran saya jangan berhenti kerja. Sesimple apapun pekerjaan Anda, sekecil apapun penghasilannya, usahakan terus lanjutkan itu.

Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya seperti apa. Apakah rejeki dan karir suami Anda nantinya akan selalu lancar? Kalau tidak, maka Anda bisa mem back up kebutuhan operasional rumah tangga melalui penghasilan Anda.

Banyak istri yang setelah diselingkuhi suami, tidak bisa berbuat apa-apa. Mau minta cerai, tapi takut nanti siapa yang menghidupi dia dan anak-anak. Jadi, mau tidak mau tetap bersama suami yang hobi selingkuh itu tadi.

Ketiga, terus perbaiki diri Anda. Terus lakukan upgrade diri. Upgrade diri ini bentuknya macam-macam. Bisa melalui penampilan. Misalnya, kalau selama Anda lajang style rambut Anda selalu sebahu, bisa coba ganti gaya rambut biar lebih fresh. Intinya carilah sesuatu yang baru dalam diri Anda.

Selain penampilan, Anda juga perlu upgrade kemampuan Anda. Kalau dulu tidak bisa masak, coba belajar masak. Kalau dulu selalu manja sama orangtua, nanti setelah menikah coba belajar lebih sabar dan mandiri. Kemampuan sekecil apapun, harus selalu ditingkatkan. Jangan banyak menggantungkan diri pada suami Anda kelak.

Anda juga tidak boleh berhenti bersosialisasi. Menikah itu bukan berarti wanita harus stay di rumah, dibungkus dalam sangkar emas kemudian hanya boleh mengurusi anak, rumah dan dapur saja.

Anda tetaplah seorang individu merdeka yang butuh sosialisasi di luar rumah. Tentu, tetap ada batasan yang perlu Anda patuhi. Tapi, Anda tidak boleh langsung memutuskan silaturahmi dengan teman-teman Anda sebelum menikah. Rekan bisnis ataupun teman-teman ngumpul di komunitas. Seorang wanita, setelah menikah tetap membutuhkan eksistensi diri.

Keempat, jangan jadi yang kedua. Sehebat apapun pria yang mendekati Anda, semaut apapun rayuannya, mohon diabaikan saja kalau dia sudah memiliki istri dan anak-anak. Menjadi yang kedua atau merebut suami orang itu tidak barokah.

Ingat! Hidup dengan barang curian itu rasanya akan selalu gelisah. Anda akan selalu merasa tidak aman karena takut kalau karma akan mendatangi Anda.

Kelima, belajar centil dan bersikap manis pada suami. Kalau aslinya Anda memang orang seperti ini, lanjutkan. Tapi, mohon tunjukkan ini hanya pada suami Anda.

Tapi, kalau aslinya Anda tidak bisa bersikap seperti ini, belajarlah meskipun itu terlihat aneh. Nanti lama-lama juga terbiasa. Mulai saja dari hal kecil, seperti menggoda saat bangun tidur. Bikin pantun sederhana yang nadanya flirting dan sebagainya.

Seperti itu saran saya untuk wanita yang siap menikah atau yang masih di awal-awal pernikahan, semoga bermanfaat dan membantu Anda menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk konsultasi lebih lanjut, bisa hubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401.

Loading

Jangan Merantau! Itu Akan Jadi Awal Kehancuran Rumah Tangga Anda

Kalau bisa bekerja di Indonesia, saran saya di Indonesia saja. Masih ada banyak lapangan pekerjaan halal di sini kalau memang Anda mantap dan niat serius mau bekerja.

Memang sih terkadang ada orang-orang yang kesulitan untuk menemukan pekerjaan yang tepat. Anda merasa gajinya kecil, kerjanya keras, saingannya banyak. Lha kalau di luar negeri apa tidak sama? Memang kelihatan gajinya besar, tapi kan di sana biaya hidup juga mahal. Saingan Anda di sana jauh lebih gigih, tekun dan pintar daripada Anda.

Orang luar negeri itu kerjanya jauh lebih keras daripada tipe-tipe karyawan di Indonesia. Kalau saya pribadi, lebih baik bekerja di Indonesia. Dekat dengan keluarga, kita lebih tahu situasi dan kondisi di sini. Jadi, lebih memungkinkan bagi Anda untuk berkarya lebih luas lagi.

Mungkin akan ada yang membantah, Mbak Meida gajinya kecil. Sedangkan saya perlu membiayai banyak orang di keluarga saya. Iya, saya paham. Tapi ketika bekerja, niat Anda itu apa? Niat Anda itu kaya atau bahagia? Kalau niat Anda kaya, maka pekerjaan apapun akan sulit memuaskan Anda.

Kerja begini sulit, kerja itu mengeluh. Akhirnya tidak ada pekerjaan yang Anda rasa cocok. Tapi, kalau tujuan Anda bekerja itu ingin mencari kebahagiaan, maka Anda akan selalu konsisten dalam berusaha. Meski ada tantangan, kesulitan tetap Anda jalani dengan penuh konsistensi.

Dan, saya jamin Anda akan lebih bahagia karena dekat dengan pasangan, anak-anak dan keluarga. Dari banyak kasus perselingkuhan dan hancurnya rumah tangga yang saya tangani, hampir sebagian besar itu adalah seorang TKI atau TKW.

Karena yang dekat dan bisa kita lihat setiap hari saja kadang masih bisa curi-curi kesempatan untuk selingkuh. Apalagi yang jauh dari jangkauan kita. Memang, berhubungan jarak dekat itu tidak serta merta menjamin kesetiaan dan keharmonisan. Tapi, setidaknya lebih mudah bagi kita untuk mengantisipasi perselingkuhan.

Kalaupun ada konflik, lebih mudah pula bagi Anda untuk menyelesaikannya karena bisa tatap muka dan bicara langsung. Seperti itu pesan dari saya kali ini. Untuk yang ingin berkonsultasi silakan bisa menghubungi kami melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401.

Loading

Copyright © 2026 Mbak Meida
WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp