Hasrat Selingkuh Meningkat 2X Lipat Saat Istri Hamil! Ini Faktanya

Saat istri hamil, konon katanya istri tidak bisa kreatif melayani kebutuhan suami di atas ranjang. Berat badannya bertambah, perutnya membesar, kesulitan berbaring bahkan kadang menyusahkan suami saat tidur pada malam hari.

Tapi di sisi lain, suami masih dalam keadaan sehat dan tetap butuh membuang racunnya minimal satu kali dalam seminggu.

Suami yang bijaksana tentu paham bahwa kondisi istrinya saat hamil adalah akibat dari perlakuannya sendiri. Maka, dia harus ikut tanggung jawab. Seperti merawat, menjaga, mendukung, mengayomi dan tidak menyakiti perasaan istri.

Sayangnya sebagian ada suami yang tidak mampu berpikir jernih. Dia berpikir kondisi istri yang hamil adalah konsekuensi dari kodrat sang istri sebagai wanita. Dan, itu tidak ada hubungannya dengan suami.

Padahal anak yang dikandung istri ini ya anak suami, bukan begitu?

Tapi kok ada suami yang tega selingkuh justru saat istrinya hamil dengan alasan istri tidak mampu melayani secara optimal.

Persis seperti kisah klien yang akan saya bagikan ini. Beliau diselingkuhi suami dengan wanita penjaja. Jadi, untuk memenuhi hasrat buang racun ini, si suami memilih membayar wanita yang menjajakan dirinya di pinggir-pinggir jalan.

Pengkhianatan secara fisik ini terus dilakukan sang suami sampai istrinya melahirkan. Kemudian klien saya meminta suami untuk berhenti, kalau tidak nanti saya minta cerai.

Suaminya pun nurut! Akhirnya berhenti, tidak jajan lagi. Tapi di saat sang istri hamil kembali anak kedua, suaminya berulah lagi.

Nah untuk kasus semacam ini, kesalahan tidak terletak pada sang istri melainkan pada suami yang tidak mampu mengontrol syahwatnya.

Istrinya tentu tidak bisa dianggap ikut andil dalam menyumbang kesalahan atas perselingkuhan suami, karena istri dalam kondisi hamil memang tidak bisa memuaskan suami secara sempurna seperti saat kondisinya tidak hamil.

Oleh sebab itu, dalam kondisi krusial seperti kehamilan istri ini, istri perlu mengunci hasrat suami secara spiritual. Ikhtiarnya harus diperkuat lagi. Nah, salah satunya bisa memanfaatkan Kalung Sakinah.

Ini merupakan kalung emas asli dengan 3 energi sekaligus.

Manfaat pertama, membuka komunikasi agar tiap kata yang ibu ucapkan bisa lebih didengarkan suami. Manfaat kedua, mengunci fokus suami hanya untuk istri. Khususnya agar tidak berhubungan dengan wanita lain selama kehamilan ibu.

Ini penting dan perlu diingat!

Sekali suami main dengan wanita lain selama ibu hamill, maka kemungkinan dia main lagi, bisa lebih besar.

Manfaat ketiga, meningkatkan keharmonisan rumah tangga. Ini sebagai pelengkap karena komunikasi sudah terbuka dan birahi suami terkunci.

Energi Kalung Sakinah adalah murni kekuatan doa. Kita memanjatkan doa pada Yang Maha Kuasa, meminta perlindungan, pertolongan dan petunjukNya agar diberikan solusi terbaik untuk rumah tangga kita.

Saya tidak menggunakan ilmu hitam, jin, khodam dsb. Jadi, ibu-ibu yang ingin memaharkan Kalung Sakinah ini jangan khawatir.

Dan, ketika ibu memaharkan Kalung Sakinah saya tidak hanya memberikan kalung begitu saja. Saya akan berikan bimbingan lahir batin sesuai kondisi rumah tangga ibu agar hasilnya lebih optimal.

Bagi ibu yang siap berikhtiar melalui Kalung Sakinah atau mau berkonsultasi lebih dulu bisa menghubungi melalui chat WhatsApp maupun telepon di nomor +628111264401.

>> Saya Siap Ikhtiar Melalui Kalung Sakinah <<

WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp