Awas! Ini Tanda Suami Diam-diam Hubungi Selingkuhannya Lagi

Berkali-kali saya jelaskan pada klien saya, bahwa setelah suami mengaku putus dengan selingkuhannya, istri sah tidak boleh langsung merasa menang.

Bergembira, bersyukur, itu boleh.

Tapi jangan berlebihan hingga menjadikan ibu merasa sombong dan angkuh bahwa ibulah pemenangnya karena suami telah kembali pada ibu.

Jangan!

Karena sikap sombong akan membuat ibu merasa di atas awan. Membuat ibu merasa tidak perlu lagi berikhtiar, karena suami sudah kembali. Lalu berikhtiar untuk apalagi?

Justru di saat suami berkata, “aku sudah putus dengannya.”

Inilah momen paling tepat bagi ibu untuk meningkatkan ikhtiar. Jika selama ini ikhtiarnya hanya 3 jam dalam sehari, mohon bisa ditingkatkan jadi 2X lipat.

Karena momen suami berkata putus, adalah momen krusial dimana suami dalam keadaan hampa dan kebingungan.

Dalam kondisi bingung, keputusan suami akan mudah terombang ambing. Ibu ambil kesempatan ini untuk melayani suami sebaik mungkin dan berdoa seyakin mungkin.

Inshallah hati suami bisa luluh, tunduk dan yakin bahwa ibu memang istri yang pantas untuk dipertahankan.

Berbeda cerita jika dalam kondisi suami telah mengaku putus, tapi ibu leha-leha saja. Tidak meningkatkan ikhtiar.

Maka yang yang terjadi adalah suami yang dalam keadaan hampa dan bingung, kembali dihubungi oleh selingkuhannya.

Karena selingkuhan ini adalah sosok yang hobi mendesak dan menuntut. Setelah ditinggalkan suami ibu, dia akan kembali menghubungi suami ibu.

Dan, menagih janji-janji yang pernah diberikan dengan cara menggoda atau mengiming-imingi dengan pelayanan ekstra di atas ranjang.

Inilah yang akhirnya membuat suami ibu diam-diam kembali menghubungi selingkuhannya. Adapun ciri-ciri dari suami yang diam-diam menghubungi selingkuhannya adalah;

1. kembali menutup komunikasi dengan ibu padahal awalnya sudah mulai terbuka

2. mau mendekat, bermesraan dan berhubungan dengan ibu tapi dilakukan sekedarnya hanya sebagai bentuk formalitas agar ibu tidak mencurigai suami kembali

3. sibuk berkomunikasi dengan gadget nya karena inilah satu-satunya media yang dia gunakan untuk menghubungi selingkuhannya

4. kembali perhatian dan peduli tapi ada batasannya

5. emosinya naik turun karena sebenarnya dia masih ingin dengan ibu sebagai istrinya tapi selingkuhannya terus mendesak

Tanda ini berdasarkan ratusan masalah perselingkuhan yang masuk ke meja konsultasi saya. Jadi, memang banyak suami yang mengaku putus tapi diam-diam kembali menghubungi selingkuhannya.

Ini sebenarnya bisa diantisipasi ketika ibu meningkatkan ikhtiarnya saat suami dalam keadaan pasca putus. Jika posisinya disini ibu bingung, “saya harus berikhtiar bagaimana lagi untuk membuat suami beneran putus?”

Ibu bisa berkonsultasi pada saya melalui telepon maupun chat WhatsApp di nomor 08586 7777 797 atau klik chat WhatsApp otomatis di bawah ini.

>> Saya Mantap Berikhtiar Melalui Bimbingan Mbak Meida <<

Konsultasi di tempat saya bukan sekedar saya dengarkan seperti ibu yang biasanya curhat pada teman atau keluarganya. Saya menggunakan metode ilmiah yang saya gabungkan dengan ilmu spiritual.

Jadi inshallah setelah ibu mantap berkonsultasi, saya akan berikan bimbingan lahir batin sesuai kondisi rumah tangga ibu.

Apa yang perlu ibu lakukan, bagaimana menghadapi suami yang bersikap A, B, C dan D, keputusan apa yang harus ibu ambil dsb akan saya bantu arahkan.

Dan, tidak perlu khawatir karena data pribadi serta masalah klien menjadi rahasia saya. Jika ada kisah klien yang saya bagikan itu merupakan persetujuan klien bahwa kisahnya boleh dijadikan bahan pembelajaran bagi ibu-ibu semuanya.

Jangan ragu menghubungi saya, saya tunggu pesan dari ibu.

WhatsApp Konsultasi Via WhatsApp