4 PENYEBAB PASANGAN TIDAK BERHASIL JALANI HUBUNGAN JARAK JAUH

Long distance relationship atau menjalin hubungan secara jarak jauh bagi saya itu semacam olahraga ekstrim, sangat berbahaya dan rawan bencana. Di kesempatan saya yang lain, saya pernah berkelakar bahwa orang yang setia itu pasti akan kalah dengan orang yang selalu ada. dan itu fakta!

Tidak hanya 1 atau 2 pasangan yang LDR, kemudian gagal karena ada orang ketiga. Tapi banyak sekali. Jadi, ingat! Seyakin apapun Anda terhadap pasangan, tapi kalau diminta untuk LDR pikir lagi. Pikir berkali-kali dan jangan sampai buat keputusan gegabah.

Nah, pada video kali ini, saya akan membagikan 4 penyebab yang sering membuat hubungan jarak jauh ini GAGAL.

Yang pertama, karena komunikasi yang tidak lancar. Komunikasi adalah dasar dari semua jenis hubungan. Dan dalam berhubungan, komunikasi itu sifatnya harus terbuka dan tersampaikan. Pesannya itu harus diungkapkan secara terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi dan harus tersampaikan dengan jelas maksud atau keinginan kita.

Tapi komunikasi di sini bukan berarti Anda dan pasangan harus selalu chatting dan berkirim kabar setiap jam ya. Ini lho yang seringkali jadi sumber masalah. Karena anda dan pasangan berpikir bahwa komunikasi itu berarti harus mengirim kabar tiap jam.

Anda mungkin selalu penasaran dengan apa yang dilakukan pasangan. Anda menghubunginya hampir setiap hari dan menanyakan hal yang sama. Seperti makan apa, lagi apa, menghabiskan waktu dengan siapa.

Jika setiap hari seperti ini, pasangan akan merasa jenuh dan menganggap anda overprotective terhadap dia. Komunikasi yang baik tidak perlu menuntut pasangan untuk memberi kabar tiap menit dan tiap jam.

Komunikasi yang baik adalah tetap menjaga kenyamanan pasangan dengan kegiatan dan pekerjaannya. Menghormati waktu lelahnya dan tidak memburunya untuk segera memberi kabar karena prasangka negatif Anda.

Yang kedua, LDR yang gagal itu disebabkan oleh Anda dan pasangan yang tidak pernah buat jadwal bertemu.

Ini masalah besar. Banyak sekali klien saya yang merupakan TKW atau TKI di luar negeri, mungkin karena kontrak pekerjaan yang sifatnya mengikat 2-3 tahun sama sekali tidak pernah bertemu dengan pasangan. Tidak pernah pulang ke Indonesia, pasangannya pun tidak pernah jengukin ke sana.

Komunikasi hanya dilakukan lewat telepon dan media sosial. Ini bukan jenis hubungan yang sehat. Ingat, sebagus dan selancar apapun komunikasi kalian lewat telepon, itu tidak pernah bisa menggantikan sentuhan fisik dan tatapan mata langsung lho.

Apalagi kalau kalian adalah pasangan menikah. Pasti butuh yang namanya berhubungan badan. Hasrat seksual itu harus dipenuhi, kalau tidak kemungkinan besar pasangan Anda mungkin sudah menyalurkannya kepada lawan jenis lain. Saya tidak mau menakut-nakuti atau berpikiran negatif, tapi faktanya di lapangan memang seperti itu.

Penyebab gagalnya LDR yang ketiga adalah tidak menikmati me time atau waktu berkualitas untuk diri sendiri.

Ini penting. Jangan sampai karena pasangan ada di luar kota atau luar negeri, kemudian Anda sehari-hari hanya bekerja dan tidak menikmati kehidupan Anda sendiri.

Tiap orang, meskipun sudah menikah, tetap harus eksis. Menikmati pekerjaan, hobi dan menghabiskan waktunya untuk kegiatan positif.

Jangan terlalu mengurung diri karena ini akan membuat pikiran Anda dipenuhi keinginan untuk tiap saat menghubungi pasangan. Akhirnya apa, anda menjadi sosok yang selalu membutuhkan pasangan. Padahal, di sekitar Anda ada banyak kegiatan atau hal yang bisa diexplore. Anda sendiri, punya kelebihan yang bisa untuk terus digali.

Jadi, dewa dewi cinta.. ingat 3 penyebab itu tadi. Kalau Anda dan pasangan sedang berhubungan jarak jauh, jangan sampai 3 hal itu sedang menggerogoti hubungan kalian.

Oh ya, untuk yang saat ini memang sedang LDR kemudian ingin menjaga pasangannya secara lahir dan batin agar di luar sana tidak mudah tergoda oleh orang ketiga, saya punya solusinya. Bagi yang serius ingin mendapatkan solusi ini, silahkan hubungi saya melalui telepon/SMS/WhatsApp di nomor +628111264401 (Telkomsel).

WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp