Ini Cara Tegas Menampar Suami agar Berhenti Main Judi Online

“Mbak Meida, saya telah menikah dengan suami selama tiga tahun dan kami saling mencintai. Tapi setelah enam bulan pernikahan, saya mengetahui bahwa suami saya gila judi online.”

“Saya berkali-kali menasihati suami! Bahkan saya sudah lapor ke mertua saya agar membantu saya menasihati suami tapi hasilnya zonk.”

“Suami masih tak bisa berhenti main judi online. Bahkan kebutuhan sehari-hari saya yang penuhi karena pemasukan suami habis. Dia pun sampai berhutang ke pinjaman online untuk mengatasi kerugian-kerugiannya.”

“Saya hampir putus asa! Saya sudah sangat depresi dan ingin berpisah tapi bagaimana nasib anak-anak saya nantinya? Karena mereka sangat dekat dengan ayahnya.”

Ada yang mengalami kasus seperti ini? Ini adalah curhatan klien yang mengikuti Konseling Online melalui chat whatsapp.

“Jadi, di tempat Mbak Meida ada konseling lewat chat whatsapp juga ya?”

Ada ibu!

Jadi, konseling online melalui chat whatsapp ini adalah konseling dengan mahar paling terjangkau. Dan, saya tidak hanya mendengarkan masalah ibu. Saya akan berikan treatment khusus sesuai masalah yang ibu hadapi.

Selang beberapa waktu setelah ibu menerapkan treatment yang saya berikan, saya akan berikan evaluasi. Kira-kira butuh ikhtiar apalagi untuk menghadapi masalah rumah tangga ibu.

Nah bagi yang ingin mendaftar mengikuti konseling online, bisa langsung menghubungi nomor konsultasi 08586 7777 797 atau klik chat whatsapp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Mengikuti Konseling Online <<

Sama seperti Doni Salmanan dan Indra Kenz kemarin ya, ya kurang lebih perjudian online mirip-mirip seperti itu.

Dan, efek perjudian ini bisa sangat menghancurkan. Saya akan jelaskan dari 4 sudut pandang.

Pertama, kepercayaan

Penjudi sering berbohong. Dia bilang pada istri main sedikit, tapi kenyataannya main banyak. Dia bilang ke istri cukup untung, tapi ternyata rugi banyak.

Dia bilang ke istri sudah kapok, tapi nyatanya kecanduan. Kepercayaan adalah pondasi utama yang dihancurkan oleh si penjudi online ini.

Kedua, emosi

Istri yang memiliki suami penjudi online pasti merasakan pengkhianatan, malu, sakit hati dan marah. Dan, ini berdampak besar pada kesehatan emosional sang istri.

Ketiga, waktu

Berjudi menjauhkan seseorang dari tanggung jawabnya terhadap keluarga, melemahkan ikatan batin mereka dengan istri dan anak-anak hingga merusak kebiasaan positif dalam keseharian.

Keempat, keuangan

Kecanduan judi pasti merusak finansial keluarga. Tabungan yang seharusnya bisa digunakan untuk mensejahterakan keluarga justru digunakan untuk berjudi. Hasilnya, tentu keluarga jauh dari kesejahteraan dan mengalami kesengsaraan.

Saran praktis yang bisa ibu coba adalah dengan tegas memisahkan keuangan ibu dan suami.

Jelaskan pada suami bahwa ibu tidak bisa membantunya membayar hutang-hutang dan ikut menanggun kerugiannya.

Apalagi jika disini ibu sudah menasihati suami agar segera berhenti main judi online, maka kerugian suami bukanlah tanggung jawab ibu. Tugas ibu selanjutnya adalah melunakkan hati suami.

Ibu tidak bisa sekedar menasihati dengan kata-kata bijak, tidak mempan jika hanya menunjukkan dampak negatif judi bahkan melaporkan suami kepada orangtuanya pun takkan berhasil.

Saat ibu mampu menyentuh hati suami, maka menghentikan kebiasaan judi online akan datang dari dalam diri suami sendiri.

Untuk meluluhkan hati suami ini, bimbingan khususnya hanya akan saya berikan jika ibu mengikuti konseling. Jadi silakan jika tertarik untuk mengikuti Konseling Online melalui chat whatsapp bisa mendaftar dulu ya di nomor konsultasi 08586 7777 797. Atau klik chat whatsapp otomatis di bawah ini.

>> Saya Siap Mengikuti Konseling Online <<

Loading

WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp