Siapa yang Menggoda Lebih Dulu? Suami Anda atau Pelakor itu?

Saya sering sekali mendapat pengakuan atau curhatan dari pelakor. Mereka mengatakan seperti ini, Mbak Meida sebagai sesama wanita sebaiknya Anda jangan memojokkan wanita lain.

Dalam hal ini, posisinya dia adalah sebagai pelakor atau sebagai simpanan dari pria yang sudah beristri.

Kenapa saya tidak boleh memojokkan pelakor dan menyalahkan pelakor? Mereka menjawab, karena pelakor tidak salah.

Yang salah adalah suami orang itu. Suami orang itu yang mendekat lebih dulu, menggoda, mengaku single dan terus merajuk supaya kita mau sama dia.

Saya analogikan saja seperti ini.

Ketika ada maling masuk ke rumah Anda dan mencuri barang berharga di rumah itu.

Siapa yang salah? Apakah maling ataukah pemilik rumah?

Jawabannya pemilik rumah. Dia teledor. Tidak memasang pengaman di setiap sudut rumahnya.

Mungkin ada pintu atau jendela yang rusak, tapi tidak diperbaiki sehingga maling mudah untuk masuk.

Tidak ada di dunia ini, pemilik rumah yang mengizinkan maling masuk dengan sukarela.

Yang ada adalah maling masuk dengan cara memaksa karena keteledoran si pemilik rumah.

Sama halnya dengan rumah tangga Anda. Anda dan suami saya ibaratkan sebagai pemilik rumah.

Anda teledor dengan hubungan Anda sendiri. Anda tidak merawat diri, Anda mungkin rewel, banyak menuntut, suami hidup di dunianya sendiri, Anda pun begitu.

Akhirnya, ada maling atau pelakor yang tahu kalau pemilik rumah sedang teledor. Dia merangsek masuk dan mengoyak hubungan Anda bersama suami.

Siapa yang salah? Anda dan suami.

Di video manapun Anda bisa cek di channel YouTube ini, saya tidak pernah menyalahkan dan memojokkan pelakor.

Justru yang selalu saya salahkan adalah kalian berdua. Anda dan suami yang dari awal berkomitmen untuk hidup bersama.

Pelakor adalah orang ketiga yang tidak tahu menahu mengenai hubungan Anda. Dia masuk saat hubungan Anda dengan suami sedang goyah.

Dan, Anda teledor dengan kegoyahan itu.

Sekarang, bagi para pelakor yang menganggap saya suka memojokkan mereka. Anda harus dengar penjelasan saya ini.

Tapi, posisi Anda tetap salah. Meskipun Anda masuk saat kondisi rumah tangga sudah rusak, Anda digoda oleh pria yang mengaku single, Anda tetap salah.

Apalagi setelah Anda tahu kalau dia beristri dan ada anak-anak yang harus dijaga perasaannya.

Biasanya pelakor tidak mau mundur karena katanya terlanjur cinta dan tidak bisa melupakan suami orang itu.

Lalu, bagaimana perasaan anak-anak dan istrinya? Anda tidak boleh egois. Tidak ada orang yang terlanjur cinta.

Anda hanya terlanjur banyak berinvestasi pada pria itu. Investasi itu bisa saja emosi, perasaan, waktu atau bahkan tubuh Anda.

Itulah yang membuat Anda tidak bisa melepaskan suami wanita lain. Silakan simpulkan sendiri siapa yang menggoda lebih dulu. Dan, siapa yang harus disalahkan dalam keruwetan perselingkuhan ini.

WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp