5 Kalimat Sederhana Ini Bikin Hati Suami Terbang Melayang

Menaklukkan hati suami itu, tidak sulit.

“Masak sih Mbak? Saya sudah coba apresiasi suami, menggodanya dsb tapi gak ngaruh?”

Nah, itulah kenapa saya buatkan konten khusus untuk ibu. Karena untuk melunakkan hati suami, bukan asal mengapresiasi, bukan asal menggoda.

Sebelum saya jelaskan detil silakan catat dulu nomor konsultasi saya di 08111 26 4401. Atau bisa klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Bimbingan Mbak Meida <<

Konsultasi di tempat saya bukan sekedar saya dengarkan seperti ibu yang biasanya curhat pada teman atau keluarganya. Saya menggunakan metode ilmiah yang saya gabungkan dengan ilmu spiritual.

Jadi inshallah setelah ibu mantap berkonsultasi, saya akan berikan bimbingan lahir batin sesuai kondisi rumah tangga ibu.

Apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B, C dan D, keputusan apa yang harus ibu ambil dsb akan saya bantu arahkan.

Tidak perlu khawatir karena data pribadi serta masalah klien menjadi rahasia saya. Jika ada kisah klien yang saya bagikan itu merupakan persetujuan klien bahwa kisahnya boleh dijadikan bahan pembelajaran bagi ibu-ibu semuanya.

Ada 5 jenis pujian yang ketika diucapkan istri pada situasi dan kondisi yang tepat, bisa membuat suami terbang melayang. Saat hati terbang melayang, ibu mau minta apapun ke suami, inshallah bisa dituruti.

Pujian Pertama Terkait dengan Usaha yang Dilakukan Suami

Sesekali suami pasti membantu ibu.

Seperti menjaga anak, mengganti tabung gas, memperbaiki genting bocor, mencuci kendaraan ibu dsb. Hal-hal seperti ini nampak sederhana. Dan memang sudah seharusnya dilakukan suami sebagai rekan hidup ibu.

Meski begitu, cobalah untuk memberi pujian terkait hal ini seperti, “terimakasih ayah sudah mau jaga anak, tadi aku lihat anak-anak seneng banget main sama ayah.”

Pujian Kedua Terkait dengan Karakter Baik yang Dimiliki Suami

Suami ibu pasti memiliki karakter baik meski itu hanya satu.

Misalnya, dia adalah sosok yang murah hati. Suka membelikan cemilan, memberikan uang jajan lebih pada ibu, memberi kejutan dsb.

Berikan pujian terkait hal ini. “Alhamdulillah senang banget punya suami peka! Tanpa minta lebih dulu udah dibelikan. Semoga rejekimu dilancarkan ya mas.”

Pujian Ketiga Terkait dengan Penampilan Suami

Meski suami ibu adalah sosok yang cuek dan tidak peka, mohon jangan ditiru. Cobalah untuk menunjukkan sikap sebaliknya, yakni perhatian dan peka terhadap segala bentuk perubahan suami.

Misalnya, suami baru selesai potong rambut. Berikan pujian, “wah saya pikir Nicholas Saputra, ternyata suamiku yang habis potong rambut.”

Pujian Keempat Terkait dengan Kecerdasan Suami

Ibu tahu tidak, sebenarnya pria itu dihadiahi Tuhan kecerdasan yang lebih baik daripada wanita. Maka, berikan pujian untuk hal ini.

Misalnya, saat belanja di supermarket. Ibu melihat suami ikut menghitung daftar belanjaan ibu agar uang yang ibu keluarkan nanti bisa pas.

Berikan pujian terhadap hal ini, “padahal dulu ayah anak bahasa ya, tapi kok cepet banget sih ngitungnya.”

Pujian Kelima Terkait dengan Keputusan Suami

Naluri suami adalah menjadi pemimpin. Pemimpin itu mengatur, memerintah, membuat keputusan dan mengevaluasi.

Nah, berikan pujian saat suami membuat keputusan yang baik untuk keluarga. Misalnya, suami melarang ibu ikut berwisata dengan geng sosialitanya karena dampak covid masih terasa.

Berikan apresiasi untuk keputusan suami ini, “alhamdulillah karena nurut perintah ayah, aku jadi selamat dari covid. Kemarin temanku ada yang positif 3 orang lho.”

Itu dia 5 jenis pujian yang bisa ibu manfaatkan untuk membuat hati suami terbang melayang. Bagi ibu yang siap menerapkan tips sederhana ini, saya doakan semoga keharmonisan, kesetiaan dan kesejahteraan selalu menyertai keluarga ibu.

Bagi ibu yang tertarik berkonsultasi dan mendapatkan bimbingan serta arahan dari saya sesuai masalah rumah tangga yang dialami, silakan ibu bisa menghubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor 08111 26 4401 atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Ikhtiar Ikuti Bimbingan Mbak Meida <<

WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp